Sumbardaily.com - Identitas jenazah yang ditemukan di kawasan Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Ifrira Yulisma, seorang laki-laki yang merupakan warga Air Dingin, Kota Padang.
Kepala RS Bhayangkara Padang, Kompol Harry Andromeda mengatakan, identitas korban berhasil dikenali setelah pihak rumah sakit melakukan pencocokan berdasarkan ciri fisik dan pakaian terakhir yang dikenakan korban.
"Korban diketahui bernama Ifrira Yulisma, jenis kelamin laki-laki, warga Air Dingin, Kota Padang," katanya, Selasa (1/9/2026) siang.
Setelah proses identifikasi selesai, pihak RS Bhayangkara Padang langsung menghubungi keluarga korban. Keluarga kemudian datang ke rumah sakit untuk menjemput jenazah.
Jenazah Ifrira Yulisma, kata Andromeda, telah dijemput keluarga pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 12.24 WIB. Proses penyerahan jenazah dilakukan di RS Bhayangkara Padang.
"Jenazahnya sudah dijemput pihak keluarga, kemarin dilakukan serah terima di RS Bhayangkara," katanya.
Terungkapnya identitas tersebut menjadi perkembangan terbaru setelah sehari sebelumnya warga menemukan mayat di kawasan Sungai Bangek.
Saat pertama kali ditemukan, korban belum diketahui identitasnya sehingga proses penanganan dilanjutkan dengan evakuasi dan pemeriksaan di RS Bhayangkara Padang.
Sebelumnya, penemuan mayat itu terjadi pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Warga yang menemukan korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Koto Tangah.
Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Kantor SAR untuk meminta bantuan proses evakuasi. Informasi kejadian diterima dari Polsek Koto Tangah pada pukul 15.01 WIB.
Merespons laporan tersebut, tim rescue Kantor SAR Padang berangkat menuju lokasi pada pukul 15.15 WIB dengan membawa enam personel.
Lokasi penemuan berada pada perkiraan koordinat 0°47'28.89"S - 100°22'16.78"T. Dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, lokasi berjarak sekitar 4,56 kilometer berdasarkan garis lurus dan sekitar 7,7 kilometer melalui jalur darat.
Lokasi tersebut berada pada radial 102,12 derajat ke arah timur dari Kantor SAR Padang. Perjalanan menuju lokasi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 20 menit.
Pada pukul 15.52 WIB, tim rescue tiba di posko yang berada pada koordinat 0°48'47.39"S - 100°22'2.88"T. Personel kemudian berkoordinasi dengan unsur SAR yang ikut dalam penanganan sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju titik ditemukannya mayat.
Sekitar pukul 16.20 WIB, Tim SAR gabungan tiba di lokasi penemuan. Petugas selanjutnya melakukan evakuasi terhadap jenazah untuk dibawa menuju posko.
Proses tersebut baru selesai setelah tim bersama korban tiba di posko pada pukul 18.00 WIB. Dari posko, jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara menggunakan ambulans untuk proses lebih lanjut.
Dalam operasi evakuasi mayat tersebut, sejumlah unsur dikerahkan. Kantor SAR Padang menurunkan enam personel, sementara TNI mengerahkan satu orang, Polri 20 orang, BPBD Kota Padang delapan orang, PMI lima orang, serta Ambulans Rumah Zakat satu orang.
Selain unsur petugas, sekitar 40 masyarakat juga ikut terlibat dalam proses penanganan di lapangan.
Untuk menunjang pelaksanaan evakuasi, tim menggunakan sejumlah peralatan, antara lain rescue car, peralatan mountenering, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta peralatan SAR lainnya.
Dengan teridentifikasinya korban sebagai Ifrira Yulisma, informasi mengenai sosok jenazah yang sebelumnya ditemukan tanpa identitas di Sungai Bangek kini telah mendapatkan kepastian.
Jenazah juga telah diserahkan kepada keluarga setelah proses identifikasi di RS Bhayangkara Padang selesai dilakukan. (*)
















