Kebakaran di SMPN 40 Padang, Rumah Penjaga Sekolah Hangus Dilahap Api

Kebakaran di SMPN 40 Padang, Rumah Penjaga Sekolah Hangus Dilahap Api

Kebakaran rumah penjaga sekolah SMPN 40 Padang pada Sabtu (10/1/2026) malam. (Dok. Padang Fire Fighter)

Sumbardaily.com, Padang - Kebakaran menghanguskan rumah penjaga sekolah yang berada di lingkungan SMPN 40 Padang, Jalan Bunda Raya Nomor 5, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Sabtu (10/1/2026) malam.

Peristiwa ini menghanguskan satu rumah penjaga sekolah dengan luas area terbakar sekitar 150 meter persegi, serta menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 21.37 WIB.

Hanya berselang satu menit kemudian, unit Damkar langsung bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak kurang lebih 3 kilometer dari markas.

Petugas tiba di tempat kejadian perkara pada pukul 21.43 WIB dan mendapati api sudah membesar di dalam bangunan rumah.

"Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui saat api terlihat membesar dari dalam rumah, lalu segera dilaporkan ke Dinas Damkar Kota Padang untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitarnya," katanya.

Lokasi kebakaran, kata Rinaldi, berada di kawasan padat penduduk dengan akses jalan yang sempit, serta berdekatan dengan fasilitas pendidikan.

"Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam dalam melakukan proses penanganan, terlebih objek kebakaran berada di dalam kompleks sekolah dan dekat dengan bangunan lain yang berpotensi terdampak," katanya.

Untuk mengendalikan situasi, lima armada pemadam kebakaran dengan dukungan sekitar 70 personel dikerahkan ke lokasi.

"Proses pemadaman melibatkan sinergi lintas instansi, yakni Damkar Kota Padang, Palang Merah Indonesia (PMI), Polri, serta TNI, guna memastikan api tidak meluas ke bangunan lain, termasuk satu bangunan kampus di kawasan Ulak Karang yang sempat terancam terdampak," katanya.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 22.07 WIB. Dari hasil pendataan sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Penghuni rumah yang terdiri dari satu kepala keluarga dengan empat orang anggota keluarga juga dipastikan tidak mengungsi.

Belakangan diketahui, bangunan yang terbakar diketahui merupakan rumah milik Fitri Anggraini (36), seorang penjaga sekolah. Selain rumah penjaga sekolah, satu bangunan sekolah dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat paparan panas dan dampak kebakaran.

"Meski demikian, upaya pemadaman cepat berhasil menyelamatkan aset dengan estimasi nilai sekitar Rp4 miliar, serta mencegah kebakaran meluas ke area seluas 1.500 meter persegi," katanya.

Hingga saat ini, kata Rinaldi, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait. Dinas Damkar Kota Padang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran.

"Terutama di kawasan padat penduduk dan lingkungan sekolah, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan Padang Sigap 112 agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi," tuturnya. (adl)

Baca Juga

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga, Pemko Padang Salurkan Bantuan
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga, Pemko Padang Salurkan Bantuan
Rumah Kosong di Padang Hangus Dilahap Api, Kerugian Capai Rp750 Juta
Rumah Kosong di Padang Hangus Dilahap Api, Kerugian Capai Rp750 Juta
Kebakaran di Padang Hanguskan Satu Rumah, Kerugian Rp500 Juta
Kebakaran di Padang Hanguskan Satu Rumah, Kerugian Rp500 Juta
Kebakaran Rumah dan Toko di Bandar Buat Padang, Kerugian Tembus Rp2,5 Miliar
Kebakaran Rumah dan Toko di Bandar Buat Padang, Kerugian Tembus Rp2,5 Miliar
Kebakaran Warung di Pinggir Pantai Padang, Kerugian Rp40 Juta
Kebakaran Warung di Pinggir Pantai Padang, Kerugian Rp40 Juta
Api Bakar Dua Petak Toko di Padang Tengah Malam, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar
Api Bakar Dua Petak Toko di Padang Tengah Malam, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar