Baru Selesai Sahur, Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Warung di Padang

Baru Selesai Sahur, Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Warung di Padang

Ilustrasi Kebakaran (Foto: Freepik)

Sumbardaily.com, Padang - Suasana tenang usai sahur Ramadan 1447 Hijriah mendadak berubah mencekam. Kebakaran hebat melanda rumah sekaligus warung di kawasan padat penduduk, Jalan Pagaruyung nomor 2, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (2/3/2026) dini hari.

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa saat setelah warga menyelesaikan santap sahur. Laporan pertama masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang pada pukul 04.43 WIB.

Petugas yang tiba di lokasi pukul 04.51 WIB segera melakukan pemadaman di tengah kondisi permukiman yang padat serta akses jalan yang sempit. Api baru berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 05.35 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Damkar) Kota Padang, Budi Payan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan objek yang terbakar merupakan satu unit rumah sekaligus satu unit warung milik seorang pedagang bernama Hendra (42).

Bangunan yang terbakar memiliki luas sekitar 15 x 8 meter persegi. Rumah tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga dengan total lima orang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini dan tidak ada warga yang harus mengungsi.

“Jumlah terbakar satu rumah dan satu warung. Kerugian diperkirakan mencapai kurang lebih Rp400 juta,” jelasnya.

Budi Payan menambahkan, meski kerugian cukup besar, petugas berhasil menyelamatkan aset senilai sekitar Rp700 juta.

"Selain itu, terdapat tiga bangunan lain yang berpotensi terdampak dengan luas area sekitar 30 x 11 meter persegi, namun berhasil diamankan dari jalaran api," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana (Kabid Ops Sarpras) Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi mengatakan, dugaan penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan dan diserahkan sepenuhnya kepada aparat berwenang.

"Untuk kronologi kejadian bermula ketika seorang saksi bernama Arjun Suseno (22), melihat api dan asap muncul dari bagian belakang rumahnya. Ia kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Damkar Padang," katanya.

Untuk memadamkan api, katanya, sebanyak lima armada dengan total 60 personel dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman juga melibatkan unsur Polri serta PLN guna memastikan keamanan jaringan listrik di sekitar lokasi.

"Situasi di lokasi saat kejadian terbilang ramai karena berada di lingkungan padat perumahan, terlebih waktu kejadian bertepatan dengan aktivitas warga usai sahur. Tantangan terbesar petugas adalah akses jalan yang relatif sempit, sehingga membutuhkan manuver cepat dan koordinasi yang presisi," katanya.

Akibat kebakaran hebat ini, ucap Rinaldi, satu rumah dan satu warung mengalami kerusakan berat. Meski demikian, respons cepat Dinas Damkar Padang berhasil mencegah kobaran api meluas ke bangunan lain di sekitarnya.

"Dinas Damkar Padang kembali mengingatkan masyarakat untuk segera melapor apabila terjadi keadaan darurat melalui Call Center Padang Sigap 112 atau Mako Damkar 113 guna mempercepat penanganan di lapangan," imbuh pria yang akrab disapa Abi tersebut. (adl)

Baca Juga

Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Kereta Api di Sumbar Resmi Beralih ke Bio Diesel B50, Ini Dampaknya bagi Layanan Penumpang
Sekolah Rakyat Tanah Datar Bahas Desain Kawasan Berbukit, Kementerian PU Siapkan Kajian
Sekolah Rakyat Tanah Datar Bahas Desain Kawasan Berbukit, Kementerian PU Siapkan Kajian
Petugas KAI Divre II Sumbar menunjukkan barang-barang tertinggal milik penumpang yang diamankan melalui layanan Lost and Found di stasiun.
Barang Tertinggal di Kereta Api Sumbar Bernilai Puluhan Juta Berhasil Kembali ke Pemilik
Abon Siput Sawah "Bonsimi Urang Rantau" Wakili ICBS Payakumbuh di FIKSI Nasional
Abon Siput Sawah "Bonsimi Urang Rantau" Wakili ICBS Payakumbuh di FIKSI Nasional
Rehabilitasi Jembatan Jaruai Padang Capai 58,40 Persen, BPJN Sumbar Target Rampung 15 September 2026
Rehabilitasi Jembatan Jaruai Padang Capai 58,40 Persen, BPJN Sumbar Target Rampung 15 September 2026
Penelitian Guru Besar Unand Temukan Gizi Remaja Putri Berpengaruh pada Kesehatan Bayi
Penelitian Guru Besar Unand Temukan Gizi Remaja Putri Berpengaruh pada Kesehatan Bayi