Kazaki Nakagawa Resmi Berseragam Semen Padang FC, Dikontrak hingga Akhir Musim

Kazaki Nakagawa Resmi Berseragam Semen Padang FC, Dikontrak hingga Akhir Musim

Kazaki Nakagawa (Foto: Tangkap Layar Video Instagram Semen Padang FC)

Sumbardaily.com, Padang – Kazaki Nakagawa resmi bergabung dengan Semen Padang FC untuk menghadapi sisa kompetisi BRI Super League 2025/2026. Pemain asal Jepang berusia 30 tahun itu diharapkan mampu menjadi pembeda bagi Kabau Sirah yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.

Kazaki Nakagawa dikenal sebagai pemain dengan kemampuan serba guna. Ia dapat dimainkan sebagai gelandang serang maupun penyerang, sehingga memberi opsi tambahan bagi Semen Padang FC dalam membangun variasi serangan pada fase krusial kompetisi.

Pada musim 2025, Kazaki memperkuat Fujieda MYFC di Jepang. Sepanjang musim tersebut, ia tampil dalam 22 pertandingan dengan catatan dua gol dan satu assist. Rekam jejak itulah yang kemudian menjadi dasar pertimbangan manajemen Semen Padang FC dalam mendatangkannya.

Direktur Utama Semen Padang FC, Hermawan Ardiyanto, mengatakan bahwa Kazaki Nakagawa dikontrak hingga akhir musim kompetisi. Manajemen berharap kehadiran pemain asal Jepang tersebut dapat membantu tim keluar dari tekanan di papan bawah klasemen.

“Manajemen berharap Kazaki bisa membantu Semen Padang FC keluar dari zona degradasi. Kontraknya hingga kompetisi berakhir dan kami berharap ia dapat cepat beradaptasi dengan sepak bola Indonesia,” kata Hermawan dalam keterangannya dikutip Jumat (16/1/2026).

Hermawan menegaskan bahwa perekrutan Kazaki Nakagawa merupakan bagian dari upaya serius klub untuk memperkuat skuad. Manajemen optimistis pengalaman Nakagawa dapat memberikan kontribusi nyata bagi performa tim di sisa musim BRI Super League 2025/2026.

Sementara itu, Kazaki Nakagawa mengaku senang dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan Semen Padang FC. Ia menyebut keseriusan manajemen menjadi alasan utama dirinya menerima tawaran bergabung dengan Kabau Sirah.

“Saya berterima kasih kepada Semen Padang FC yang berminat merekrut saya. Keinginan kuat dari klub membuat saya percaya untuk bekerja sama dengan tim ini,” ujar Kazaki.

Kazaki mengakui bahwa dirinya belum pernah bermain di Liga Indonesia. Meski demikian, ia mengaku sudah memperoleh gambaran mengenai kompetisi sepak bola Tanah Air dari rekannya, Sho Yamamoto, yang saat ini membela Persis Solo.

“Jepang dan Indonesia sama-sama negara yang bagus. Saya memang belum pernah bermain di sini, tapi saya mendapat banyak informasi,” katanya.

Pemain asal Jepang tersebut juga memahami kondisi Semen Padang FC yang masih berada di zona degradasi. Situasi tersebut justru menjadi motivasi tambahan baginya untuk memberikan kontribusi maksimal bersama tim.

“Saya tahu Semen Padang sedang berada di zona degradasi. Itu memotivasi saya untuk mencetak gol dan membantu tim meraih kemenangan agar bisa keluar dari zona tersebut,” tutup Kazaki.

Dengan status kontrak hingga akhir musim, Kazaki Nakagawa diharapkan mampu segera beradaptasi dan memberikan dampak positif bagi Semen Padang FC dalam upaya bertahan di BRI Super League 2025/2026. (red)

Baca Juga

Semen Padang FC Kena Pengurangan 1 Poin di Awal Musim, Ini Penyebabnya
Semen Padang FC Kena Pengurangan 1 Poin di Awal Musim, Ini Penyebabnya
Semen Padang FC tak Mau Anggap Remeh Persiraja, Braditi Moulevey: Harus Semangat dan Bermain Spartan
Semen Padang FC tak Mau Anggap Remeh Persiraja, Braditi Moulevey: Harus Semangat dan Bermain Spartan
Fadly Amran dan Andre Rosiade menghadiri Penanaman Perdana Festival Tanam Hulu di kawasan Guo, Kuranji, Padang.
Fadly Amran dan Andre Rosiade Siapkan 60 Ribu Pohon untuk Pulihkan Hulu DAS Batang Kuranji Padang
Persiraja Bersiap Hadapi Semen Padang FC, Comeback Lawan RANS Jadi Bekal
Persiraja Bersiap Hadapi Semen Padang FC, Comeback Lawan RANS Jadi Bekal
BMKG dan Badan Geologi Diusulkan Gabung, DPR Ungkap Kesamaan Tugas dan Alat
BMKG dan Badan Geologi Diusulkan Gabung, DPR Ungkap Kesamaan Tugas dan Alat
Kecelakaan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya, Hutama Karya Tegaskan Bukan karena Karhutla
Kecelakaan Beruntun di Tol Palembang-Indralaya, Hutama Karya Tegaskan Bukan karena Karhutla