Liburan ke Pantai Saat Lebaran, Ini Aturan Penting yang Wajib Dipatuhi

Liburan ke Pantai Saat Lebaran, Ini Aturan Penting yang Wajib Dipatuhi

Pengunjung berenang di kawasan objek wisata Pantai Padang saat libur Lebaran, Sabtu (21/3/2026). (Foto: BPBD Padang)

Sumbardaily.com – Masyarakat yang berkunjung ke objek wisata pantai di Kota Padang selama libur Hari Raya Idul Fitri 2026 diingatkan untuk selalu memprioritaskan keselamatan saat beraktivitas.

Pengunjung diminta tidak berenang di area berbahaya, memastikan anak-anak tetap dalam pengawasan, serta mematuhi arahan petugas demi menghindari risiko kecelakaan di kawasan pesisir.

Pengamanan di sejumlah objek wisata pantai di Kota Padang telah dilakukan sejak Sabtu (21/3/2026). Kegiatan ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kota Padang, PMI, Basarnas, TNI, Polri, Srikandi, serta Kelompok Siaga Bencana (KSB).

Sejumlah lokasi yang menjadi fokus pengamanan meliputi Pantai Padang, Pantai Air Manis, serta beberapa objek wisata pantai lainnya yang menjadi tujuan favorit masyarakat selama libur Lebaran.

Di hari pertama Lebaran, jumlah pengunjung di kawasan pantai terpantau masih sepi. Aktivitas wisata belum menunjukkan peningkatan signifikan, meskipun petugas telah ditempatkan di berbagai titik strategis untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa seluruh unsur yang terlibat tetap menjalankan tugas pengamanan secara optimal. Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas meskipun kondisi di lapangan masih relatif lengang.

“Kami bersama tim gabungan tetap siaga penuh dalam pelaksanaan pengamanan di kawasan pantai, meskipun pada hari pertama Lebaran ini pengunjung masih relatif sepi,” ujar Hendri Zulviton.

Lebih lanjut, ia kembali menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga keselamatan selama berada di kawasan wisata pantai. Pengunjung diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang berisiko, terutama berenang di area yang telah ditandai berbahaya oleh petugas.

Selain itu, pengawasan terhadap anak-anak juga menjadi perhatian utama. Orang tua diminta untuk tidak lengah, mengingat potensi bahaya di kawasan pantai cukup tinggi, terutama saat kondisi cuaca dan gelombang laut tidak menentu.

Tidak hanya soal keselamatan, masyarakat juga diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan pantai serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dan kondisi laut.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung agar tetap berhati-hati, mengikuti arahan petugas, dan tidak melakukan aktivitas yang berisiko di kawasan pantai,” tambahnya.

Diperkirakan, jumlah kunjungan wisatawan akan mulai meningkat pada hari kedua Lebaran dan seterusnya. Hal ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata bersama keluarga.

Dengan kondisi tersebut, pengamanan di objek wisata pantai di Kota Padang akan terus diperkuat guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama menikmati libur Hari Raya Idul Fitri. (*)

Baca Juga

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Solok.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bantu Korban Galodo Solok, Sembako hingga Kebutuhan Ibu dan Anak Disalurkan
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban banjir bandang Arosuka Kabupaten Solok pada hari keempat dengan membagi area operasi sepanjang sekitar 14 kilometer ke dalam empat sektor.
Hari Keempat Pasca Banjir Bandang Solok, Tim SAR Gabungan Sisir Area Pencarian Sejauh 14 Kilometer
Galodo Solok Terjadi Saat Bulan Kering, Ini Penjelasan Peneliti soal Hujan Ekstrem
Galodo Solok Terjadi Saat Bulan Kering, Ini Penjelasan Peneliti soal Hujan Ekstrem
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban banjir bandang di Kampung Parit, Pasaman.
Enam Hari Dicari, Warga yang Terseret Arus Banjir Bandang Pasaman Ditemukan Meninggal
12 personel BPBD Kota Padang dikerahkan untuk membantu penanganan banjir bandang di Kabupaten Solok.
BPBD Padang Kirim 12 Personel Bantu Tangani Banjir Bandang di Solok
Karhutla Meluas di Indonesia, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Pemerintah
Karhutla Meluas di Indonesia, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Pemerintah