Hujan Lebat Disertai Petir Diprediksi Terjadi di Sumbar, Ini Wilayah Terdampaknya

Hujan Lebat Disertai Petir Diprediksi Terjadi di Sumbar, Ini Wilayah Terdampaknya

Ilustrasi Cuaca Hujan (Foto: Rafdi Rahmadi/Sumbar Daily)

Sumbardaily.com, Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (31/1/2026). Peringatan ini disampaikan menyusul potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah daerah.

Dalam pembaruan informasi cuaca yang dirilis pukul 14.40 WIB, BMKG menyebutkan bahwa fenomena cuaca ekstrem tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 14.50 WIB. Sejumlah wilayah di Sumbar masuk dalam kategori waspada karena berpotensi terdampak hujan lebat dalam waktu relatif singkat.

Wilayah yang diperkirakan mengalami hujan lebat antara lain Kabupaten Pesisir Selatan, mencakup Kecamatan IV Jurai, Koto XI Tarusan, serta IV Nagari Bayang Utara. Selain itu, potensi serupa juga terpantau di Kabupaten Solok, khususnya di Kecamatan Gunung Talang, Kubung, X Koto Singkarak, dan Danau Kembar.

BMKG juga mencatat Kabupaten Tanah Datar sebagai wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama di Kecamatan X Koto, Batipuh, dan Pariangan. Sementara itu, di Kabupaten Padang Pariaman, hujan lebat berpotensi terjadi di sejumlah kecamatan, di antaranya Lubuk Alung, Batang Anai, Nan Sabaris, VII Koto Sungai Sarik, Sungai Limau, Ulakan Tapakih, hingga Batang Gasan.

Adapun wilayah lain yang masuk dalam peringatan dini meliputi Kabupaten Agam, dengan daerah terdampak antara lain Tanjung Raya, Palembayan, Ampek Nagari, dan Malalak. Cuaca ekstrem juga diprakirakan terjadi di Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, serta Kabupaten Kepulauan Mentawai, termasuk wilayah Siberut Selatan dan Siberut Utara.

Untuk kawasan perkotaan, BMKG memprediksi Kota Padang berpotensi mengalami hujan lebat di Kecamatan Lubuk Kilangan, Pauh, Kuranji, dan Koto Tangah. Selain itu, Kota Solok dan Kota Pariaman juga masuk dalam wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.

BMKG menambahkan, kondisi cuaca tersebut berpeluang meluas ke sejumlah wilayah lain di Sumbar, mencakup beberapa kecamatan tambahan di Kabupaten Solok, Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam, Pasaman, Pasaman Barat, serta Kabupaten Solok Selatan. Wilayah perkotaan seperti Kota Padang Panjang dan Kota Bukittinggi juga diperkirakan terdampak.

“Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 17.00 WIB,” demikian keterangan resmi dari Prakirawan BMKG Sumbar, dikutip dari laman resmi BMKG.

Seiring dengan potensi hujan lebat dan angin kencang tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap risiko banjir, genangan air, tanah longsor, serta pohon tumbang, khususnya di wilayah yang selama ini dikenal rawan bencana.

Masyarakat juga disarankan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan selama cuaca ekstrem berlangsung serta terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG. (pooke)

Baca Juga

Cuaca Sumbar Minggu 2 Agustus 2026: Hujan Ringan, Lebat hingga Petir Berpotensi Terjadi
Cuaca Sumbar Minggu 2 Agustus 2026: Hujan Ringan, Lebat hingga Petir Berpotensi Terjadi
El Nino Diprediksi Bertahan hingga Awal 2027, BMKG Siaga Hadapi Ancaman Kekeringan
El Nino Diprediksi Bertahan hingga Awal 2027, BMKG Siaga Hadapi Ancaman Kekeringan
BMKG Ungkap Dampak El Nino 2026, Risiko Karhutla Meluas hingga Sumatera dan Kalimantan
BMKG Ungkap Dampak El Nino 2026, Risiko Karhutla Meluas hingga Sumatera dan Kalimantan
Sebaran Sirine Tsunami di Sumbar Diperbarui, Ini Jumlah Aktif dan Tidak Aktif
Sebaran Sirine Tsunami di Sumbar Diperbarui, Ini Jumlah Aktif dan Tidak Aktif
Talenta Muda Payakumbuh Rafi Rasyiq Gabung Tim Senior Persib Bandung, Kontrak 3 Tahun
Talenta Muda Payakumbuh Rafi Rasyiq Gabung Tim Senior Persib Bandung, Kontrak 3 Tahun
Kisah Jurnalis Sumbar Menyemai Ketahanan Pangan, Sulap Pekarangan Rumah Jadi Kebun Cabai Produktif
Kisah Jurnalis Sumbar Menyemai Ketahanan Pangan, Sulap Pekarangan Rumah Jadi Kebun Cabai Produktif