Braditi Moulevey Resmi jadi Warga Muhammadiyah, Perkuat Jejaring Dakwah dan Ekonomi

Braditi Moulevey Resmi jadi Warga Muhammadiyah, Perkuat Jejaring Dakwah dan Ekonomi

Perantau Minang yang juga Sekjen DPP IKM, Braditi Moulevey Rajo Mudo menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) Muhammadiyah dan resmi bergabung dengan organisasi tersebut, Jumat (15/8/2025) siang. (Dok. Tim BM)

Sumbardaily.com, Padang - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM), Braditi Moulevey Rajo Mudo, resmi menjadi warga Muhammadiyah.

Penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat (Sumbar), Bakhtiar, di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jumat (15/8/2025).

Bagi Moulevey, langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kedekatan personal dengan organisasi Islam yang telah menjadi bagian dari perjalanan keluarganya.

"Bagi saya, ini seperti pulang ke rumah sendiri. Muhammadiyah bukan hal yang asing bagi saya," ujarnya.

Ketua PWM Muhammadiyah Sumbar, Bakhtiar, mengapresiasi kehadiran Braditi Moulevey di tengah Muhammadiyah.

Sebagai perantau Minang yang memegang peran strategis di DPP IKM, ia dinilai mampu menjadi jembatan sinergi antara organisasi perantau Minang dan Muhammadiyah.

"Latar belakang Muhammadiyah sangat diterima di Sumbar, meskipun didirikan di Yogyakarta. Saya berharap IKM mampu melahirkan tokoh-tokoh baru yang dapat berkontribusi bagi bangsa, seperti masa lalu ketika Sumbar banyak memiliki tokoh nasional," kata Bakhtiar.

Ia menambahkan, kehadiran figur seperti Moulevey di Muhammadiyah dapat menjadi teladan bagi generasi muda Minangkabau untuk menggabungkan semangat keagamaan, intelektualitas, dan pengabdian sosial.

"Saya berharap suatu saat akan lahir penerus tokoh nasional dari Sumbar. Siapa tahu salah satunya adalah Pak Levi," ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata Muhammadiyah, Gun Sugianto, menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya.

"Kami berterima kasih atas kesediaan Pak Braditi Moulevey menjadi warga Muhammadiyah. Ini adalah kebanggaan sekaligus penguatan jejaring dalam membangun perekonomian, pendidikan, dan dakwah di Sumatera Barat," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Muhammadiyah berdiri pada 18 November 1912 di Yogyakarta atas prakarsa KH Ahmad Dahlan.

Organisasi ini bertujuan memurnikan ajaran Islam sesuai Al-Qur’an dan Sunnah serta mengembangkan amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial.

Seiring perjalanan waktu, Muhammadiyah menjadi salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia, dengan jutaan anggota dan ribuan amal usaha yang tersebar di seluruh provinsi.

Di Sumbar, Muhammadiyah telah mendirikan berbagai sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, dan pusat dakwah yang berperan besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Peran Muhammadiyah di Sumbar tak lepas dari semangat pembaruan dan keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan yang sejalan dengan karakter masyarakat Minangkabau.

Kiprahnya telah melahirkan tokoh-tokoh nasional dari ranah Minang, baik di bidang politik, pendidikan, maupun gerakan sosial.

Dengan bergabungnya Braditi Moulevey, diharapkan sinergi antara IKM dan Muhammadiyah semakin erat, terutama dalam mendorong kemajuan umat dan daerah melalui pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan sosial. (red)

Baca Juga

Semen Padang FC Hadapi PSGC Ciamis, Keluarga Besar IKM Tasikmalaya Siap Beri Dukungan Langsung
Semen Padang FC Hadapi PSGC Ciamis, Keluarga Besar IKM Tasikmalaya Siap Beri Dukungan Langsung
Performa Mulai Membaik, Semen Padang FC Masih Pertimbangkan Ganti Pemain Asing
Performa Mulai Membaik, Semen Padang FC Masih Pertimbangkan Ganti Pemain Asing
Manajer Semen Padang FC Braditi Moulevey bersama sejumlah tokoh sepak bola membahas perkembangan tim dan persiapan menghadapi PSGC Ciamis.
Jelang Lawan PSGC Ciamis, Semen Padang FC Bahas Evaluasi Tim Bersama Para Tokoh Sepak Bola Nasional
Braditi Moulevey Tegaskan Target Semen Padang FC saat Hadapi PSIS, tak Ada Alasan Ulangi Kesalahan
Braditi Moulevey Tegaskan Target Semen Padang FC saat Hadapi PSIS, tak Ada Alasan Ulangi Kesalahan
Duduk Perkara Semen Padang FC Kehilangan Satu Poin di Awal Musim
Duduk Perkara Semen Padang FC Kehilangan Satu Poin di Awal Musim
Semen Padang FC tak Mau Anggap Remeh Persiraja, Braditi Moulevey: Harus Semangat dan Bermain Spartan
Semen Padang FC tak Mau Anggap Remeh Persiraja, Braditi Moulevey: Harus Semangat dan Bermain Spartan