Transportasi Sumbar Melonjak, Penumpang Pesawat Domestik dari BIM Naik Hampir 33 Persen

Transportasi Sumbar Melonjak, Penumpang Pesawat Domestik dari BIM Naik Hampir 33 Persen

Bandara Internasional Minangkabau (BIM). (Foto: Dok Angkasa Pura II)

Sumbardaily.com - Perkembangan transportasi di Sumatera Barat menunjukkan tren yang positif pada Juni 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat mencatat lonjakan jumlah penumpang angkutan udara melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM), baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.

Di sisi lain, angkutan kereta api juga mengalami peningkatan jumlah penumpang, meski aktivitas angkutan barang melalui laut dan kereta api justru mengalami penurunan.

Berdasarkan data yang dikutip dari BPS Sumbar, Kamis (5/8/2026), peningkatan mobilitas masyarakat paling terlihat pada sektor penerbangan domestik. Jumlah penumpang yang berangkat melalui BIM selama Juni 2026 mencapai 80,26 ribu orang atau meningkat 32,99 persen dibandingkan Mei 2026 yang tercatat sebanyak 60,35 ribu orang.

Selain itu, jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik juga meningkat menjadi 72,13 ribu orang. Angka tersebut naik 8,83 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Indikator selanjutnya yang dirilis BPS adalah perkembangan penumpang angkutan udara melalui BIM. Penumpang penerbangan domestik yang berangkat melalui BIM pada Juni 2026 tercatat sebanyak 80,26 ribu orang, atau meningkat 32,99 persen jika dibandingkan dengan bulan Mei 2026 yang tercatat sebanyak 60,35 ribu orang. Untuk penumpang yang datang pada Juni 2026 tercatat sebanyak 72,13 ribu orang, atau meningkat 8,83 persen dibandingkan bulan sebelumnya," tulis keterangan BPS Sumbar dikutip Kamis (5/8/2026).

Tidak hanya penerbangan domestik, peningkatan juga terjadi pada rute internasional. Jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan internasional pada Juni 2026 tercatat sebanyak 20,68 ribu orang atau naik 32,91 persen dibandingkan Mei 2026.

Sementara itu, jumlah penumpang internasional yang datang melalui BIM mencapai 19,82 ribu orang. Jumlah tersebut meningkat 39,10 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Pada penerbangan internasional, jumlah penumpang yang berangkat pada Juni 2026 tercatat sebanyak 20,68 ribu orang, atau naik 32,91 persen dibandingkan Mei 2026. Dan untuk penumpang yang datang sebanyak 19,82 ribu orang, atau naik 39,10 persen dibandingkan Mei 2026," tulis BPS Sumbar dikutip Kamis (5/8/2026).

Berbeda dengan angkutan udara, aktivitas angkutan laut dalam negeri justru mengalami penurunan pada Juni 2026. Volume barang yang dimuat melalui pelabuhan tercatat sebesar 214,88 ribu ton atau turun 24,91 persen dibandingkan Mei 2026.

Penurunan juga terjadi pada aktivitas bongkar barang. Volume barang yang dibongkar turun dari 375,04 ribu ton pada Mei 2026 menjadi 293,52 ribu ton pada Juni 2026 atau berkurang sebesar 21,74 persen.

"Untuk angkutan laut dalam negeri, jumlah barang yang dimuat tercatat sebesar 214,88 ribu ton, atau turun 24,91 persen dibanding Mei 2026. Barang yang dibongkar pada Juni 2026 juga mengalami penurunan sebesar 21,74 persen dibandingkan bulan sebelumnya," demikian keterangan BPS Sumbar dikutip Kamis (5/8/2026).

Pada moda transportasi kereta api, jumlah penumpang yang berangkat juga mengalami peningkatan. Selama Juni 2026, keberangkatan penumpang kereta api mencapai 226,91 ribu orang atau naik 14,23 persen dibandingkan Mei 2026.

Namun demikian, peningkatan jumlah penumpang tersebut tidak diikuti oleh angkutan barang. BPS Sumbar mencatat jumlah barang yang diangkut menggunakan kereta api turun sebesar 25,38 persen secara bulanan.

Selain merilis perkembangan transportasi, BPS Sumbar juga memaparkan kondisi inflasi di Sumatera Barat selama Juli 2026. Secara umum, inflasi pada Juli 2026 tercatat sebesar 0,07 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara inflasi tahun kalender mencapai 1,05 persen dan inflasi tahunan sebesar 4,12 persen.

Kelompok transportasi menjadi penyumbang utama inflasi bulanan di Sumatera Barat. Kelompok ini mengalami inflasi sebesar 0,95 persen dengan andil terhadap inflasi umum sebesar 0,10 persen. Komoditas yang menjadi pendorong utama adalah bensin serta biaya pemeliharaan atau servis kendaraan.

