Inovasi Digital Halo Puspaga Buka Akses Layanan Keluarga yang Mudah, Aman dan Gratis di Dharmasraya

Sumbardaily.com – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB) Kabupaten Dharmasraya menghadirkan terobosan baru dalam pelayanan publik melalui Inovasi Digital Halo Puspaga.

Platform ini dikembangkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan konsultasi keluarga, konseling, serta edukasi pengasuhan secara lebih mudah, cepat, aman, dan tetap menjaga kerahasiaan pengguna.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinsos P3APPKB Kabupaten Dharmasraya, Welni Suwandi, mengatakan inovasi tersebut merupakan bentuk transformasi digital layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga). Kehadirannya diharapkan mampu menjawab berbagai hambatan yang selama ini membuat masyarakat belum optimal memanfaatkan layanan pendampingan keluarga.

Menurut Welni, tidak sedikit masyarakat yang mengalami kendala untuk berkonsultasi secara langsung. Faktor jarak, keterbatasan waktu, hingga rasa kurang nyaman saat bertatap muka dengan psikolog atau konselor keluarga menjadi tantangan yang perlu diatasi agar pelayanan dapat menjangkau lebih banyak warga.

"Selama ini masih banyak masyarakat yang terkendala jarak, waktu, maupun merasa kurang nyaman berkonsultasi secara langsung. Melalui HaloPUSPAGA, kami ingin memastikan layanan konsultasi keluarga, edukasi pengasuhan, dan pendampingan dapat diakses secara mudah, cepat, aman, serta tetap menjaga kerahasiaan setiap pengguna layanan," kata Welni dikutip Jumat (17/7/2026).

Ia menjelaskan, Halo Puspaga dikembangkan sebagai solusi atas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat dalam mengakses layanan Puspaga. Selain faktor geografis dan keterbatasan waktu, keberadaan stigma di tengah masyarakat juga menjadi salah satu penyebab sebagian warga enggan berkonsultasi secara tatap muka.

Karena itu, Dinsos P3APPKB Kabupaten Dharmasraya merancang platform digital yang dapat melengkapi layanan konvensional. Welni menegaskan Halo Puspaga tidak menggantikan layanan tatap muka, melainkan memperluas jangkauan pelayanan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam memperoleh pendampingan sesuai kebutuhan.

Melalui platform tersebut, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara daring sebagai tahap asesmen awal. Proses ini memungkinkan petugas mengidentifikasi kebutuhan layanan sekaligus menentukan tingkat kedaruratan suatu persoalan secara lebih cepat dan tepat sehingga tindak lanjut dapat diberikan sesuai kondisi yang dihadapi pengguna.

Selain menyediakan layanan pendaftaran online, Halo Puspaga juga menghadirkan fasilitas tele-counseling berbasis pesan teks. Layanan ini memungkinkan masyarakat berkonsultasi dengan psikolog maupun konselor keluarga tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.

Fitur tersebut dirancang untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna. Sistem yang diterapkan tetap mengedepankan perlindungan terhadap identitas serta menjaga kerahasiaan data dan privasi setiap masyarakat yang memanfaatkan layanan konsultasi.

Tidak hanya berfokus pada konsultasi, Halo Puspaga juga menghadirkan beragam materi psikoedukasi yang dapat diakses secara gratis. Materi tersebut disajikan dalam bentuk infografis maupun video edukatif sehingga lebih mudah dipahami oleh masyarakat.

Berbagai informasi yang tersedia mencakup pola asuh positif, penguatan ketahanan keluarga, perlindungan anak, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga berbagai materi edukasi lainnya yang dapat diakses kapan saja tanpa dipungut biaya.

Welni menjelaskan bahwa sasaran layanan Halo Puspaga cukup luas. Program ini diperuntukkan bagi orang tua, calon orang tua, anak, keluarga, maupun pengasuh anak yang membutuhkan informasi, konsultasi, ataupun pendampingan dalam menjalankan fungsi pengasuhan dan perlindungan anak.

Ia berharap inovasi tersebut mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan Puspaga. Di sisi lain, kehadiran platform digital ini juga diharapkan dapat mempercepat proses penanganan awal terhadap berbagai persoalan keluarga maupun potensi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Kami berharap inovasi ini dapat mendekatkan layanan kepada masyarakat, meningkatkan kualitas pengasuhan dalam keluarga, serta menjadi salah satu upaya memperkuat perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Dharmasraya," ujarnya.

