Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyerahkan bonus senilai Rp9,015 miliar kepada para atlet dan pelatih berprestasi sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam mengharumkan nama daerah.
Penyerahan bonus dilakukan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dalam sebuah acara di Auditorium Gubernuran, Minggu malam (16/11/2025).
Mahyeldi menyampaikan bahwa apresiasi tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi juga dorongan agar para atlet dan pelatih terus meningkatkan prestasi. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen jangka panjang dalam mendorong penguatan sektor olahraga di Sumbar.
Menurut Mahyeldi, selain menjadi ajang pembuktian kemampuan, dunia olahraga juga mampu menarik lebih banyak kunjungan ke daerah.
Total bonus yang dikucurkan terdiri dari lima kategori ajang olahraga, dengan porsi terbesar berasal dari PON 2024. Pada ajang tersebut, Sumbar memperoleh 5 medali emas, 14 perak, dan 30 perunggu dengan total penerima 134 atlet dan pelatih. Bonus yang dialokasikan untuk PON mencapai Rp8.065.250.000.
Pada Pra-PONAS 2022, Sumbar memperoleh 13 emas, 5 perak, dan 4 perunggu dengan total penerima 50 atlet dan pelatih. Untuk kategori ini, pemerintah menyalurkan bonus Rp436.800.000. Sementara itu, Popnas 2023 menghasilkan 8 emas, 1 perak, dan 24 perunggu dengan total penerima 61 atlet dan pelatih, dengan bonus mencapai Rp404.600.000.
Adapun ajang Persikopa 2024 dengan 19 penerima mendapatkan alokasi bonus sebesar Rp94.000.000, sedangkan Porwanas 2022 menerima bonus Rp15.000.000 untuk dua orang atlet dan pelatih. Seluruh rangkaian bonus tersebut jika dijumlahkan mencapai Rp9.015.650.000.
Dalam sambutannya, Mahyeldi juga menyoroti pentingnya menjaga kekompakan di tubuh organisasi olahraga. Ia meminta seluruh pengurus cabang olahraga agar tidak terpengaruh isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan, terutama setelah pemilihan Ketua KONI Sumbar.
“Jangan sampai ada dualisme. Seluruh elemen harus satukan tekad, satukan visi, untuk memajukan olahraga Sumbar,” ujarnya.
Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah provinsi. Ia menilai bahwa dukungan Pemprov tidak hanya terlihat dari alokasi anggaran, tetapi juga dari terbukanya ruang komunikasi antara pengurus cabang olahraga dan pemerintah.
“Alhamdulillah komunikasi kita dengan Pemprov sangat lancar. Buya siap menerima subuh, Pak Wagub siap malam hari, dan Pak Kadispora siap setiap waktu,” tutur Hamdanus.
Hamdanus menambahkan, pola komunikasi yang terjalin erat tersebut menjadi fondasi penting bagi pengembangan olahraga di Sumbar dan mendorong atlet untuk terus berprestasi di berbagai kejuaraan. (red)
















