Jelang Ramadhan, Indeks Perkembangan Harga Padang Panjang Turun 2,06%

Jelang Ramadhan, Indeks Perkembangan Harga Padang Panjang Turun 2,06%

Indeks Perkembangan Harga Padang Panjang turun 2,06% jelang Ramadhan 2025. Harga cabai merah turun 17,41%, cabai rawit 13,41%. Pemko intensifkan pengendalian harga. (Foto: Dok Kominfo Padang Panjang)

Sumbardaily.com, Padang Panjang – Stabilitas harga komoditas pangan di Kota Padang Panjang menunjukkan tren positif menjelang Ramadhan 2025.

Berdasarkan data terkini, Indeks Perkembangan Harga (IPH) di kota ini mencatat penurunan sebesar 2,06 pada minggu ketiga Februari 2025, mengindikasikan keberhasilan upaya pengendalian harga yang dilakukan pemerintah setempat.

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang digelar Senin (24/2/2025), Plt Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Padang Panjang, Roni Yuska, memaparkan sejumlah komoditas yang berkontribusi signifikan terhadap penurunan IPH.

"Tiga komoditas utama yang mendorong penurunan IPH adalah daging ayam ras dengan kontribusi -1,0939, bawang merah -0,5931, dan cabai merah -0,5818," ungkapnya.

Penurunan harga paling signifikan tercatat pada komoditas cabai. Data menunjukkan harga cabai merah mengalami penurunan substansial sebesar Rp9.167 atau 17,41 persen, dari semula Rp52.667 menjadi Rp43.500 per kilogram.

Tren serupa juga terjadi pada cabai rawit yang turun Rp9.167 atau 13,41 persen, dari Rp68.334 menjadi Rp59.167 per kilogram.

Roni menjelaskan bahwa penurunan harga ini tidak terlepas dari membaiknya rantai pasokan komoditas dari luar daerah.

"Peningkatan pasokan berperan penting dalam menyeimbangkan permintaan dan ketersediaan barang di pasaran," tuturnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Padang Panjang, Ewasoska, menegaskan komitmen pemerintah kota dalam menjaga stabilitas harga menjelang bulan Ramadan.

"Kami terus mengoptimalkan upaya pengendalian harga agar masyarakat Padang Panjang dapat menikmati harga kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau, khususnya saat memasuki bulan suci," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Komjen Pol Tomsi Tohir, memberikan arahan strategis terkait pengendalian harga menjelang Ramadhan.

"Kita berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil selama Ramadan. Pemerintah daerah, terutama yang memiliki tingkat inflasi tinggi, harus segera mengambil langkah konkret untuk menekan lonjakan harga," tegasnya.

Tomsi menambahkan bahwa setiap kebijakan pengendalian harga harus disertai target dan timeline yang jelas.

"Implementasi kebijakan yang tepat sasaran akan memastikan masyarakat dapat merasakan manfaatnya sejak awal Ramadhan," pungkasnya.

Penurunan IPH ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat Padang Panjang menjelang Ramadhan 2025, sekaligus membuktikan efektivitas koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan stabilitas harga komoditas pangan. (red)

Baca Juga

370 Starter Turun di Open Road Race Padang Panjang, Bima Adji Kuasai Kelas Utama
370 Starter Turun di Open Road Race Padang Panjang, Bima Adji Kuasai Kelas Utama
Cabai Merah Makin Mahal, Harga Pangan di Padang Panjang Ikut Naik
Cabai Merah Makin Mahal, Harga Pangan di Padang Panjang Ikut Naik
Kualitas Udara Padang Panjang Memburuk, Sekolah PAUD-TK Diliburkan 14-16 September
Kualitas Udara Padang Panjang Memburuk, Sekolah PAUD-TK Diliburkan 14-16 September
Sekolah Lansia Sepakat Angkatan II Digelar di Ganting Padang Panjang, Diikuti 20 Peserta
Sekolah Lansia Sepakat Angkatan II Digelar di Ganting Padang Panjang, Diikuti 20 Peserta
Program Kebun Pangan Perempuan Disiapkan untuk Korban Bencana di Padang Panjang
Program Kebun Pangan Perempuan Disiapkan untuk Korban Bencana di Padang Panjang
7 SPPG di Padang Panjang Diperiksa, Pemko Soroti Keamanan Makanan MBG
7 SPPG di Padang Panjang Diperiksa, Pemko Soroti Keamanan Makanan MBG