Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC bersiap menghadapi tantangan berat saat menjamu Bali United pada pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (26/9/2025). Laga ini menjadi ujian penting bagi Kabau Sirah yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi, sementara catatan pertemuan kedua tim menunjukkan dominasi mutlak Serdadu Tridatu.
Sejak pertama kali bentrok pada 2016, Semen Padang dan Bali United sudah bertemu sembilan kali. Dari total pertemuan itu, Kabau Sirah hanya sekali mencatat kemenangan. Sebaliknya, Bali United berhasil meraih delapan kemenangan tanpa sekalipun bermain imbang. Ketajaman lini depan Serdadu Tridatu juga terlihat jelas, dengan 22 gol tercipta ke gawang Semen Padang, sementara tim tuan rumah hanya mampu membalas delapan gol.
Di Stadion Haji Agus Salim, statistik juga belum berpihak kepada tuan rumah. Dari lima kali pertemuan di Padang, Semen Padang hanya sekali memetik kemenangan. Empat laga lainnya justru dikuasai Bali United yang pulang membawa poin penuh. Dominasi ini berlanjut di ajang Liga 1, di mana enam pertemuan terakhir antara kedua klub selalu dimenangkan Bali United.
Pertemuan terakhir pada 20 Januari 2025 menjadi pukulan telak bagi Kabau Sirah. Saat itu, Semen Padang menyerah 1-5 dari Bali United. Kekalahan besar tersebut menambah beban psikologis jelang laga pekan ketujuh, terutama ketika mereka sedang berusaha bangkit dari tren negatif di awal musim.
Dari sisi performa terkini, Semen Padang belum konsisten. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka hanya meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kali kalah. Kekalahan terbaru terjadi saat menghadapi Persebaya Surabaya dengan skor tipis 0-1 pada Jumat (19/9/2025). Produktivitas yang rendah serta lemahnya penyelesaian akhir membuat Kabau Sirah masih sulit keluar dari tekanan.
Sementara itu, Bali United juga belum sepenuhnya tampil meyakinkan musim ini. Tim asuhan Johnny Jansen hanya mengoleksi satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan dari lima laga terakhir. Meski begitu, secara kualitas tim dan kedalaman skuad, Serdadu Tridatu tetap lebih diunggulkan untuk mencuri poin di Padang.
Melihat rekor head to head yang timpang serta kondisi terkini, banyak yang menilai Bali United masih memiliki peluang besar untuk memperpanjang catatan kemenangan atas Semen Padang. Namun, faktor kandang bisa menjadi modal penting bagi Kabau Sirah untuk mencoba mencuri momentum dan meraih hasil positif.
Pertandingan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Semen Padang FC untuk membuktikan bahwa mereka masih layak bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Dukungan penuh suporter di Stadion Haji Agus Salim diharapkan mampu mengangkat moral tim agar bisa keluar dari keterpurukan dan menantang dominasi Serdadu Tridatu.
Apakah Kabau Sirah mampu mematahkan kutukan panjang saat bersua Bali United, atau justru kembali terpuruk di papan bawah klasemen sementara BRI Super League 2025/2026? Jawabannya akan ditentukan di lapangan hijau akhir pekan ini. (ik)
















