Sumbardaily.com, Padang – Mayoritas wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) diprediksi berada dalam kondisi basah sepanjang Senin (24/11/2025). Prakiraan cuaca terbaru yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan dominasi hujan sejak pagi hingga malam, dengan variasi intensitas dari hujan ringan hingga hujan sedang serta potensi hujan petir di sejumlah kawasan. Kondisi ini turut diperkuat tingkat kelembapan udara yang berada pada kisaran tinggi, antara 80–99 persen.
Rilis harian BMKG mencatat bahwa suhu udara di Sumbar bergerak pada rentang 18–28 derajat celsius. Kombinasi suhu sejuk dan kelembapan yang tinggi memperlihatkan atmosfer yang sarat massa udara basah, sehingga memicu peningkatan peluang terbentuknya awan hujan di banyak wilayah.
Sebaran Daerah dengan Hujan Ringan
Sejumlah kabupaten dan kota diprakirakan berada di bawah cuaca hujan ringan. Wilayah seperti Pesisir Selatan akan berada pada suhu 22–24 derajat celsius dengan kelembapan 92–98 persen. Solok diperkirakan bersuhu 19–22 derajat celsius, sementara Tanah Datar berada di angka 21–23 derajat celsius dengan kelembapan mencapai 96 persen.
Di kawasan utara, Kabupaten Lima Puluh Kota diprediksi berada pada suhu 20–23 derajat celsius, dengan kelembapan mencapai 95–98 persen. Adapun Pasaman akan mengalami suhu 20–22 derajat celsius dengan kelembapan mendekati 98 persen. Kondisi cuaca serupa juga terjadi di Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Bukittinggi, dan Kota Payakumbuh yang mencatat kelembapan hingga 99 persen di titik tertentu, menandakan tingginya potensi hujan.
Daerah yang Berpotensi Diguyur Hujan Sedang
BMKG juga mencatat beberapa wilayah berada pada kategori hujan sedang. Padang Pariaman menjadi salah satu daerah yang berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebih kuat, dengan kisaran suhu 22–24 derajat celsius dan kelembapan hingga 98 persen.
Pasaman Barat juga berada pada kondisi serupa dengan suhu 22–24 derajat celsius serta kelembapan mendekati 99 persen. Wilayah Agam diprakirakan bersuhu 20–21 derajat celsius dan kelembapan tinggi, sementara Kota Pariaman berada di rentang 24–25 derajat celsius dengan kelembapan mencapai 95 persen.
Potensi Hujan Petir di Dua Kota
Kota Padang dan Kota Padang Panjang menjadi dua wilayah yang masuk kategori perlu diwaspadai. BMKG memperkirakan keduanya berpotensi mengalami hujan petir. Kota Padang mencatat suhu 21–22 derajat celsius dengan kelembapan mencapai 98 persen, sedangkan Kota Padang Panjang berada pada suhu 19–20 derajat celsius dan kelembapan hingga 99 persen. Potensi aktivitas konvektif yang kuat di atmosfer menandakan peluang petir cukup tinggi.
Udara Kabur di Dua Kabupaten
Selain hujan, dua wilayah tercatat berada dalam kondisi berbeda, yakni kabut atau udara kabur. Sijunjung diprediksi bersuhu 22–26 derajat celsius dengan kelembapan 81–97 persen, sedangkan Dharmasraya berada pada suhu 24–28 derajat celsius dengan kelembapan hingga 99 persen. Kondisi atmosfer semacam ini biasanya muncul akibat partikel halus tersuspensi di udara.
Mentawai Lebih Stabil dan Kering
Berbeda dari wilayah daratan, Kepulauan Mentawai diperkirakan mengalami kondisi lebih stabil dengan hujan ringan dan kelembapan lebih rendah. Suhu di kawasan pesisir barat Sumbar ini berada pada kisaran 26–27 derajat celsius dengan kelembapan 80–86 persen, relatif kering dibandingkan kawasan lainnya.
Imbauan BMKG
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan petir dan hujan sedang. Kewaspadaan diperlukan bagi pengendara yang melintasi jalan licin serta warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Informasi terbaru mengenai perkembangan cuaca dapat diakses melalui aplikasi InfoBMKG atau kanal resmi lembaga tersebut. (pooke)
















