Hutama Karya Dorong Serikat Karyawan Adaptif Hadapi Dinamika Bisnis Masa Depan

Sumbardaily – PT Hutama Karya (Persero) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat hubungan industrial melalui penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) IX Serikat Karyawan (Sekar).

Agenda yang berlangsung di HK Tower Ballroom, Jakarta, pada Kamis (30/7/2026), menjadi momentum penting bagi organisasi karyawan untuk menetapkan kepengurusan baru sekaligus menyusun arah organisasi dalam menghadapi tantangan bisnis perusahaan ke depan.

Mengangkat tema "Serikat Karyawan Adaptif, Hutama Karya Kompetitif", rangkaian Pra Munas dan Munas IX yang berlangsung selama 29–30 Juli 2026 tidak hanya menjadi forum pergantian kepengurusan, tetapi juga wadah memperkuat pemahaman mengenai hubungan industrial di tengah dinamika aksi korporasi dan perubahan organisasi.

Melalui mekanisme musyawarah, peserta Munas IX secara resmi menetapkan Agus Jajang Hendrawan sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Sekar Hutama Karya untuk masa bakti 2026–2029. Penetapan tersebut menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama dua hari.

Selain menetapkan kepemimpinan baru, Munas IX juga menjadi ajang penghargaan kepada Kun Hartawan yang telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Ketua Umum DPP Sekar Hutama Karya periode 2023–2026.

Selama masa kepemimpinannya, organisasi karyawan dinilai konsisten menjalankan fungsi sebagai mitra dialog manajemen dalam menyampaikan aspirasi pekerja sekaligus mendukung terciptanya hubungan industrial yang kondusif di lingkungan perusahaan.

Sebelum pelaksanaan Munas, kegiatan Pra Munas diisi dengan diskusi strategis yang membahas pengelolaan hubungan industrial di tengah aksi korporasi serta perubahan organisasi. Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang membagikan pandangan dari berbagai perspektif.

Di antaranya adalah Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI Indra, serta Direktur Kelembagaan Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial Kementerian Ketenagakerjaan Decky Haedar Ulum. Keduanya membahas berbagai aspek pengelolaan hubungan industrial yang relevan dengan perkembangan dunia kerja.

Forum tersebut juga menghadirkan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Prof. Ari Hernawan yang memaparkan materi mengenai kepastian hukum dalam aksi korporasi.

Sementara itu, Ketua Umum SP BSI Yasir Yulias Apriansyah membagikan pengalaman dalam mengawal proses merger organisasi, sedangkan Pj. EVP Divisi Human Capital Hutama Karya Alfa Haga Rachmady turut memberikan pemaparan dalam forum tersebut.

Kegiatan Pra Munas dan Munas IX juga diikuti oleh insan Hutama Karya serta perwakilan serikat pekerja dari tujuh BUMN Karya lainnya, yakni PT Waskita Karya, PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya, PT PP, PT Brantas Abipraya, PT Nindya Karya, dan PT Jasa Marga. Kehadiran berbagai perwakilan tersebut semakin memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun hubungan industrial yang sehat dan berkelanjutan.

Direktur Human Capital & Legal Hutama Karya, Muhammad Fauzan, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru DPP Sekar Hutama Karya. Menurutnya, serikat karyawan memiliki peran penting sebagai mitra perusahaan dalam menjaga komunikasi yang sehat sekaligus mengawal keberlangsungan organisasi.

"Manajemen akan terus mendukung peran Serikat Karyawan sebagai rumah besar bagi seluruh karyawan dengan tetap menjaga semangat musyawarah dalam setiap penyampaian aspirasi," ujar Muhammad Fauzan, dikutip Senin (3/8/2026).

Hal senada juga disampaikan Plt. EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Hamdani. Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan Pra Munas dan Munas IX menjadi bukti komitmen perusahaan dalam membangun hubungan industrial yang harmonis melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif.

"Penyelenggaraan kegiatan ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus membangun komunikasi yang terbuka, kolaboratif, dan berlandaskan semangat musyawarah. Kami berharap kepengurusan baru dapat terus menjadi mitra strategis manajemen dalam menjaga keseimbangan kepentingan perusahaan dan karyawan, serta bersama-sama mendukung keberlanjutan PT Hutama Karya," ujar Hamdani.

Melalui kepengurusan baru hasil Munas IX, Serikat Karyawan Hutama Karya diharapkan mampu melanjutkan perannya sebagai mitra strategis manajemen sekaligus memperkuat hubungan industrial yang adaptif, sehingga dapat mendukung keberlangsungan perusahaan dalam menghadapi dinamika bisnis pada masa mendatang. (*)

Baca Juga

Pemindahan Akses Keluar Pintu Tol Pekanbaru Dimulai 30 Juli 2026, Hutama Karya Imbau Pengguna Ikuti Rambu
Pemindahan Akses Keluar Pintu Tol Pekanbaru Dimulai 30 Juli 2026, Hutama Karya Imbau Pengguna Ikuti Rambu
Hutama Karya Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung
Hutama Karya Kantongi Sertifikat Persetujuan Laik Fungsi Struktur Jembatan Musi V Tol Palembang–Betung
Wakil Direktur Utama Hutama Karya Tinjau Proyek Flyover Sitinjau Lauik, Pastikan Progres Berjalan Optimal
Wakil Direktur Utama Hutama Karya Tinjau Proyek Flyover Sitinjau Lauik, Pastikan Progres Berjalan Optimal
Penanganan Darurat Jalan Longsor di Sumbar Dikebut, Malalak dan Lembah Anai Hampir Rampung
Penanganan Darurat Jalan Longsor di Sumbar Dikebut, Malalak dan Lembah Anai Hampir Rampung
Percepatan Tol Sicincin–Bukittinggi Masuk Tahap Penting, Ini Hasil Kesepakatannya
Percepatan Tol Sicincin–Bukittinggi Masuk Tahap Penting, Ini Hasil Kesepakatannya
Progres Pengerjaan Lembah Anai Capai 73 Persen, Akses Padang–Bukittinggi Dibuka 24 Jam
Progres Pengerjaan Lembah Anai Capai 73 Persen, Akses Padang–Bukittinggi Dibuka 24 Jam