Sumbardaily.com, Padang - Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemko) Padang sebagai momentum strategis untuk memperkuat pengamalan nilai keislaman dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.
Hal tersebut tercermin dalam tabligh akbar yang digelar di Masjid Raya Nagari Nanggalo Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Selasa (13/1/2026), dengan Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir sebagai penceramah utama.
Dalam tausiahnya, Maigus Nasir menekankan bahwa Isra’ Mi’raj tidak berhenti sebagai peristiwa historis perjalanan Rasulullah SAW, melainkan memiliki pesan mendalam yang relevan dengan kehidupan umat Islam masa kini.
"Peringatan ini menjadi ruang refleksi untuk memperkokoh keimanan, memperbaiki kualitas ibadah, serta menghadirkan teladan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam aktivitas sehari-hari," katanya.
Nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, kata Maigus Nasir, mencakup kedisiplinan, kejujuran, dan rasa tanggung jawab.
"Prinsip-prinsip tersebut dinilai sangat kontekstual untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus menjadi fondasi moral dalam mewujudkan Kota Padang yang religius dan berkarakter," katanya.
Sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Padang, Maigus Nasir juga mengaitkan pesan Isra’ Mi’raj dengan arah kebijakan Pemko Padang, khususnya dalam penguatan peran masjid dan musala sebagai pusat pembinaan umat.
"Salah satu implementasinya diwujudkan melalui Program Smart Surau yang masuk dalam sembilan Program Unggulan Pemko Padang," ujar Maigus.
Program Smart Surau dirancang sebagai upaya sistematis untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus membina generasi muda berbasis masjid.
Program ini telah resmi berjalan sejak 26 Juli 2025 lalu dan mencakup beragam aktivitas yang terintegrasi.
Sejumlah kegiatan utama dalam Smart Surau antara lain Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, pengembangan Ruang Pembelajaran Digital Masjid, serta fasilitasi Rumah Tahfiz.
"Seluruh rangkaian program tersebut diarahkan untuk menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat edukasi, pembentukan karakter, dan pemberdayaan umat," katanya.
Maigus Nasir menegaskan bahwa keberhasilan Program Smart Surau tidak dapat dilepaskan dari peran aktif jamaah dan dukungan masyarakat.
"Keterlibatan bersama dinilai menjadi kunci agar nilai-nilai yang diajarkan dalam Isra’ Mi’raj benar-benar terinternalisasi dalam kehidupan sosial warga Kota Padang," katanya.
Peringatan Isra’ Mi’raj yang mengusung tema “Perkuat Iman, Perbaiki Amal, Perbanyak Syukur” tersebut turut dihadiri unsur Forkopimca Kecamatan Nanggalo, pengurus dan jamaah masjid, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
"Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang konsolidasi spiritual antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Padang yang berlandaskan nilai religius," tutur Maigus. (red)
















