Sumbardaily.com, Padang - Dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang konstruksi, Universitas Andalas (Unand) menggelar program Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri (SIBIMA) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Kegiatan ini diikuti oleh 350 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Bagian Utara.
Acara yang berlangsung selama empat hari secara hybrid ini memberikan pelatihan kepada para peserta untuk memperoleh sertifikasi di sembilan bidang konstruksi, seperti Ahli Muda Manajemen Konstruksi, Ahli Muda K3 Konstruksi, dan Ahli Muda Teknik Air Minum.
Kemudian, Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung, Ahli Muda Perencanaan Wilayah Kota, Ahli Teknik SDA, Ahli Teknik Jalan, Ahli Teknik Jembatan, dan Ahli Pelaksana Geoteknik.
Fauzan selaku ketua pelaksana kegiatan, menjelaskan bahwa belajar mandiri melalui aplikasi SIBIMA idealnya dilakukan selama dua minggu, namun akan diupayakan untuk diselesaikan dalam waktu seminggu.
Setelah itu, peserta akan mengikuti ujian sertifikasi sesuai dengan bidang yang dipilih.Wakil Rektor IV Unand, Henmaidi, menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi dalam dunia kerja saat ini.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh sertifikasi dan meningkatkan kompetensi mereka di bidang konstruksi.
Program SIBIMA ini merupakan hasil kerja sama antara Unand dan Direktorat Jenderal Bina Konstruksi PUPR sejak tahun 2017. Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid di Unand dan melalui Zoom Meeting, dengan melibatkan sembilan orang pemateri dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh. (red)














