Sumbardaily.com - Momentum libur panjang bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-81 membuat mobilitas masyarakat di Sumatera Barat (Sumbar) meningkat.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) menyiapkan 31.168 tempat duduk untuk melayani perjalanan masyarakat selama tanggal 14 hingga 17 Agustus 2026.
Dari total kapasitas tersebut, sebanyak 21.803 tempat duduk telah terjual berdasarkan data sementara hingga Minggu (16/8/2026) pukul 10.00 WIB. Angka itu menunjukkan tingkat keterisian atau okupansi mencapai 70 persen.
Artinya, masih ada 9.365 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat hingga berakhirnya periode layanan pada 17 Agustus 2026. Dengan rata-rata kapasitas mencapai 7.792 tempat duduk per hari, KAI Divre II Sumbar masih membuka peluang bagi masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api selama momentum libur HUT RI ke-81.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, permintaan tiket masih bergerak naik seiring meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat pada masa libur panjang.
“Hingga 16 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, KAI Divre II Sumbar mencatat sebanyak 21.803 tempat duduk telah terjual atau tingkat okupansinya mencapai 70 persen. Pemesanan tiket masih terus berlangsung dan masyarakat masih memiliki kesempatan untuk memanfaatkan sebanyak 9.365 tempat duduk yang tersedia hingga 17 Agustus mendatang,” katanya, Minggu (16/8/2026) siang.
Untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan tersebut, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal.
Ketiganya yakni KA Minangkabau Ekspres dengan rute Pulau Aie-Bandara Internasional Minangkabau (BIM), KA Pariaman Ekspres dengan rute Pauh Limo-Naras, serta KA Lembah Anai yang melayani perjalanan Kayu Tanam-Padang.
Salah satu layanan yang dapat menjadi pilihan perjalanan masyarakat adalah KA Pariaman Ekspres. Kereta ini beroperasi sebanyak 10 perjalanan setiap hari melalui lintas Pauh Limo-Padang-Pariaman-Naras dengan tarif Rp5 ribu.
Selain menghubungkan sejumlah kawasan, layanan tersebut juga dapat digunakan masyarakat dan wisatawan untuk menuju berbagai tujuan wisata di Kota Pariaman, termasuk kawasan Pantai Gandoriah.
Sementara KA Minangkabau Ekspres beroperasi 12 perjalanan setiap hari pada rute Pulau Aie-BIM dengan tarif Rp10 ribu.
Layanan ini tidak hanya menjadi penghubung masyarakat dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau, tetapi juga menyediakan kemudahan perjalanan bagi masyarakat, termasuk rombongan edukatif bagi pelajar.
Adapun KA Lembah Anai melayani enam perjalanan setiap hari pada rute Kayu Tanam-Padang. Kereta tersebut memberikan pilihan transportasi alternatif sekaligus menawarkan pengalaman perjalanan dengan panorama alam Sumbar yang asri dan menyejukkan.
Reza menyebut keberadaan tiga layanan kereta api lokal tersebut tidak sebatas untuk mengangkut masyarakat dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Menurutnya, jaringan perjalanan kereta api juga memiliki fungsi dalam memperkuat konektivitas sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di wilayah yang dilintasi.
“Pengoperasian ketiga layanan kereta api lokal tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas antar daerah di Sumbar. Selain mendukung mobilitas masyarakat, layanan kereta api juga turut mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat di daerah yang dilalui,” kata Reza.
Dengan harga tiket yang relatif terjangkau, jadwal perjalanan yang teratur, serta fasilitas yang tersedia, kereta api dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat maupun wisatawan untuk menjangkau berbagai destinasi alam dan budaya Minangkabau.
Moda transportasi tersebut juga dinilai memberikan pilihan perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien.
Di tengah tingginya permintaan tiket, KAI mengingatkan calon penumpang agar melakukan pemesanan melalui saluran resmi. Pembelian tiket kereta api lokal dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI.
Sistem penjualan dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum keberangkatan sehingga calon penumpang memiliki kesempatan untuk menyusun rencana perjalanan lebih awal.
“Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi KAI, khususnya aplikasi Access by KAI. Hal ini penting untuk menghindari potensi penipuan maupun praktik penjualan tiket oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” imbaunya.
Selain memastikan tiket diperoleh dari kanal resmi, calon penumpang juga diminta mencermati jadwal keberangkatan dan memastikan seluruh data perjalanan sesuai dengan tiket yang dimiliki.
Pelanggan juga diingatkan untuk datang lebih awal ke stasiun agar tahapan perjalanan dapat berjalan tertib dan lancar.
KAI Divre II Sumbar memastikan pelayanan tetap menjadi perhatian selama periode libur panjang HUT RI ke-81. Penyesuaian pola operasi dilakukan mengikuti kebutuhan mobilitas masyarakat, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan.
“Selama momentum libur panjang ini, KAI Divre II Sumbar berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. Kami terus menjaga aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan, sekaligus melakukan penyesuaian pola operasi sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat,” imbuh Reza. (*)
















