Festival Teater Sumbar 2024: Eksplorasi Seni Pertunjukan dalam Ruang Bebas

Festival Teater Sumbar 2024: Eksplorasi Seni Pertunjukan dalam Ruang Bebas

Pertunjukan Festival Teater Sumbar (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang – Dinas Kebudayaan Sumatera Barat (Sumbar) melalui UPTD Taman Budaya kembali menggelar Festival Teater Sumbar 2024.

Gelaran seni yang berlangsung pada 1-9 November 2024 ini mengangkat tema "Merespons Ruang Bebas" dan menampilkan 12 komunitas teater terkemuka dari berbagai daerah.

Festival yang memasuki tahun kedelapan ini merupakan kelanjutan dari workshop teater yang diselenggarakan pada 22-24 April 2024.

Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Taman Budaya Sumbar menjelaskan bahwa tema "Merespons Ruang Bebas" dipilih untuk menegaskan fleksibilitas seni teater yang tidak terbatas pada panggung konvensional.

"Esensi teater terletak pada nilai-nilai yang direspons dan ditawarkan kepada publik, bukan pada tempat pertunjukannya. Teater dapat tampil di berbagai ruang, tidak harus di panggung megah," jelasnya.

Vandrowis Darwis, yang mewakili Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, menyampaikan harapannya agar festival ini menjadi batu loncatan bagi komunitas teater lokal untuk tampil di kancah yang lebih luas.

"Kami optimistis seniman teater Sumbar mampu menembus panggung internasional jika terus mengasah kemampuan," ujarnya.

12 komunitas yang berpartisipasi dalam festival ini adalah: Teater Payung Sumatera, Komunitas Seni Budaya Ranah Sijunjung, UKS Universitas Baiturrahmah, Komunitas Seni Gaung Ganto, Teater Salapan Padang, Teater Oase UK-Kes UNP.

Lalu Teater Bunga Padi, Teater Langkah, Teater Ruang Bekas, Rumah Teduh UKS Unand, Teater Balai, Teater ASA.

Pembukaan festival yang digelar pada Jumat (1/11/2024) dimeriahkan oleh dua pertunjukan pembuka. Teater Oase UK-Kes UNP membawakan naskah "Marapi (Malang Sakijok Mato)", sementara UKS Universitas Baiturrahmah mempersembahkan pertunjukan bertajuk "Krisis".

Festival Teater Sumbar 2024 tidak hanya menjadi ajang unjuk karya, tetapi juga membuktikan bahwa seni teater dapat beradaptasi dengan berbagai ruang pertunjukan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat muncul inovasi-inovasi baru dalam penyajian teater kontemporer yang tetap mengakar pada nilai-nilai budaya lokal.

Baca Juga

19 Warisan Budaya Sumbar Ditetapkan jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
19 Warisan Budaya Sumbar Ditetapkan jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia
Hutama Karya Group Bantu Buka Kembali Akses Padang–Bukittinggi via Lembah Anai
Hutama Karya Group Bantu Buka Kembali Akses Padang–Bukittinggi via Lembah Anai
Pemprov Sumbar Catat Kerugian Bencana Tembus Rp1,76 Triliun
Pemprov Sumbar Catat Kerugian Bencana Tembus Rp1,76 Triliun
Mahyeldi Sebut Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Ujian dan Peringatan Allah
Mahyeldi Sebut Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Ujian dan Peringatan Allah
Mahasiswa Pengisap Lem Jadi Tersangka Pembakaran Pasar Payakumbuh, Ini Kronologinya
Mahasiswa Pengisap Lem Jadi Tersangka Pembakaran Pasar Payakumbuh, Ini Kronologinya
Padang Panjang Percepat Pemulihan Pascabencana, Masuki Masa Transisi Tanggap Darurat
Padang Panjang Percepat Pemulihan Pascabencana, Masuki Masa Transisi Tanggap Darurat