Sumbardaily.com - Kasatgas PRR meninjau langsung sejumlah lokasi yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Rabu (12/8/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan penanganan sekaligus pemulihan wilayah setelah bencana.
Kunjungan lapangan dilakukan Posko Nasional Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR). Rombongan dipimpin Kaposko Nasional Satgas PRR, Irjen Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, S.I.K., S.H., M.H.
Dalam agenda tersebut, turut bergabung Kolonel Laut (S) Dr. Daniel Setiawan, S.E., S.T., M.Tr.Opsla., M.Han., CIQnR., CIQaR., CRMP., Beni Sujanto, A.KS., M.Si., Ir. Yosephus Nugroho, Ario serta Pratu Jainuddin Nur.
Rombongan terlebih dahulu dijemput di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Sebelum menuju sejumlah titik penanganan bencana di Pesisir Selatan, rombongan mengikuti briefing bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, TNI, Polri dan perangkat daerah terkait.
Setelah tiba di wilayah Pesisir Selatan, tim langsung menuju Kecamatan Bayang. Batang Bayang di Kapelgam menjadi lokasi pertama yang ditinjau dalam kunjungan tersebut.
Dari Kapelgam, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Bayang Utara. Di wilayah itu, tim melihat lokasi pembangunan hunian tetap (Huntap) yang menjadi salah satu bagian dari proses rehabilitasi dan rekonstruksi bagi wilayah terdampak bencana.
Peninjauan kemudian berlanjut ke lokasi normalisasi sungai di Muara Air. Sejumlah lokasi yang dikunjungi tersebut berkaitan dengan upaya pemulihan setelah bencana sekaligus langkah untuk mengurangi potensi risiko bencana serupa pada masa mendatang.
Setelah menyelesaikan peninjauan lapangan, rombongan dijadwalkan mengikuti ekspose Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengenai penanganan bencana banjir dan tanah longsor. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pandan View Mandeh pada malam hari.
Dalam kunjungan itu, Kasatgas PRR disambut dan didampingi Sekda Pesisir Selatan Zainal Arifin, Kalaksa BPBD Armen AP., MM., Asisten Pembangunan dan Perekonomian Hadi Susilo, Kadis PUPR Japeri, Kadis Sosial dan PPPA Ilham Syahputra, Kadis Perhubungan Zoni Eldo, Kadis Kesehatan dan PPKB Agustina Rahmadani, Camat Bayang Yuhendro Nasti, Sekcam Bayang Utara serta wali nagari setempat.
Kalaksa BPBD Pesisir Selatan Armen AP., MM. mengatakan, kedatangan Posko Nasional Satgas PRR menjadi kesempatan untuk melihat kondisi penanganan bencana secara langsung di lapangan.
Menurut Armen, kunjungan tersebut juga dapat digunakan untuk mengevaluasi berbagai langkah yang sudah dilakukan pemerintah daerah dalam menangani dampak banjir dan tanah longsor.
"Peninjauan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga memastikan penanganan pascabencana berjalan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak," kata Armen.
Ia berharap hasil kunjungan lapangan tersebut dapat memberikan gambaran mengenai persoalan yang masih dihadapi serta menjadi dasar untuk memperkuat koordinasi dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
"Kita berharap melalui kunjungan ini, berbagai persoalan di lapangan dapat dilihat secara langsung dan menjadi bahan evaluasi serta penguatan koordinasi dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi," ujar Armen.
Pemkab Pesisir Selatan selanjutnya akan menyampaikan berbagai upaya penanganan bencana yang telah dilakukan maupun yang masih berjalan. Materi yang akan dipaparkan mencakup pembangunan Huntap, normalisasi sungai serta penanganan terhadap infrastruktur yang mengalami dampak akibat bencana.
Kehadiran Posko Nasional Satgas PRR di Pesisir Selatan diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut diarahkan untuk mempercepat proses pemulihan wilayah yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Selain pemulihan sarana dan prasarana, proses rehabilitasi dan rekonstruksi juga diarahkan agar kebutuhan masyarakat terdampak tetap menjadi bagian utama dalam setiap langkah penanganan pascabencana di Pesisir Selatan. (*)
