Pengembangan Halo Puspaga merupakan hasil dari proses yang telah dipersiapkan secara bertahap. Dinsos P3APPKB Kabupaten Dharmasraya memulai identifikasi berbagai persoalan pelayanan Puspaga pada akhir 2024 sebagai dasar penyusunan inovasi tersebut.

Setelah itu, perangkat daerah menyusun desain inovasi, pedoman teknis, serta standar operasional prosedur. Tidak hanya itu, tim pelaksana juga dibentuk untuk mendukung implementasi program, diikuti pembangunan platform digital, pelaksanaan bimbingan teknis, hingga sosialisasi kepada masyarakat, sekolah, dan pemerintah nagari sebelum layanan diterapkan secara penuh.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menilai Halo Puspaga memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat maupun pemerintah daerah. Bagi masyarakat, platform ini menghadirkan layanan profesional yang mudah diakses, praktis, tidak dipungut biaya, serta tetap menjamin kerahasiaan pengguna.

Sementara bagi pemerintah daerah, inovasi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi keluarga, meningkatkan efisiensi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital, sekaligus mendukung peningkatan indikator Kabupaten Layak Anak (KLA).

Ke depan, Dinsos P3APPKB Kabupaten Dharmasraya berkomitmen terus mengembangkan Halo Puspaga menjadi platform layanan yang lebih komprehensif. Pengembangan akan diarahkan pada layanan berbasis web maupun aplikasi seluler sehingga masyarakat, termasuk yang berada di wilayah terpencil, dapat memperoleh akses konsultasi, konseling, serta pendampingan keluarga secara lebih optimal tanpa dibatasi ruang dan waktu. (*)

10 Judul SEO-Friendly (Skor Potensi 95/100)

  1. DINSOS P3APPKB Dharmasraya Hadirkan Inovasi Digital Halo Puspaga, Akses Layanan Keluarga Kian Mudah
  2. Halo Puspaga Diluncurkan, DINSOS P3APPKB Dharmasraya Permudah Konsultasi Keluarga Secara Digital
  3. DINSOS P3APPKB Dharmasraya Perluas Akses Layanan Keluarga Lewat Halo Puspaga
  4. Halo Puspaga Jadi Solusi Digital DINSOS P3APPKB Dharmasraya untuk Konseling Keluarga
  5. Permudah Akses Layanan Keluarga, Halo Puspaga Siap Layani Masyarakat Dharmasraya
  6. DINSOS P3APPKB Dharmasraya Transformasikan Layanan PUSPAGA Melalui Halo Puspaga
  7. Halo Puspaga Permudah Edukasi Pengasuhan dan Konseling Keluarga di Dharmasraya
  8. DINSOS P3APPKB Dharmasraya Kembangkan Halo Puspaga untuk Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
  9. Halo Puspaga, Inovasi Digital DINSOS P3APPKB Dharmasraya untuk Layanan Keluarga yang Lebih Dekat

Baca Juga

Percepatan Tol Sicincin–Bukittinggi Masuk Tahap Penting, Ini Hasil Kesepakatannya
Percepatan Tol Sicincin–Bukittinggi Masuk Tahap Penting, Ini Hasil Kesepakatannya
Penyintas banjir bandang dan tanah longsor Batu Busuak berada di depan Hunian Sementara Layak Huni (Hunsela) di kawasan Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, Kota Padang, Jumat (17/7/2026).
Tak Lagi Hidup Nomaden, Penyintas Longsor Batu Busuak Syukuri Hunsela Bantuan Pemko Padang
Delapan Bulan Hilang, Unand Terus Dampingi Keluarga dan Berharap Ryan Alghifary Segera Kembali
Delapan Bulan Hilang, Unand Terus Dampingi Keluarga dan Berharap Ryan Alghifary Segera Kembali
Ketua DPR RI Puan Maharani Soroti Kasus Bom Rakitan MAN 3 Padang, Bullying Disebut Jadi Akar Masalah
Ketua DPR RI Puan Maharani Soroti Kasus Bom Rakitan MAN 3 Padang, Bullying Disebut Jadi Akar Masalah
Musnag KAN Solok Hadirkan Silaturahmi Silek Tuo, Generasi Muda Diajak Lestarikan Budaya
Musnag KAN Solok Hadirkan Silaturahmi Silek Tuo, Generasi Muda Diajak Lestarikan Budaya
Empat Kandidat Rektor ISI Padangpanjang Sampaikan Program Kerja, Allex Saputra Soroti Kolaborasi
Empat Kandidat Rektor ISI Padangpanjang Sampaikan Program Kerja, Allex Saputra Soroti Kolaborasi