Isu Pocong Begal Viral di Pesisir Selatan, Aparat dan Warga Bergerak Jaga Kamtibmas

Isu Pocong Begal Viral di Pesisir Selatan, Aparat dan Warga Bergerak Jaga Kamtibmas

Keresahan masyarakat akibat beredarnya video dan informasi viral mengenai dugaan teror "Pocong Begal" di Kecamatan Batang Kapas mendapat respons cepat dari tim gabungan yang terdiri dari pemerintah nagari, TNI, Polri, serta unsur masyarakat. (Foto: Polres Pessel)

Sumbardaily.com - Keresahan masyarakat akibat beredarnya video dan informasi viral mengenai dugaan teror "Pocong Begal" di Kecamatan Batang Kapas mendapat respons cepat dari tim gabungan yang terdiri dari pemerintah nagari, TNI, Polri, serta unsur masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui patroli skala besar yang menyasar seluruh kawasan permukiman di Kenagarian Koto Nan Duo pada Jumat (29/5/2026) malam.

Patroli dimulai sekitar pukul 22.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Wali Nagari Koto Nan Duo Mahardicka, S.H., NL.P. Kegiatan itu turut melibatkan Bhabinkamtibmas Bripka Bayu Satria, S.H., Kanit Intelkam Polsek Batang Kapas Aipda Jolly Stiven, personel Babinsa Koramil 05 Batang Kapas, serta tokoh masyarakat setempat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap beredarnya video dan pemberitaan di media sosial yang mengaitkan kemunculan "Pocong Begal" dengan gangguan keamanan di wilayah tersebut.

Aparat menegaskan bahwa informasi yang beredar merupakan berita bohong atau hoaks yang diduga dibuat oleh pihak tidak bertanggung jawab dengan tujuan menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Selama patroli berlangsung, tim gabungan menyusuri sejumlah kampung dan kawasan permukiman sambil melakukan dialog langsung dengan warga. Dalam kesempatan itu, masyarakat diberikan edukasi mengenai pentingnya literasi digital agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Petugas juga mengingatkan warga untuk menerapkan prinsip "saring sebelum sharing" dalam menggunakan media sosial. Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan melalui layanan darurat call center 110.

Dalam kegiatan tersebut, para tokoh masyarakat bersama kalangan pemuda turut menunjukkan dukungan terhadap upaya menjaga keamanan lingkungan. Mereka berinisiatif mengaktifkan kembali pos ronda malam di setiap kampung sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban secara mandiri.

Patroli gabungan berlangsung secara maraton hingga Sabtu (30/5/2026) dini hari. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 03.10 WIB dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif dengan kondisi cuaca cerah.

Kolaborasi antara pemerintah nagari, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai berhasil meredakan kecemasan warga yang sebelumnya muncul akibat maraknya informasi menyesatkan di media sosial.

Kehadiran petugas di tengah masyarakat sekaligus menjadi langkah nyata untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga serta mencegah munculnya tindakan yang dapat merugikan masyarakat akibat termakan informasi yang tidak benar.

Sebagaimana dikutip dari unggahan Instagram Polres Pesisir Selatan pada Sabtu (30/5/2026), aparat mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya, serta terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan bersama-sama. (*)

Baca Juga

Anggaran Rp7,4 Miliar, Jembatan Gantung Koto Rawang Pesisir Selatan Dibangun dengan Desain Lebih Tinggi
Anggaran Rp7,4 Miliar, Jembatan Gantung Koto Rawang Pesisir Selatan Dibangun dengan Desain Lebih Tinggi
Heboh Isu Pocong Begal di Pesisir Selatan, Polsek Bayang Pastikan Informasi Tersebut Hoaks
Heboh Isu Pocong Begal di Pesisir Selatan, Polsek Bayang Pastikan Informasi Tersebut Hoaks
Ribuan Hewan Kurban Dipotong di Pesisir Selatan, Lengayang Tertinggi Tahun Ini
Ribuan Hewan Kurban Dipotong di Pesisir Selatan, Lengayang Tertinggi Tahun Ini
Sapi Kurban Presiden Prabowo di Pesisir Selatan Capai Satu Ton, Warga Bayang Antusias
Sapi Kurban Presiden Prabowo di Pesisir Selatan Capai Satu Ton, Warga Bayang Antusias
Pesisir Selatan Dapat Bantuan Alkes Modern dan Dana Infrastruktur Kesehatan Rp41,5 Miliar
Pesisir Selatan Dapat Bantuan Alkes Modern dan Dana Infrastruktur Kesehatan Rp41,5 Miliar
Rumah Cetak Pitih Lengayang di Pesisir Selatan Terancam Rusak, Pemugaran Mulai Dikaji
Rumah Cetak Pitih Lengayang di Pesisir Selatan Terancam Rusak, Pemugaran Mulai Dikaji