Pertalite di Sumbar Dikeluhkan Picu Gangguan Kendaraan, Ini Hasil Uji Pertamina

Pertalite di Sumbar Dikeluhkan Picu Gangguan Kendaraan, Ini Hasil Uji Pertamina

Sejumlah truk Pertamina melakukan pengisian ulang Bahan Bakar Minyak (BBM) ke dalam tangki sebelum disalurkan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di Indonesia. (Dok. PPN Sumbagut)

Sumbardaily.com - Laporan gangguan kendaraan yang diduga berkaitan dengan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Sumatera Barat (Sumbar) mendorong PT Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (PPN Sumbagut) melakukan pemeriksaan dan evaluasi teknis.

Hasil pengujian terhadap sampel BBM menunjukkan kesesuaian dengan spesifikasi yang ditetapkan, termasuk angka oktan atau Research Octane Number (RON). Namun, penyebab gangguan kendaraan yang dilaporkan oleh sejumlah masyarakat masih memerlukan pendalaman.

Pertamina Patra Niaga menyatakan memahami kekhawatiran konsumen atas laporan tersebut. Korporasi juga telah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat serta memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara serius dengan melibatkan pihak-pihak terkait.

Sebagai langkah awal, Pertamina dilaporkan juga telah mengambil sampel Pertalite dari Integrated Terminal Teluk Kabung dan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Sumbar.

Sampel tersebut kemudian menjalani pengujian dan analisis teknis, termasuk pemeriksaan di Laboratorium Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) di Jakarta.

Berdasarkan hasil pengujian, sampel Pertalite yang diperiksa dinyatakan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan, termasuk spesifikasi RON.

Meski demikian, hasil tersebut belum menjawab seluruh pertanyaan mengenai penyebab gangguan kendaraan yang dikeluhkan masyarakat.

Pertamina Patra Niaga menyebut masih terdapat sejumlah temuan yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Pendalaman dilakukan untuk mengetahui penyebab gangguan sekaligus memastikan apakah terdapat keterkaitan antara kondisi kendaraan yang dilaporkan dengan penggunaan Pertalite.

Evaluasi teknis yang dilakukan tidak hanya berfokus pada karakteristik produk BBM. Pertamina juga memeriksa kemungkinan faktor lain, termasuk material komponen kendaraan serta aspek pengadaan dan pengendalian mutu.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh sebelum menentukan penyebab persoalan.

Dengan demikian, penanganan laporan masyarakat diharapkan dapat didasarkan pada hasil pemeriksaan, bukan semata-mata dugaan mengenai sumber gangguan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, pihaknya memahami keresahan konsumen dan akan mengawal proses penanganan melalui pemeriksaan serta evaluasi teknis.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat atas laporan gangguan kendaraan yang diduga berkaitan dengan penggunaan Pertalite. Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami konsumen. Setiap laporan yang masuk menjadi perhatian serius bagi kami dan akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan serta evaluasi teknis agar penanganannya dilakukan secara tepat dan berdasarkan hasil pemeriksaan,” katanya, Senin (19/10/2026).

APM dan Ahli Mesin Dilibatkan

Selain memeriksa sampel BBM dan mengevaluasi aspek pengendalian mutu, Pertamina Patra Niaga memperkuat kajian mengenai kompatibilitas material.

Kajian ini menjadi bagian dari upaya mendalami kemungkinan faktor yang berkaitan dengan kondisi kendaraan yang mengalami gangguan.

Pertamina juga berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Agen Pemegang Merek (APM) dan ahli mesin.

Koordinasi tersebut ditujukan untuk memperdalam pemeriksaan terhadap kemungkinan faktor penyebab serta merumuskan langkah pencegahan agar kejadian serupa dapat diminimalkan.

Pelibatan pihak-pihak terkait menjadi bagian dari proses evaluasi menyeluruh yang dilakukan perusahaan.

"Pertamina berupaya memastikan penanganan persoalan tidak berhenti pada pengujian sampel BBM, tetapi juga mencakup kajian terhadap komponen kendaraan dan faktor teknis lain yang mungkin berhubungan dengan laporan masyarakat," katanya.

Di tengah proses pemeriksaan yang masih berlangsung, Pertamina Patra Niaga membuka saluran pengaduan bagi konsumen yang mengalami kendala kendaraan setelah mengisi BBM.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135. Agar proses penanganan dapat dilakukan dengan dukungan informasi yang memadai, konsumen diharapkan menyiapkan sejumlah dokumen dan keterangan pendukung.

Informasi yang perlu disiapkan meliputi identitas diri, lokasi dan waktu pengisian BBM, serta bukti transaksi atau struk pembelian. Konsumen juga dapat menyertakan dokumen terkait pemeriksaan atau perbaikan kendaraan apabila tersedia.

Kelengkapan informasi tersebut menjadi bagian penting dalam penyampaian laporan sehingga keluhan yang diterima dapat ditindaklanjuti melalui proses pemeriksaan dan evaluasi teknis.

Pertamina Patra Niaga Sumbagut menegaskan penanganan persoalan ini akan terus mengedepankan prinsip terukur, transparan, dan berbasis hasil pemeriksaan.

"Kami terus berkomitmen memperkuat pengawasan kualitas, melanjutkan kajian teknis, serta meningkatkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan BBM Pertamina," pungkasnya. (*)

Baca Juga

50,6 Persen Warga Nilai Kinerja Pemerintah Tekan Harga Sembako Memburuk
50,6 Persen Warga Nilai Kinerja Pemerintah Tekan Harga Sembako Memburuk
Gol Dramatis Risman Maring Menit 90+7 Selamatkan Semen Padang FC dari Kekalahan
Gol Dramatis Risman Maring Menit 90+7 Selamatkan Semen Padang FC dari Kekalahan
Lambatnya Penyerapan Anggaran Jadi Catatan dalam Peninjauan Proyek Padang Pariaman
Lambatnya Penyerapan Anggaran Jadi Catatan dalam Peninjauan Proyek Padang Pariaman
Asap Karhutla Makin Parah, DPR Desak Kalteng Ditetapkan Status KLB
Asap Karhutla Makin Parah, DPR Desak Kalteng Ditetapkan Status KLB
Wakil Direktur Utama I PT Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman meninjau operasional Fuel Terminal Sei Siak di Pekanbaru.
Pertamina Cek Kesiapan Terminal BBM Sei Siak Pekanbaru, Ini yang Dievaluasi
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyalurkan 2.200 masker kepada masyarakat di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara di tengah kabut asap Medan.
Kabut Asap Selimuti Medan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bagikan 2.200 Masker untuk Warga