Hutama Karya Perkuat Pemulihan Akses Air Bersih Pascabencana di Sumbar

Hutama Karya Perkuat Pemulihan Akses Air Bersih Pascabencana di Sumbar

Pemulihan akses air bersih pascabencana di Sumbar (Foto: Hutama Karya)

Sumbardaily.com, Padang – PT Hutama Karya (Persero) mendapat kepercayaan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk menangani pemulihan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pascabencana di Sumatera Barat (Sumbar). Penugasan tersebut mencakup wilayah Kota Padang, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pesisir Selatan, dengan tujuan utama memulihkan layanan air bersih agar dapat kembali dimanfaatkan masyarakat secara bertahap dan berkelanjutan.

Program pemulihan ini menjadi bagian penting dalam upaya percepatan rehabilitasi infrastruktur dasar pascabencana, khususnya sektor air minum yang berperan vital bagi kesehatan dan aktivitas harian warga. Melalui proyek ini, Hutama Karya berfokus pada perbaikan dan peningkatan fasilitas SPAM di wilayah-wilayah terdampak guna memastikan distribusi air bersih kembali berjalan optimal.

Di Kota Padang, pekerjaan difokuskan pada sejumlah titik strategis. Hutama Karya melakukan perbaikan pada empat intake utama, yakni Intake Palukahan, Taban, Latung, dan Guo Kuranji. Selain itu, dilakukan penambahan bak prasedimentasi di Intake Gunung Pangilun serta pengadaan dan pemasangan pipa transmisi dan distribusi untuk mendukung kelancaran aliran air baku menuju instalasi pengolahan.

Sementara di Kabupaten Agam, lingkup pekerjaan mencakup perbaikan intake, pemasangan pipa transmisi, serta pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru dengan kapasitas 20 liter per detik. Keberadaan IPA ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan air bersih bagi masyarakat setempat yang sebelumnya terdampak gangguan pascabencana.

Adapun di Kabupaten Pesisir Selatan, Hutama Karya memusatkan pekerjaan pada perbaikan delapan titik Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Penanganan ini diarahkan untuk memulihkan fasilitas air bersih berbasis komunitas agar kembali berfungsi dan dapat menunjang kebutuhan dasar masyarakat di wilayah tersebut.

Saat ini, fokus utama pekerjaan berada di Kota Padang, khususnya pada penanganan pipa transmisi air baku dari Intake Palukahan menuju IPA Palukahan. Sistem transmisi ini terdiri atas dua jalur pipa. Jalur pertama telah kembali berfungsi melalui penanganan yang dilakukan oleh PDAM Kota Padang, sehingga IPA Palukahan dapat beroperasi kembali dengan kapasitas layanan sekitar 50 persen dari kondisi awal. Kondisi tersebut menjadi langkah awal dalam pemulihan layanan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Untuk mengoptimalkan kapasitas distribusi, Hutama Karya mempercepat penyambungan jalur kedua dengan menggunakan pipa High Density Polyethylene (HDPE). Proses ini didukung bantuan material dari Kementerian PU serta dukungan aksesori dari Hutama Karya Group. Hingga akhir Desember 2025, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 75 persen, dengan total pipa terpasang sepanjang 1.134 meter dari estimasi kebutuhan sekitar 1.500 meter.

Penyelesaian jalur kedua ini ditargetkan dapat segera dirampungkan dalam waktu dekat. Dengan berfungsinya dua jalur transmisi secara penuh, kapasitas distribusi air bersih diharapkan meningkat signifikan dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk di beberapa kawasan Kota Padang, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pesisir Selatan yang berada di sekitar jalur akses air tersebut.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan bahwa kualitas dan keberlanjutan menjadi prioritas utama perusahaan dalam menjalankan penugasan penanganan SPAM pascabencana di Sumbar.

“Penugasan dari Kementerian PU kami tindaklanjuti dengan gerak cepat dan kesiapan menyeluruh di lapangan, mulai dari penguatan tim, penerapan metode kerja, hingga pengendalian mutu. Pendekatan ini kami lakukan agar sistem air minum yang dipulihkan dapat berfungsi optimal dalam jangka panjang,” ujar Mardiansyah dalam keterangannya dikutip Rabu (31/12/2025).

Pelaksanaan proyek dilakukan dengan pengelolaan sumber daya secara optimal serta penerapan metode kerja yang adaptif terhadap kondisi medan yang menantang. Selain itu, koordinasi intensif terus dilakukan dengan Kementerian PU dan PDAM setempat guna memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar teknis yang ditetapkan.

Melalui proyek SPAM di Sumatra Barat ini, Hutama Karya menegaskan komitmennya sebagai bagian dari BUMN Peduli dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana. Penyediaan infrastruktur air minum dilakukan secara bertahap dan terencana, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pemulihan kondisi lingkungan dan sosial secara berkelanjutan.

“Kehadiran proyek ini diharapkan dapat membantu masyarakat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik, sekaligus mendorong pemulihan kondisi lingkungan dan kehidupan sosial secara berkesinambungan, sejalan dengan program tanggap bencana dari Danantara Indonesia,” tutup Mardiansyah. (*)

Baca Juga

Diskon Tarif Tol 10% JTTS Saat Hari Pelanggan Nasional, Ini Syarat dan Rutenya
Diskon Tarif Tol 10% JTTS Saat Hari Pelanggan Nasional, Ini Syarat dan Rutenya
Hutama Karya Raih Penghargaan Kementerian Hukum, Laporan Tahunan Jadi yang Tercepat
Hutama Karya Raih Penghargaan Kementerian Hukum, Laporan Tahunan Jadi yang Tercepat
Hutama Karya Raih Dua Platinum Award IHCA 2026, Transformasi Human Capital Jadi Penggerak Bisnis
Hutama Karya Raih Dua Platinum Award IHCA 2026, Transformasi Human Capital Jadi Penggerak Bisnis
Hutama Karya Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bantuan Dikirim hingga ke Lokasi Pengungsian
Hutama Karya Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bantuan Dikirim hingga ke Lokasi Pengungsian
Hutama Karya Kerahkan Excavator Pulihkan Akses Jalan dan Irigasi Pascagempa NTT,
Hutama Karya Kerahkan Excavator Pulihkan Akses Jalan dan Irigasi Pascagempa NTT,
Jangan Salah Jalur! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Dipindah ke Pintu Tol Bypass
Jangan Salah Jalur! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Dipindah ke Pintu Tol Bypass