Cuaca Ekstrem di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Ibu Hamil dan Buka Akses Jalan Akibat Pohon Tumbang

Cuaca Ekstrem di Padang, Tim SAR Gabungan Evakuasi Ibu Hamil dan Buka Akses Jalan Akibat Pohon Tumbang

Evakuasi seorang ibu hamil tua akibat rumahnya di kawasan Pegambiran Ampalu Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang pada Rabu (11/2/2026) malam usai hujan deras yang melanda. (Dok. Pusdalops PB)

Sumbardaily.com, Padang - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (11/2/2026) malam memicu serangkaian kejadian darurat.

Di tengah kondisi cuaca ekstrem tersebut, Tim SAR Gabungan melakukan evakuasi terhadap seorang ibu hamil yang terjebak banjir di kawasan Kecamatan Lubuk Begalung.

Aksi penyelamatan ini menjadi prioritas utama sebelum tim melanjutkan penanganan sejumlah pohon tumbang yang menghambat akses transportasi.

Peristiwa banjir terjadi sekitar pukul 21.30 WIB di Jalan Bhakti Abri, Kelurahan Pengambiran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.

Air yang menggenangi wilayah permukiman membuat sebagian warga kesulitan beraktivitas, termasuk seorang ibu hamil yang membutuhkan penanganan segera.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menegaskan bahwa keselamatan warga, khususnya kelompok rentan, menjadi fokus utama dalam setiap operasi penanggulangan bencana.

"Setelah proses evakuasi ibu hamil selesai dan situasi relatif terkendali, tim di lapangan melanjutkan penanganan dampak lain akibat cuaca ekstrem, berupa pohon tumbang di sejumlah titik kota," katanya, Kamis (12/1/2026).

Sekitar pukul 22.30 WIB, sebuah pohon jenis lansano dengan panjang sekitar 15 meter dan diameter kurang lebih 6 sentimeter tumbang di Jalan Prof Dr Hamka, tepatnya di depan Universitas Syedza Santika. Pohon tersebut menghambat akses jalan raya sekaligus rel kereta api.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hujan deras dan angin kencang disebut sebagai pemicu utama tumbangnya pohon. Anggota Rescue PB BPBD Kota Padang melakukan pembersihan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang serta unsur Polri," katanya.

Hingga pengerjaan berlangsung, akses jalan sudah dapat dilalui kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, meskipun proses penuntasan pembersihan masih dilakukan.

30 menit berselang, tepatnya pukul 23.00 WIB, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Imam Bonjol, depan Masjid Nurul Iman.

Pohon jenis dadok dengan panjang sekitar 8 meter dan diameter kurang lebih 40 sentimeter tumbang dan menimpa kabel, sekaligus menghambat akses jalan.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hingga laporan terakhir, pengerjaan masih berlangsung dan jalur tersebut sudah bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat," ujar Hendri.

BPBD Kota Padang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

"Warga juga diminta segera melaporkan kejadian darurat melalui Pusdalops PB BPBD Kota Padang di nomor (0751) 778775 atau WhatsApp 0858-9152-2181," tutur Hendri Zulviton. (adl)

Baca Juga

Pertamina Patra Niaga Sumbagut menyalurkan bantuan masker kepada masyarakat Kota Padang untuk menghadapi kabut asap.
Kabut Asap Kiriman Kepung Padang, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bagikan 2.850 Masker
Tim SAR mengevakuasi pemancing yang terjatuh ke laut di kawasan Bukit Lampu Padang.
Dua Pemancing Jatuh ke Laut di Bukit Lampu Padang, Dievakuasi ke Ditpolairud Polda Sumbar
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban kecelakaan mobil dan truk masuk jurang di Kelok S Sitinjau Lauik, Padang.
Tak Kuat Menanjak di Sitinjau Lauik, Mobil Pikap Hantam Truk dan Masuk Jurang
Tim SAR Mentawai melakukan operasi pertolongan terhadap KMP Gambolo yang mengalami gangguan propeler di Perairan Selat Mentawai.
KMP Gambolo Alami Gangguan Kemudi di Tengah Laut, Tim SAR Mentawai Turunkan Penyelam
Tujuh Wartawan Dilaporkan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sempat Kirim Lokasi Terkini
Tujuh Wartawan Dilaporkan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sempat Kirim Lokasi Terkini
Petugas BPBD Kota Padang membagikan masker gratis kepada pengendara di tengah kondisi kualitas udara yang sangat tidak sehat.
Pemko Padang Siapkan Masker Tambahan jika Kabut Asap Berlanjut, Imbau Warga Batasi Aktivitas Luar Ruangan