10 Hunian Tetap di Batu Busuak Padang Segera Dilengkapi Air, Jalan hingga Drainase

10 Hunian Tetap di Batu Busuak Padang Segera Dilengkapi Air, Jalan hingga Drainase

Hunian Tetap Mandiri untuk korban terdampak bencana di Batu Busuak, Kecamatan Pauh, Kota Padang. (Dok. Diskominfo Padang)

Sumbardaily.com - Sebanyak 10 rumah Hunian Tetap (Huntap) Mandiri Batu Busuak di Kota Padang tidak akan dibiarkan berdiri tanpa dukungan fasilitas dasar.

Pemerintah Kota (Pemko) Padang kini mengejar pembangunan infrastruktur penunjang agar kawasan tersebut benar-benar siap ditempati dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang nantinya menghuni kawasan itu.

Pekerjaan tersebut menjadi perhatian Pemko Padang karena pembangunan hunian tidak hanya berkaitan dengan tersedianya bangunan rumah.

Ketersediaan air bersih, akses jalan, drainase hingga fasilitas lingkungan juga menjadi bagian yang harus dipastikan sebelum kawasan Huntap Mandiri Batu Busuak digunakan.

Penyiapan infrastruktur itu ditinjau Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kota Padang, Tri Hadiyanto, bersama jajaran personel Dinas Perkim di kawasan Huntap Mandiri Batu Busuak, Rabu (29/7/2026) siang.

Saat ini, DPRKP Kota Padang tengah mengerjakan penyediaan sumber air bersih dan sarana air minum di kawasan tersebut. Pekerjaan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam menyiapkan kebutuhan dasar bagi calon penghuni Huntap.

Pemko Padang memang memiliki tanggung jawab dalam menyiapkan infrastruktur pendukung setelah pembangunan rumah mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.

Sepuluh rumah Huntap tersebut merupakan bantuan dari berbagai pihak. Pembangunannya didukung Kadin Indonesia dan Kadin Sumbar bersama PT Semen Padang, BUMN/BUMD, TNI/Polri, donatur, serta tokoh masyarakat.

Sementara itu, penyiapan sarana dan prasarana pendukung kawasan menjadi bagian yang dikerjakan Pemko Padang.

Upaya tersebut merupakan bentuk jawaban sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir hidrometeorologi pada tahun sebelumnya.

Dengan konsep tersebut, kesiapan Huntap Mandiri Batu Busuak tidak hanya diukur dari jumlah rumah yang telah dibangun. Lingkungan tempat tinggal juga harus memiliki fasilitas dasar yang menunjang kehidupan masyarakat sehari-hari.

Setelah penyediaan sumber air bersih dan sarana air minum, Pemko Padang akan melanjutkan pembangunan sejumlah fasilitas lainnya. Rencana pekerjaan tersebut mencakup pembuatan jalan lingkungan di dalam kawasan Huntap, pembangunan taman kawasan, serta saluran drainase.

Untuk urusan akses transportasi, pekerjaan juga tidak hanya diarahkan pada jalan yang berada di dalam kompleks. Pemko Padang turut menyiapkan betonisasi jalan masuk utama yang berasal dari Jalan Batu Busuk.

Peningkatan akses tersebut menjadi bagian dari rangkaian pekerjaan infrastruktur yang disiapkan untuk mendukung kawasan Huntap Mandiri Batu Busuak.

Dengan adanya jalan lingkungan dan akses utama yang ditangani, kawasan hunian tersebut diharapkan memiliki dukungan transportasi yang memadai ketika mulai ditempati.

Unsur kenyamanan menjadi perhatian dalam penyiapan Huntap tersebut. Karena itu, kebutuhan dasar seperti air, listrik, jalan, dan drainase harus dipastikan tersedia.

"Hunian yang dibangun ini diupayakan senyaman mungkin. Artinya ketersediaan airnya juga tercukupi, listriknya, jalannya, dan drainasenya. Sehingga masyarakat yang akan menempati nanti merasa nyaman. Target kami Insya Allah di dalam bulan September, paling lambat Oktober, semuanya sudah bisa diselesaikan," ujarnya.

Pemko Padang menargetkan seluruh rangkaian pembangunan sarana dan prasarana pendukung Huntap Mandiri Batu Busuak dapat diselesaikan pada September 2026.

Namun, apabila seluruh pekerjaan belum dapat dirampungkan pada bulan tersebut, target maksimal penyelesaiannya ditetapkan pada Oktober 2026.

Target itu mencakup rangkaian penyiapan infrastruktur yang dibutuhkan kawasan, mulai dari penyediaan sumber air bersih dan sarana air minum hingga pembangunan jalan lingkungan, taman kawasan, drainase, serta betonisasi jalan masuk utama dari Jalan Batu Busuk.

Pembangunan Huntap Mandiri Batu Busuak pada akhirnya tidak hanya menjadi persoalan menyediakan rumah bagi masyarakat terdampak.

Pemerintah daerah juga dituntut memastikan rumah tersebut berada dalam lingkungan yang mendukung kebutuhan sehari-hari penghuninya.

Dengan bantuan pembangunan 10 unit rumah dari berbagai pihak dan penyiapan infrastruktur oleh Pemko Padang, kawasan Huntap Mandiri Batu Busuak diarahkan menjadi hunian yang lebih layak dan nyaman bagi masyarakat terdampak bencana banjir hidrometeorologi.

Saat ini, pekerjaan berlanjut pada fasilitas yang menentukan apakah kawasan tersebut benar-benar siap dihuni. Air bersih sedang disiapkan, sementara jalan, taman, dan drainase akan menyusul.

Jika target berjalan sesuai rencana, seluruh infrastruktur pendukung Huntap Mandiri Batu Busuak ditargetkan tuntas paling lambat Oktober 2026. (*)

Baca Juga

Rekayasa Lalu Lintas Padang Pada Saat HJK ke-357, Ini Daftar Jalan yang Ditutup
Rekayasa Lalu Lintas Padang Pada Saat HJK ke-357, Ini Daftar Jalan yang Ditutup
Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat teknis persiapan HJK ke-357 bersama Forkopimda dan pimpinan OPD di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Rabu (29/7/2026).
Ada Momen Bersejarah di HJK ke-357 Padang, Jembatan Hildesheim Segera Diresmikan
Kabar Baik untuk Pedagang! Pemko Padang Bebaskan Denda Retribusi Pasar Sambut HJK Padang ke-357
Kabar Baik untuk Pedagang! Pemko Padang Bebaskan Denda Retribusi Pasar Sambut HJK Padang ke-357
Wali Kota Padang Fadly Amran membuka Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C bagi 101 warga binaan Lapas Kelas IIA Padang.
Pertama Kali Sejak Berdiri, Lapas Kelas IIA Padang Gelar Program Pendidikan untuk Warga Binaan
Pimpinan Ombudsman RI Manager Nasution saat mengunjungi Padang Command Center (PCC) Kota Padang bersama jajaran Pemko Padang di Balai Kota Padang, Aie Pacah.
Ombudsman RI Puji Padang Command Center, PCC 112 Dinilai jadi Model Layanan Publik Masa Depan
Warga memadati Halaman Masjid Raya Ganting di Kecamatan Padang Timur saat berbelanja kebutuhan pokok pada kegiatan Pasar Murah yang digelar Dinas Perdagangan Kota Padang.
Disdag Padang Pastikan Pasar Murah Berlanjut, Warga: Sering-sering Dilaksanakan