Sumbardaily.com – Nama Indonesia bergema di salah satu panggung paling ikonik bagi pencinta The Beatles. Kirribilly, delegasi musik resmi asal Indonesia, sukses mencuri perhatian ribuan penonton internasional saat tampil dalam Opening Day International Beatleweek Liverpool 2026.
Kirribilly bahkan tampil dua kali dalam satu malam di Cavern Club, Liverpool, Inggris. Penampilan pada Rabu (26/8/2026) tersebut menjadi pembuka perjalanan grup musik Indonesia itu dalam festival musik legendaris yang akan berlangsung hingga 1 September 2026.
Supergroup Kirribilly diperkuat Dikky Lennon sebagai vokalis, gitaris, sekaligus keyboardis; Rafly Abidin sebagai vokalis dan bassist; Ade Govinda sebagai vokalis, gitaris, sekaligus keyboardis; serta Ikmal Tobing sebagai vokalis dan drummer.
Kehadiran mereka di panggung International Beatleweek 2026 bukan sekadar membawa repertoar The Beatles. Kirribilly juga menghadirkan interpretasi baru terhadap karya-karya Fab Four melalui aransemen yang segar, tetapi tetap mempertahankan karakter dan keaslian lagu-lagu yang dibawakan.
Aksi pertama Kirribilly berlangsung sekitar pukul 20.00 waktu setempat di The Front Room, Cavern Club. Begitu musik dimainkan, suasana kelab yang menjadi salah satu tempat sakral bagi pencinta The Beatles tersebut langsung berubah menjadi lautan suara penonton.
Pengunjung dari berbagai negara ikut bernyanyi ketika Kirribilly memainkan sejumlah lagu klasik The Beatles. Perpaduan karakter vokal dan permainan instrumen dari keempat personel membuat penampilan tersebut semakin hidup.
Dikky Lennon tampil dengan karisma kuat di depan mikrofon. Permainan drum Ikmal Tobing yang bertenaga berpadu dengan petikan gitar Ade Govinda, sementara Rafly Abidin turut memperkuat komposisi musik melalui vokal dan permainan bassnya.
Kirribilly kemudian membawa penonton menyusuri sejumlah fase perjalanan musik The Beatles. Lagu-lagu seperti "She Loves You", "I Want to Hold Your Hand", "Lady Madonna", "Ticket to Ride", hingga "I Saw Her Standing There" masuk dalam repertoar yang dimainkan malam itu.
Tidak hanya mengandalkan lagu-lagu dari periode awal The Beatles, Kirribilly juga membawakan rangkaian "Golden Slumbers", "Carry That Weight", dan "The End". Rangkaian tersebut semakin membuat penonton terbawa ke dalam atmosfer musik The Beatles.
Antusiasme penonton terlihat dari kondisi area Cavern Club yang semakin padat. Ribuan penonton tidak hanya menyaksikan pertunjukan, tetapi ikut melompat dan bernyanyi bersama sepanjang penampilan.
Energi dari dalam kelab bahkan disebut meluap hingga ke kawasan jalanan Mathew Street. Situasi tersebut menjadi salah satu gambaran kuat mengenai sambutan yang diterima Kirribilly pada hari pertama International Beatleweek 2026.
Penampilan Kirribilly juga dinilai menghadirkan warna tersendiri dalam perayaan Beatleweek tahun ini. Aransemen lagu-lagu The Beatles yang dibawakan dengan pendekatan segar memberikan energi dinamis di tengah festival yang memiliki hubungan kuat dengan sejarah musik grup legendaris asal Inggris tersebut.
Tampil Lagi Tengah Malam
Keseruan penampilan Kirribilly belum berakhir setelah pertunjukan pertama. Pada pukul 23.30 waktu setempat, grup asal Indonesia itu kembali naik panggung di The Live Lounge, Cavern Club.
Meski waktu telah memasuki tengah malam, antusiasme penonton tidak surut. Antrean pengunjung yang ingin menyaksikan kembali penampilan Kirribilly bahkan masih mengular.
Kirribilly kemudian menutup rangkaian penampilan pada hari pertama festival dengan pertunjukan yang berlangsung klimaks. Sambutan penonton kembali menjadi sorotan setelah grup tersebut mendapatkan standing ovation sebagai bentuk apresiasi atas penampilan mereka.
Bagi Kirribilly, kesempatan tampil di Liverpool menjadi pengalaman penting karena mereka dapat membawa nama Indonesia ke panggung yang memiliki tempat khusus dalam sejarah The Beatles.
Ade Govinda mengungkapkan kebanggaannya dapat tampil dalam festival tersebut. Menurutnya, sambutan penonton sejak lagu pertama menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi Kirribilly.
"Ini adalah sebuah kehormatan besar bisa membawa nama Indonesia dan berdiri di panggung yang membesarkan The Beatles. Energi dari penonton di Liverpool malam ini sangat luar biasa, mereka memberikan apresiasi yang hangat sejak lagu pertama kami dibawakan," ujar Ade Govinda, dikutip Senin (31/8/2026).
Ia mengatakan Kirribilly merasa bahagia karena mendapat sambutan hangat di dua panggung pada malam pembuka International Beatleweek 2026.
"Kami sangat bahagia atas sambutan hangat yang diterima Kirribilly di kedua panggung. Yang paling saya ingat, rata-rata penonton bilang belum pernah ada band di International Beatleweek yang mengaransemen lagu-lagu The Beatles sebagus ini. Bahkan ada yang bilang ini seperti perpaduan The Beatles dengan AC/DC," sambungnya.
Masih Akan Tampil di Sejumlah Venue Liverpool
Dua penampilan pada hari pertama International Beatleweek 2026 menjadi awal perjalanan Kirribilly di Liverpool. Grup tersebut masih dijadwalkan tampil di sejumlah lokasi ikonis hingga festival berakhir pada 1 September 2026.
Beberapa venue yang akan menjadi bagian dari perjalanan Kirribilly selama berada di Liverpool antara lain Cavern Pub, Grand Central, Wave Bar Adelphi Hotel, serta kelab bersejarah The Jacaranda.
Rangkaian penampilan tersebut membuat kiprah Kirribilly di International Beatleweek 2026 belum berakhir. Setelah mendapatkan sambutan positif pada hari pembukaan, grup musik asal Indonesia itu masih akan melanjutkan aksinya di sejumlah panggung lainnya.
Perjalanan Kirribilly selama mengikuti International Beatleweek 2026 juga dapat diikuti melalui media sosial resmi mereka. Informasi terbaru mengenai aktivitas grup tersebut tersedia melalui Instagram, TikTok, dan YouTube dengan akun @kirribillymusic.
Sementara itu, video lengkap penampilan Kirribilly dalam International Beatleweek 2026 juga dapat disaksikan melalui kanal YouTube Kirribillymusic. Kehadiran mereka di Liverpool menjadi momentum bagi delegasi musik Indonesia untuk memperkenalkan kemampuan bermusik di hadapan penonton internasional, khususnya dalam festival yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah The Beatles. (*)
















