Sumbardaily.com, Padang – Menjelang pelantikan kepala daerah terpilih yang dijadwalkan pada 20 Februari mendatang, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) terpilih periode 2025-2030, Mahyeldi Ansharullah, telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan menyeluruh di Rumah Sakit Universitas Andalas (RS Unand) Padang, Kamis (13/2/2025).
Pemeriksaan medis atau Medical Check-Up (MCU) ini merupakan salah satu persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh kepala daerah terpilih sebelum menjalani proses pelantikan. Untuk memastikan hasil yang akurat, Mahyeldi Ansharullah bahkan telah mempersiapkan diri dengan berpuasa sejak pukul 22.00 WIB pada malam sebelumnya.
"Alhamdulillah, saya telah menjalani pemeriksaan medis sebagai salah satu syarat sebelum pelantikan. Semoga semua proses berjalan lancar, dan saya bisa segera menjalankan amanah sebagai Gubernur Sumbar," ungkap Mahyeldi usai menjalani rangkaian pemeriksaan.
Kedatangan Mahyeldi ke RS Unand tidak sendiri. Ia tampak didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar dan Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar. Rombongan tersebut diterima langsung oleh Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RS Unand, Arina Widya Murni, beserta jajaran direksi rumah sakit.
Pemeriksaan yang dijalani Mahyeldi bukanlah tes kesehatan biasa. Ia menjalani serangkaian tes kesehatan komprehensif, meliputi pemeriksaan oleh dokter spesialis berbagai bidang, pemeriksaan radiologi, elektrodiagnostik, dan patologi klinik. Selain itu, gubernur terpilih juga mengikuti uji spirometri dan Cardiopulmonary Exercise Test (CPET) untuk menilai fungsi paru-paru dan jantungnya.
"Kami sangat terbantu dengan fasilitas yang tersedia di RS Unand. Peralatan medis di sini sangat lengkap dan canggih. Sebagai rumah sakit perguruan tinggi negeri, RS Unand berada di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi serta dikelola langsung oleh Unand," kata Mahyeldi.
Tidak hanya berhenti di situ, Mahyeldi juga menjalani tes audiometri untuk mengecek fungsi pendengaran, serta pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut di dental clinic RS Unand. Rangkaian pemeriksaan yang menyeluruh ini bertujuan untuk memastikan bahwa pemimpin daerah yang akan dilantik benar-benar dalam kondisi prima untuk menjalankan tugasnya.
Kabar gembira datang setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi kesehatan Gubernur Mahyeldi dinyatakan dalam keadaan baik, tanpa indikasi adanya penyakit serius yang berpotensi mengganggu kinerjanya sebagai kepala daerah.
Dengan kondisi kesehatan yang prima, Mahyeldi menyatakan siap untuk menghadiri pelantikan yang akan digelar pada 20 Februari 2025 mendatang. Ia juga siap mengikuti retreat kepala daerah yang biasanya diselenggarakan pasca pelantikan sebagai bagian dari program pengarahan untuk para pemimpin daerah yang baru dilantik.
Terpilihnya kembali Mahyeldi Ansharullah sebagai Gubernur Sumbar untuk periode 2025-2030 bersama wakilnya, Vasko Ruseimy, membawa harapan baru bagi masyarakat Sumbar. Dengan kondisi kesehatan yang baik, diharapkan Mahyeldi dapat menjalankan program-program pembangunan dan pelayanan publik secara optimal demi kemajuan daerah.
Masyarakat Sumbar kini menanti dengan optimisme kepemimpinan Mahyeldi-Vasko dalam lima tahun ke depan. Hasil pemeriksaan kesehatan yang positif ini menjadi modal awal yang baik bagi pasangan kepala daerah terpilih untuk segera memulai kerja nyata setelah resmi dilantik nanti.
Sebagai informasi tambahan, pelantikan kepala daerah terpilih secara serentak akan diselenggarakan pada 20 Februari 2025 di Jakarta, sebagaimana telah ditetapkan melalui radiogram Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang telah diterima oleh seluruh pemerintah daerah di Indonesia. (red)
















