Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bersama berbagai pemangku kepentingan menyatakan kesiapan menghadapi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026. Pemilihan pemimpin nagari itu dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober 2026.
Deklarasi kesiapan Pilwana Serentak tersebut digelar di Padang Aro, Rabu (30/9/2026). Kegiatan itu sekaligus dirangkaikan dengan Launching Pilwana Serentak dan Sistem Informasi Kinerja Perangkat Nagari (SIKAP Nagari).
Deklarasi menjadi penegasan komitmen bersama agar pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat nagari berlangsung aman, tertib, damai, dan badunsanak.
Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengatakan, Pilwana menjadi momentum penting bagi masyarakat nagari untuk menentukan sosok yang akan memimpin pemerintahan di tingkat nagari.
Menurut dia, Wali Nagari yang terpilih nantinya tidak hanya menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga memiliki peran dalam menggerakkan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.
Karena itu, seluruh tahapan Pilwana diminta berjalan sesuai aturan dan tetap mengedepankan etika demokrasi. Semangat persaudaraan juga dinilai perlu dijaga selama proses pemilihan berlangsung.
Yulian Efi mengingatkan agar perbedaan pilihan politik di tengah masyarakat tidak berkembang menjadi persoalan yang dapat merusak hubungan kekeluargaan.
“Harapan kita, seluruh tahapan Pilwana dapat berjalan dengan tertib, aman, damai dan badunsanak,” ujar Yulian Efi.
Ia mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk mengambil bagian dalam menjaga suasana tetap kondusif selama rangkaian Pilwana Serentak 2026.
Pihak yang dimaksud mulai dari penyelenggara, pemerintah kecamatan dan nagari, para calon Wali Nagari, tokoh masyarakat, hingga masyarakat yang memiliki hak pilih.
Menurut Yulian Efi, keberhasilan Pilwana bukan hanya berkaitan dengan terlaksananya pemungutan suara. Proses demokrasi tersebut juga diharapkan mampu menghasilkan pemimpin nagari yang dapat menjalankan amanah masyarakat.
Ia berharap Wali Nagari yang terpilih memiliki kualitas kepemimpinan yang baik, jujur, dan amanah. Sosok tersebut nantinya diharapkan dapat membawa nagari di Solok Selatan menjadi lebih maju dan mandiri.
Selain itu, pemimpin nagari yang terpilih diharapkan mampu melakukan pembenahan terhadap sejumlah program pemerintahan yang pelaksanaannya masih belum berjalan dengan baik.
“Kita berharap terpilih Wali Nagari yang berkualitas, jujur dan amanah, sehingga ke depan nagari bisa lebih maju dan mandiri serta mampu membenahi program-program yang masih belum berjalan dengan baik,” katanya.
Dengan deklarasi tersebut, Pemkab Solok Selatan bersama seluruh unsur terkait menegaskan kesiapan untuk memasuki pelaksanaan Pilwana Serentak yang akan digelar pada 7 Oktober 2026. (*)















