Guru SDN 17 Payakumbuh Raih Juara I Guru Inovatif HEBAT 2026 Tingkat Sumbar

Guru SDN 17 Payakumbuh Raih Juara I Guru Inovatif HEBAT 2026 Tingkat Sumbar

Guru SD Negeri 17 Payakumbuh, Bayu Wandira, berhasil meraih Juara I kategori Guru Inovatif dalam ajang HEBAT (Harmoni Edukasi Berbasis Aksi dan Talenta) 2026 yang diselenggarakan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sumatera Barat di Padang. (Foto: Pemko Payakumbuh)

Sumbardaily.com - Dunia pendidikan Kota Payakumbuh kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Guru SD Negeri 17 Payakumbuh, Bayu Wandira, berhasil meraih Juara I kategori Guru Inovatif dalam ajang HEBAT (Harmoni Edukasi Berbasis Aksi dan Talenta) 2026 yang diselenggarakan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sumatera Barat di Padang.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas sumber daya pendidik di Kota Payakumbuh terus berkembang. Melalui inovasi pembelajaran yang kreatif dan adaptif, tenaga pendidik daerah mampu menunjukkan daya saing serta kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di tingkat provinsi.

Bayu Wandira meraih penghargaan tersebut berkat inovasi pembelajaran yang berfokus pada peningkatan partisipasi siswa dalam proses belajar mengajar. Pendekatan yang diterapkannya dinilai mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif dan memberikan dampak positif bagi peserta didik.

Ajang HEBAT 2026 digelar di Hotel Truntum Padang pada Selasa, 25 Mei 2026, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti peserta dari jenjang SD dan SMP se-Sumatera Barat.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Bayu Wandira. Menurutnya, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi guru yang bersangkutan, tetapi juga bagi Pemerintah Kota Payakumbuh dan seluruh insan pendidikan di daerah itu.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa guru-guru Kota Payakumbuh memiliki kualitas, kreativitas, dan dedikasi tinggi dalam membangun pendidikan yang maju dan berdaya saing. Pemerintah Kota Payakumbuh tentu memberikan apresiasi atas capaian ini,” kata Zulmaeta, Jumat (29/05/2026).

Ia menegaskan bahwa peran guru sangat strategis dalam membentuk generasi masa depan. Karena itu, peningkatan kompetensi dan penguatan inovasi di lingkungan pendidikan harus terus didorong secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira melalui Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan, Ideswal, menyebut prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Kota Payakumbuh. Menurutnya, keberhasilan Bayu Wandira mencerminkan kualitas tenaga pendidik daerah yang terus berkembang mengikuti kebutuhan pendidikan modern.

“Prestasi ini menjadi motivasi bagi guru-guru lain untuk terus berkarya, meningkatkan kreativitas, dan menghadirkan pembelajaran yang inovatif di sekolah,” ujarnya.

Dalam proses mengikuti kompetisi tersebut, Bayu Wandira juga mendapatkan pendampingan langsung dari Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh melalui Bidang PTK. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme tenaga pendidik.

Ideswal menambahkan, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan terus membuka ruang pengembangan kompetensi guru melalui berbagai program pelatihan, pembinaan, dan dukungan terhadap inovasi pendidikan yang lahir dari sekolah-sekolah.

Menurutnya, momentum Hari Pendidikan Nasional harus dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Sinergi tersebut diperlukan guna melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan daya saing yang tinggi.

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional harus menjadi momentum memperkuat kolaborasi seluruh insan pendidikan dalam menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Prestasi yang diraih Bayu Wandira semakin menegaskan bahwa inovasi pendidikan yang lahir dari ruang-ruang kelas di Kota Payakumbuh mampu mendapat pengakuan di tingkat provinsi. Capaian ini sekaligus menjadi inspirasi bagi para guru untuk terus menghadirkan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan dunia pendidikan saat ini. (*)

Baca Juga

340 Anak RA Meriahkan Pawai Ta’aruf AKSIORA di Kota Payakumbuh
340 Anak RA Meriahkan Pawai Ta’aruf AKSIORA di Kota Payakumbuh
Di Tengah Gempuran Media Sosial, Anak-Anak di Payakumbuh Justru Khatam Al-Qur'an
Di Tengah Gempuran Media Sosial, Anak-Anak di Payakumbuh Justru Khatam Al-Qur'an
Ratusan Balita Adu Cepat Pushbike Competition Nasional di Payakumbuh
Ratusan Balita Adu Cepat Pushbike Competition Nasional di Payakumbuh
Satu Pekan Beroperasi, Pasar Penampungan Payakumbuh Mulai Bangkitkan Ekonomi Pedagang
Satu Pekan Beroperasi, Pasar Penampungan Payakumbuh Mulai Bangkitkan Ekonomi Pedagang
Terima Aspirasi Guru, Ketua DPRD Sumbar Paparkan Rencana SMK Expo
Terima Aspirasi Guru, Ketua DPRD Sumbar Paparkan Rencana SMK Expo
Peringatan 100 Tahun Jam Gadang Diharapkan Perkuat Citra Budaya dan Pariwisata Sumbar
Peringatan 100 Tahun Jam Gadang Diharapkan Perkuat Citra Budaya dan Pariwisata Sumbar