Mentawai, Sumbardaily.com - Dalam upaya menjaga kesehatan hewan, ikan, dan tumbuhan di wilayah Kepulauan Mentawai, Balai Karantina Sumatera Barat (Sumbar) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai mengadakan sosialisasi perkarantinaan perdana.
Acara yang bertajuk "Mari Cegah Penyakit Hewan, Ikan dan Tumbuhan" diselenggarakan pada Kamis (12/9/2024) di Aula Bappeda Mentawai.
Kegiatan ini menarik perhatian 50 peserta yang terdiri dari masyarakat umum dan perwakilan dinas terkait bidang kesehatan hewan dan lingkungan. Antusiasme yang ditunjukkan peserta mencerminkan tingginya kepedulian terhadap upaya pencegahan penyakit di wilayah kepulauan tersebut.
Kepala Balai Karantina Sumbar, Ibrahim, dalam sambutannya menekankan urgensi mempertahankan status Mentawai sebagai zona hijau untuk penyakit hewan penular rabies (HPR) dan penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami peran vital karantina dalam mencegah masuk dan menyebarnya penyakit hewan, ikan, dan tumbuhan," ungkapnya seperti dikutip dari laman Infopublik.id.
Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, acara ini menghadirkan dua narasumber ahli lainnya.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi Sumbar, M. Kamil memaparkan strategi pencegahan penyakit hewan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Zakirman, berbagi informasi mengenai upaya menjaga kesehatan ikan di perairan setempat.
Pasca pemaparan materi, peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi. Sesi ini mendapat respons positif dengan banyaknya pertanyaan seputar kesehatan hewan, ikan, dan tumbuhan, serta langkah-langkah konkret dalam mencegah wabah penyakit di Kepulauan Mentawai.
Ibrahim menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal dalam rangkaian upaya meningkatkan kesadaran masyarakat Mentawai terhadap pentingnya pencegahan hama dan penyakit.
"Kami berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala untuk mempertahankan status kesehatan Kepulauan Mentawai," tuturnya. (red)
















