Kebakaran Hutan di Padang, 3 Hektar Lahan Terbakar

Kebakaran Hutan di Padang, 3 Hektar Lahan Terbakar

Tim Damkar dan BPBD Padang memadamkan api yang membakar hutan di kawasan Lubuk Sitapung, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, pada Jumat (27/6/2025). (Foto: Dok Damkar Padang)

Sumbardaily.com, Padang – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kota Padang. Sedikitnya tiga hektar lahan dilaporkan terbakar di kawasan Lubuk Sitapung, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, pada Jumat (27/6/2025). Titik api terpantau sejak pukul 13.59 WIB dan hingga sore hari, proses pemadaman masih berlangsung.

Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi di sekitar Jalan Ahmad Khatib, dekat area camp pemandian Lubuk Sitapung. Kebakaran diketahui berawal dari laporan warga yang melihat kepulan asap dari perbukitan.

"Lokasi kebakaran cukup sulit dijangkau karena berada sekitar 300 meter dari akses jalan dan berada di kawasan perbukitan. Selain itu, terdapat beberapa titik api yang muncul bersamaan, sehingga menyulitkan proses pemadaman," ujar Rinaldi dalam keterangannya, Jumat sore.

Tim gabungan dari Dinas Damkar dan BPBD Kota Padang langsung dikerahkan ke lokasi. Selain menggunakan peralatan pemadam standar, petugas juga melakukan pemadaman manual untuk membatasi sebaran api ke wilayah yang lebih luas, termasuk permukiman warga.

"Anggota TRC BPBD Kota Padang turut terlibat bersama petugas Damkar dalam upaya pemadaman. Langkah ini dilakukan untuk menghindari meluasnya dampak karhutla," lanjut Rinaldi.

Hingga sore hari, proses pemadaman masih berlangsung. Tidak ditemukan korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini. Tidak ada warga yang harus dievakuasi, dan bangunan serta fasilitas umum di sekitar lokasi kebakaran dilaporkan aman.

Kebakaran kali ini menyebabkan kerusakan lingkungan dengan luas lahan terbakar mencapai sekitar tiga hektar. Nilai kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh tim terkait. Belum ada kesimpulan penyebab pasti terjadinya karhutla, namun medan curam dan kondisi vegetasi yang kering diduga mempercepat penyebaran api.

Dinas Damkar Kota Padang mengingatkan masyarakat, terutama yang berada di kawasan rawan karhutla, agar tetap waspada. Jika melihat tanda-tanda kebakaran, warga diminta segera menghubungi layanan darurat terdekat agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. (dil)

Baca Juga

498 Warga Terdampak Akibat Banjir Padang, 120 Rumah Terendam
498 Warga Terdampak Akibat Banjir Padang, 120 Rumah Terendam
Kabut Asap Selimuti Sejumlah Wilayah Padang, BPBD Imbau Warga Waspada
Kabut Asap Selimuti Sejumlah Wilayah Padang, BPBD Imbau Warga Waspada
12 personel BPBD Kota Padang dikerahkan untuk membantu penanganan banjir bandang di Kabupaten Solok.
BPBD Padang Kirim 12 Personel Bantu Tangani Banjir Bandang di Solok
Petugas BPBD Kota Padang menangani pohon pinus tumbang yang menimpa mobil di Jalan Batang Anai, Padang Barat.
Hujan dan Angin Kencang di Padang, Pohon Tumbang Timpa Mobil Warga
BPBD Padang membagikan masker kepada pengendara di tengah kondisi udara yang membutuhkan kewaspadaan.
Lima Ribu Masker Dibagikan di Padang, Pengendara jadi Sasaran di Tengah Kabut Asap
Bahaya Kesehatan Kabut Asap, Guru Besar Unand: Partikel Tak Terlihat Bisa Masuk ke Aliran Darah
Bahaya Kesehatan Kabut Asap, Guru Besar Unand: Partikel Tak Terlihat Bisa Masuk ke Aliran Darah