Sumbardaily.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Salah satu terobosan yang kini dihadirkan adalah Klinik Rumah Sehat Swadaya atau Klik Rumah Saya, layanan konsultasi perumahan berbasis digital yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi secara cepat, mudah, dan terjangkau.
Inovasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam memperoleh layanan konsultasi terkait pembangunan maupun perbaikan rumah tanpa harus datang langsung ke kantor dinas. Melalui pemanfaatan aplikasi WhatsApp, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi mengenai layanan perumahan dari mana saja.
Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Dharmasraya, Silaturrahim, mengatakan inovasi Klik Rumah Saya merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik agar masyarakat tidak lagi menghadapi kendala jarak, waktu, maupun biaya ketika membutuhkan informasi terkait perumahan.
Menurutnya, masyarakat kini cukup memanfaatkan WhatsApp untuk berkonsultasi dengan petugas Dinas Perkimtan. Berbagai informasi penting dapat diperoleh melalui layanan tersebut, mulai dari bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), standar teknis pembangunan rumah, legalitas kepemilikan rumah, hingga konsultasi mengenai pembangunan dan rehabilitasi rumah.
"Melalui Klik Rumah Saya, masyarakat kini cukup memanfaatkan aplikasi WhatsApp untuk berkonsultasi dengan petugas kami. Seluruh informasi mengenai bantuan RTLH, standar teknis pembangunan rumah, legalitas kepemilikan rumah, hingga konsultasi pembangunan dan rehabilitasi rumah dapat diperoleh dengan lebih cepat dan mudah," ujar Silaturrahim, dikutip Kamis (22/7/2026).
Ia menjelaskan, sebelum layanan digital tersebut diterapkan, masyarakat harus mendatangi kantor dinas pada jam kerja untuk memperoleh informasi maupun melakukan konsultasi. Kondisi tersebut dinilai cukup menyulitkan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Dharmasraya.
Selain harus meluangkan waktu, masyarakat juga perlu mengeluarkan biaya transportasi untuk datang ke kantor. Di sisi lain, proses konsultasi secara konvensional belum terdokumentasi secara optimal sehingga koordinasi maupun penyampaian informasi kepada masyarakat belum berjalan maksimal.
Melalui penerapan layanan berbasis digital, seluruh proses konsultasi kini dapat dilakukan dengan lebih efektif sekaligus terdokumentasi dengan baik. Kondisi tersebut tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas pelayanan yang diberikan pemerintah daerah.
Silaturrahim menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen Dinas Perkimtan Dharmasraya dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Dengan layanan yang lebih praktis, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang benar, cepat, dan seragam sehingga mampu merencanakan pembangunan maupun perbaikan rumah sesuai standar rumah sehat dan layak huni.
"Inovasi ini merupakan komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kami ingin setiap warga memperoleh informasi yang benar, cepat, dan seragam sehingga dapat merencanakan pembangunan maupun perbaikan rumah sesuai standar rumah sehat dan layak huni," katanya.
Program Klik Rumah Saya menyasar masyarakat berpenghasilan rendah, warga yang berencana membangun rumah, serta masyarakat yang ingin melakukan rehabilitasi rumah.
Layanan ini juga menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Dharmasraya sehingga masyarakat tidak lagi harus datang langsung ke kantor Dinas Perkimtan hanya untuk berkonsultasi.
Melalui inovasi tersebut, Dinas Perkimtan Kabupaten Dharmasraya berharap pelayanan publik di bidang perumahan menjadi semakin efektif, efisien, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kehadiran Klik Rumah Saya juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Dharmasraya dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dengan memanfaatkan layanan digital, pemerintah daerah berupaya memastikan setiap masyarakat memperoleh akses informasi yang lebih mudah sesuai dengan kebutuhan, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang modern dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (*)
