"Dari kelompok pengeluaran, transportasi menjadi penyumbang utama inflasi m-to-m dengan inflasi sebesar 0,95 persen dan memberikan andil sebesar 0,10 persen, dengan komoditas utama berupa bensin dan pemeliharaan atau service," tulis BPS Sumbar dikutip Kamis (5/8/2026).

Pada tingkat kabupaten dan kota, tiga wilayah mengalami inflasi bulanan, yakni Kota Bukittinggi sebesar 0,28 persen, Kota Padang sebesar 0,09 persen, dan Kabupaten Dharmasraya sebesar 0,02 persen. Sementara Kabupaten Pasaman Barat mengalami deflasi sebesar 0,04 persen.

Secara tahunan, seluruh kelompok pengeluaran mengalami inflasi. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil terbesar terhadap inflasi umum, yakni sebesar 1,86 persen.

Untuk inflasi tahunan di daerah cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK), Kabupaten Dharmasraya mencatat inflasi tertinggi sebesar 4,98 persen. Kota Padang menjadi wilayah dengan inflasi terendah sebesar 3,82 persen. Sementara Kabupaten Pasaman Barat mengalami inflasi sebesar 4,68 persen dan Kota Bukittinggi sebesar 4,15 persen.

BPS Sumbar juga mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Juli 2026 mencapai 132,52 atau meningkat 0,68 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh naiknya Indeks Harga yang Diterima Petani sebesar 0,24 persen serta turunnya Indeks Harga yang Dibayar Petani sebesar 0,44 persen.

Kenaikan NTP terutama didorong oleh subsektor tanaman pangan dan tanaman perkebunan rakyat. Sementara subsektor hortikultura, peternakan, dan perikanan mengalami penurunan.

Di sisi lain, Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) pada Juli 2026 tercatat sebesar 137,49 atau turun 0,23 persen dibandingkan Juni 2026. Penurunan tersebut terjadi karena kenaikan harga hasil produksi petani sebesar 0,24 persen masih lebih rendah dibandingkan kenaikan biaya produksi dan penambahan barang modal yang mencapai 0,48 persen.

Pada sektor pariwisata, jumlah wisatawan mancanegara yang datang melalui BIM selama Juni 2026 tercatat sebanyak 7.078 kunjungan atau turun 8,28 persen dibandingkan Mei 2026 yang mencapai 7.717 kunjungan. Secara kumulatif Januari hingga Juni 2026, jumlah kunjungan wisman mencapai 37.170 kunjungan atau turun 13,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebaliknya, perjalanan wisatawan nusantara menuju Sumatera Barat pada Juni 2026 mencapai 2,08 juta perjalanan atau meningkat 3,83 persen dibandingkan Mei 2026. Secara kumulatif selama Januari hingga Juni 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 12,15 juta perjalanan atau meningkat 3,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

BPS Sumbar juga melaporkan tingkat penghunian kamar hotel mengalami peningkatan. Tingkat Penghunian Kamar hotel berbintang pada Juni 2026 mencapai 52,16 persen, naik 5,99 poin dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 46,17 persen. Sementara hotel nonbintang mencatat tingkat penghunian sebesar 21,71 persen atau meningkat 4,79 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Seluruh data tersebut merupakan rangkaian indikator ekonomi yang dirilis BPS Sumbar dan dikutip resmi pada Kamis (5/8/2026), yang memperlihatkan meningkatnya mobilitas masyarakat melalui transportasi udara dan kereta api di tengah masih melemahnya aktivitas angkutan barang melalui jalur laut serta kereta api. (*)

Baca Juga

Ratusan siswa mengikuti kegiatan edukasi Hari Anak Nasional di Bandara Internasional Minangkabau dengan mengenal dunia aviasi dan berbagai profesi di lingkungan bandara.
Hari Anak Nasional, BIM Sulap Bandara Menjadi Ruang Belajar Dunia Penerbangan bagi Anak-anak
Ekspor Sawit Dominasi Perdagangan Sumbar, Impor Bahan Bakar Mineral Ikut Melesat
Ekspor Sawit Dominasi Perdagangan Sumbar, Impor Bahan Bakar Mineral Ikut Melesat
Ekspor Sumbar Tembus US$1,18 Miliar, India Masih Jadi Tujuan Utama
Ekspor Sumbar Tembus US$1,18 Miliar, India Masih Jadi Tujuan Utama
BPS Sumbar Pastikan Data Sensus Ekonomi 2026 Rahasia, Pelaku Usaha Diminta Berpartisipasi
BPS Sumbar Pastikan Data Sensus Ekonomi 2026 Rahasia, Pelaku Usaha Diminta Berpartisipasi
Setelah Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi, Dua Jemaah Haji Padang Tiba di Kampung Halaman
Setelah Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi, Dua Jemaah Haji Padang Tiba di Kampung Halaman
Peserta Pertemuan Komite Keamanan Bandara di Bandara Internasional Minangkabau membahas penguatan keamanan bandara, koordinasi darurat, dan pengawasan area publik pada tahun 2026.
BIM Fokus Benahi Keamanan Sisi Darat, Area Publik Kini jadi Perhatian Utama