BPBD Padang Dirikan Tenda dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

BPBD Padang Dirikan Tenda dan Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

BPBD Kota Padang mendirikan tenda darurat dan menyalurkan bantuan untuk korban terdampak kebakaran pada Kamis (9/10/2025). (Dok. Pusdalops PB)

Sumbardaily.com, Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bersama sejumlah unsur pemerintah kota bergerak cepat menangani dampak dua kejadian kebakaran di Padang, Kamis (9/10/2025).

Salah satu kebakaran besar terjadi di RT 03 RW 05 Pemancungan, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, yang menghanguskan 19 rumah, dengan total 28 KK atau 140 jiwa terdampak. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar.

“Tim langsung turun ke lokasi untuk mendirikan tenda dan menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Respons cepat ini sangat penting untuk memastikan warga mendapatkan perlindungan sementara,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton.

Upaya tanggap darurat dilakukan secara terpadu oleh BPBD Kota Padang bersama kecamatan, kelurahan, TNI, Polri, Satpol PP, KSB Padang Selatan, Dubalang, serta masyarakat sekitar.

Tenda-tenda darurat telah terpasang di lokasi kebakaran dan bantuan logistik telah diserahkan ke pihak kecamatan untuk didistribusikan kepada warga. Petugas juga terus melakukan pendataan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan bantuan.

“Koordinasi lintas sektor ini mempercepat penanganan awal di lapangan. Kami memastikan semua kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi,” katanya.

Selain di Pemancungan, kebakaran lain juga terjadi di kawasan berbeda Kota Padang pada hari yang sama. Total 20 rumah ludes terbakar dari dua kejadian tersebut, dengan 143 jiwa terdampak dan 1 orang mengalami cedera.

BPBD Kota Padang memastikan akan terus melakukan pemulihan lanjutan, termasuk penyediaan logistik tambahan, penampungan sementara, serta dukungan rekonstruksi hunian warga.

“Setelah penanganan darurat, fokus kami adalah proses pemulihan jangka menengah agar masyarakat bisa kembali bangkit,” imbuh Hendri. (adl)

Baca Juga

Early Warning System Padang Dicek Rutin Tiap Bulan, 32 EWS Dipastikan Aktif
Early Warning System Padang Dicek Rutin Tiap Bulan, 32 EWS Dipastikan Aktif
Cuaca Ekstrem di Padang Tumbangkan Pohon Nangka 15 Meter, Akses Jalan Sempat Lumpuh
Cuaca Ekstrem di Padang Tumbangkan Pohon Nangka 15 Meter, Akses Jalan Sempat Lumpuh
Liburan ke Pantai Saat Lebaran, Ini Aturan Penting yang Wajib Dipatuhi
Liburan ke Pantai Saat Lebaran, Ini Aturan Penting yang Wajib Dipatuhi
Pegawai Lapas dan KSB Padang Ikuti Simulasi Gempa, Ini Titik Akhir Evakuasinya
Pegawai Lapas dan KSB Padang Ikuti Simulasi Gempa, Ini Titik Akhir Evakuasinya
Cuaca Ekstrem di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Ibu Hamil dan Buka Akses Jalan Akibat Pohon Tumbang
Cuaca Ekstrem di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Ibu Hamil dan Buka Akses Jalan Akibat Pohon Tumbang
Pohon Tumbang di Pusat Kota Padang, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu
Pohon Tumbang di Pusat Kota Padang, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu