Sumbardaily.com, Padang - Satu rumah yang berada di kawasan Sawah Belimbing, Lubuk Sarik, Kelurahan Padang Basi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) hangus dilahap 'si jago merah' pada Selasa (10/2/2026) pagi.
Selain rumah, satu warung serta satu unit mobil. Mirisnya, dalam kejadian tersebut satu warga mengalami luka bakar di bagian lengan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Damkar) Kota Padang, Budi Payan, mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 06.18 WIB.
"Petugas bergerak cepat mengingat lokasi berada di tepi persawahan dengan akses jalan yang relatif kecil serta ramai oleh masyarakat," katanya.
Berdasarkan kronologi awal, saksi bernama Mukhafadri (61), seorang pedagang setempat, melihat adanya percikan api dari arah samping rumah milik Juwita Pertiwi (33). Menyadari potensi bahaya, saksi segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Damkar Kota Padang.
"Api dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Total luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 100 meter persegi. Selain rumah, warung grosiran dan satu unit mobil yang berada di sekitar lokasi juga ikut terdampak," katanya.
Dari peristiwa ini, ujar Budi, satu orang penghuni rumah bernama Riki (37), mengalami luka bakar pada lengan sebelah kanan.
"Sebanyak lima orang penghuni rumah dari satu kepala keluarga terpaksa mengungsi akibat kerusakan berat pada tempat tinggal mereka," katanya.
Total kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp500 juta. Selain bangunan yang terbakar, terdapat dua bangunan lain di sekitar lokasi yang sempat terancam terdampak, namun berhasil diselamatkan berkat respons cepat petugas.
Untuk memadamkan api, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan lima armada, dibantu dua unit armada dari Damkar Semen Padang. Sebanyak 70 personel dikerahkan ke lokasi, didukung oleh unsur PMI serta tim Damkar Semen Padang.
"Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas masih mengumpulkan keterangan dari saksi serta melakukan pendalaman guna memastikan sumber api," kata Budi.
Budi Payan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada pagi hari saat aktivitas rumah tangga mulai meningkat. Ia juga mengingatkan warga agar segera melapor ke layanan darurat apabila melihat tanda-tanda kebakaran di layanan Call Center Padang Sigap 112.
"Kesiapsiagaan masyarakat serta respons cepat petugas menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak kebakaran, baik terhadap harta benda maupun keselamatan jiwa," tuturnya. (adl)
















