Flyover Padang Lua Segera Dibangun, Pemkab Agam Pastikan Pasar Tidak Direlokasi

Flyover Padang Lua Segera Dibangun, Pemkab Agam Pastikan Pasar Tidak Direlokasi

Jalan Raya Bukittinggi–Padang Panjang di sekitar Padang Lua, Kabupaten Agam. (Foto: Tangkap Layar Video YouTube Drone Malala)

Sumbardaily.com – Rencana pembangunan Flyover Padang Lua mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam. Meski mendukung penuh proyek yang digadang-gadang menjadi solusi mengatasi kemacetan tersebut, pemerintah daerah menegaskan bahwa keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Pasar Padang Lua harus tetap menjadi perhatian utama.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi terkait pembangunan Flyover Padang Lua yang berlangsung di Aula Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (5/6/2026). Dalam pertemuan itu, berbagai pihak membahas langkah-langkah lanjutan agar proyek dapat berjalan tanpa mengorbankan kepentingan masyarakat setempat.

Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi pembahasan sehingga rencana pembangunan Flyover Padang Lua dapat segera direalisasikan.

Menurut Benni, Pemkab Agam pada dasarnya mendukung pembangunan infrastruktur tersebut karena dinilai mampu menjadi salah satu solusi untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Padang Lua. Namun, pembangunan harus dilakukan dengan tetap mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat, terutama para pelaku usaha yang beraktivitas di Pasar Padang Lua.

Ia menegaskan bahwa proyek flyover tidak boleh mengganggu keberadaan pasar yang selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, proses pembangunan juga harus didukung dengan pendataan yang akurat terhadap bangunan yang berpotensi terdampak.

“Pemkab Agam mendukung pembangunan flyover sepanjang tidak mengganggu dan merelokasi Pasar Padang Lua. Selain itu, perlu dilakukan pendataan dan verifikasi terhadap bangunan yang terdampak oleh BPJN, PT KAI, dan Pemkab Agam,” tegas Benni Warlis.

Pernyataan tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Agam untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap kepentingan masyarakat. Pasar Padang Lua dinilai memiliki peran penting sebagai pusat perdagangan yang menopang perekonomian warga setempat.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengungkapkan bahwa rapat koordinasi telah menghasilkan kesepakatan penting antara Pemkab Agam, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP), dan BPJN Sumbar. Kesepakatan tersebut memastikan pembangunan Flyover Padang Lua tetap dilaksanakan tanpa menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Andre menjelaskan bahwa proyek flyover tidak akan mengubah lokasi Pasar Padang Lua. Penyesuaian hanya dilakukan pada posisi tertentu sehingga aktivitas perdagangan tetap dapat berlangsung di dalam kawasan pasar yang ada saat ini.

“Pembangunan flyover tidak mengubah lokasi pasar, hanya melakukan penyesuaian posisi sehingga aktivitas perdagangan tetap berlangsung dalam kawasan Pasar Padang Lua. Pembebasan lahan akan dilakukan pada titik turunan flyover,” ujar Andre.

Penjelasan tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian kepada para pedagang maupun masyarakat yang selama ini menaruh perhatian terhadap dampak pembangunan flyover terhadap keberadaan pasar.

Sebagai tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi, Pemkab Agam bersama BPJN Sumbar dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Padang akan segera melakukan pendataan serta verifikasi terhadap bangunan yang terdampak pembangunan Flyover Padang Lua.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, pendataan juga menjadi dasar dalam menentukan langkah-langkah yang diperlukan selama proses pembangunan berlangsung.

Pemerintah berharap tahapan verifikasi dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai bangunan yang terdampak sehingga pelaksanaan proyek dapat dilakukan secara terukur dan memperhatikan kepentingan masyarakat serta pelaku usaha di kawasan Pasar Padang Lua.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak dan kesepakatan yang telah dicapai, pembangunan Flyover Padang Lua diharapkan dapat segera direalisasikan sebagai solusi mengatasi kemacetan, sekaligus tetap menjaga keberlangsungan aktivitas perdagangan yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat di kawasan tersebut. (*)

Tag:

Baca Juga

Disorot Publik, Ini Penjelasan Pemprov Sumbar Soal Urgensi Rehabilitasi dan Pemeliharaan Aset Daerah
Disorot Publik, Ini Penjelasan Pemprov Sumbar Soal Urgensi Rehabilitasi dan Pemeliharaan Aset Daerah
Petugas Polres Agam mengamankan seorang pria terduga pelaku penjambretan HP pelajar beserta barang bukti sepeda motor dan telepon genggam hasil kejahatan.
Aksi Jambret di Lubuk Basung Berakhir Apes, Pelaku Ditangkap Warga dan Polisi
Kereta api KAI Divre II Sumbar melayani penumpang di Sumatera Barat sebagai bagian dari program transportasi massal rendah emisi dan dekarbonisasi sektor transportasi.
Hampir 3 Juta Penumpang Beralih ke Kereta, KAI Divre II Sumbar Klaim Tekan 10 Ribu Ton Emisi Karbon
Tol Sicincin–Bukittinggi Diharapkan Jadi Tonggak Transformasi Ekonomi Sumbar
Tol Sicincin–Bukittinggi Diharapkan Jadi Tonggak Transformasi Ekonomi Sumbar
Dharmasraya Champions League 2026 Segera Dimulai, Pemkab Minta Wasit Netral dan Profesional
Dharmasraya Champions League 2026 Segera Dimulai, Pemkab Minta Wasit Netral dan Profesional
Update Harga Emas Antam Jumat 5 Juni 2026 Anjlok, Pecahan 100 Gram Turun hingga Rp416 Ribu
Update Harga Emas Antam Jumat 5 Juni 2026 Anjlok, Pecahan 100 Gram Turun hingga Rp416 Ribu