Inkubasi Bisnis Unand Buktikan Riset Bisa Jadi Bisnis, Raih Prestasi Nasional

Inkubasi Bisnis Unand Buktikan Riset Bisa Jadi Bisnis, Raih Prestasi Nasional

Gedung Rektorat Unand (Foto: Unand)

Sumbardaily.com, Padang – Universitas Andalas (Unand) kembali membuktikan diri sebagai salah satu perguruan tinggi paling inovatif di Indonesia. Melalui keberhasilan membangun ekosistem kewirausahaan berbasis riset dan memperkuat hilirisasi hasil penelitian menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, Unand meraih sepuluh penghargaan bergengsi dalam ajang Asian Association of Business Incubation (AABI) dan Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) Awards 2025 yang digelar di Solo, Rabu (15/10/2025).

Capaian tersebut menjadi bukti konkret bahwa Unand tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik dan riset, tetapi juga berhasil mengubah hasil penelitian menjadi solusi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat dan perekonomian daerah. Melalui Inkubasi Bisnis Unand, universitas ini berhasil membina sejumlah startup hingga menembus pasar nasional bahkan ekspor.

Capaian Luar Biasa Inkubasi Bisnis Unand

Dalam kompetisi yang diikuti 180 inkubator bisnis dari seluruh Indonesia dengan total lebih dari 12.000 startup anggota AIBI, Inkubasi Bisnis Unand berhasil menorehkan prestasi gemilang di berbagai kategori utama. Beberapa penghargaan yang diraih antara lain:

  1. Juara 1 Kategori Start Up Unggulan (omzet di atas Rp 5 miliar) diraih oleh AppSkep Indonesia, startup binaan Inkubasi Bisnis Unand.
  2. Juara 3 Kategori Inkubator Bisnis Berkembang, atas keberhasilan Unand membina tenant hingga menembus pasar ekspor.
  3. Empat startup kategori Berkembang (Sudah Ekspor): CV Warisan Nusantara Indoraya, CV Surya Agro Nusantara, CV Nagi Sipadeh, dan CV Niranta.
  4. Empat startup kategori Pemula Prospektif yang memperoleh pendanaan investor selama dua tahun berturut-turut, yaitu Mojao Art, PT Pinseka Berkah, Alokop.id, dan Showroom TuanCrab.

Hilirisasi Riset Jadi Motor Ekonomi Baru

Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset Unand, Dr Muhammad Makky, yang menerima langsung penghargaan tersebut, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen panjang universitas dalam memperkuat budaya inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

“Prestasi ini menunjukkan Unand tidak hanya unggul dalam menghasilkan riset, tetapi juga dalam menyalurkan hasil riset tersebut menjadi solusi nyata dan berdampak bagi masyarakat. Keberhasilan startup binaan Unand menembus pasar ekspor dan meraih pendanaan berkelanjutan membuktikan ekosistem inovasi kita semakin matang,” ujar Makky dikutip Jumat (17/10/2025).

Ia menilai penghargaan dari AABI dan AIBI ini menjadi momentum penting bagi Unand untuk memperluas jejaring kolaborasi internasional, memperkuat model bisnis berbasis riset, serta meningkatkan keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam program kewirausahaan universitas.

Inkubasi Bisnis Unand, Penggerak Inovasi dan Transformasi Ekonomi

Sejak berdiri, Inkubasi Bisnis Unand berperan sebagai jembatan antara dunia akademik dan industri. Program ini menjadi wadah strategis dalam menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan pasar, sehingga riset yang dihasilkan tidak berhenti di jurnal, tetapi benar-benar dikomersialkan.

“Inkubasi Bisnis Unand akan terus menjadi wadah strategis dalam menjembatani hasil penelitian dengan kebutuhan pasar. Kami ingin menjadikan Unand sebagai pusat unggulan hilirisasi riset dan pengembangan startup,” tutur Makky.

Komitmen tersebut sejalan dengan visi Unand untuk melahirkan wirausaha muda berbasis ilmu pengetahuan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Indonesia. Keberhasilan sejumlah startup binaan Unand menembus pasar ekspor juga memperkuat posisi universitas ini sebagai pionir dalam pengembangan ekonomi berbasis riset (research-based economy) di Tanah Air.

Melalui pencapaian di ajang AABI-AIBI Awards 2025, Unand semakin mengukuhkan diri sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya menghasilkan inovasi, tetapi juga menyalurkannya menjadi kekuatan ekonomi baru yang berdampak bagi masyarakat. (red)

Baca Juga

Dari Laboratorium ke Industri, Unand Pimpin Langkah Hilirisasi Riset PTN Barat
Dari Laboratorium ke Industri, Unand Pimpin Langkah Hilirisasi Riset PTN Barat
Riset Unand Temukan Potensi Pangan Fungsional Lokal untuk Memperbaiki Gangguan Pertumbuhan Tulang
Riset Unand Temukan Potensi Pangan Fungsional Lokal untuk Memperbaiki Gangguan Pertumbuhan Tulang
Tepung Kacang Lima Lolos Uji Keamanan, Peneliti Unand Dorong Diversifikasi Pangan Lokal
Tepung Kacang Lima Lolos Uji Keamanan, Peneliti Unand Dorong Diversifikasi Pangan Lokal
Peneliti Unand Kembangkan Antibiotik Alternatif dari Rumput Laut untuk Atasi Luka Diabetes
Peneliti Unand Kembangkan Antibiotik Alternatif dari Rumput Laut untuk Atasi Luka Diabetes
Mengapa Konsumen Muda Indonesia dan Yordania Berbeda Memilih Produk Halal? Ini Temuan Unand
Mengapa Konsumen Muda Indonesia dan Yordania Berbeda Memilih Produk Halal? Ini Temuan Unand
Riset Unand Ungkap Kewirausahaan Berbasis Iman Jadi Perspektif Baru Ilmu Kewirausahaan
Riset Unand Ungkap Kewirausahaan Berbasis Iman Jadi Perspektif Baru Ilmu Kewirausahaan