Sumbardaily.com - Di tengah perannya sebagai penyedia energi nasional, PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan sisi kemanusiaannya melalui Program Pertamina Berkah yang digelar secara serentak di lima provinsi wilayah operasional Pertamina Patra Niaga Sumbagut.
Program ini tidak hanya menjadi agenda sosial biasa, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi anak-anak yatim, kaum dhuafa dan penyandang disabilitas yang menerima manfaat langsung dari kegiatan tersebut.
Pelaksanaan Program Pertamina Berkah berlangsung pada Jumat (19/6/2026) di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) Riau dan Kepulauan Riau (Kepri).
Kegiatan tersebut diisi dengan doa bersama serta penyerahan santunan kepada 11 yayasan dan lembaga sosial yang selama ini berperan dalam mendampingi anak-anak dan kelompok rentan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PT Pertamina (Persero) untuk terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya melalui penyediaan energi bagi negeri, tetapi juga melalui berbagai aksi sosial yang memberikan manfaat nyata dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa Program Pertamina Berkah merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan dengan lingkungan sekitar.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan secara berkelanjutan oleh perusahaan.
“Melalui Program Pertamina Berkah yang dilaksanakan secara serentak di lima provinsi ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim, dhuafa dan penyandang disabilitas sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial," ujar Fahrougi.
Ia menegaskan bahwa ukuran keberhasilan perusahaan tidak semata-mata ditentukan oleh capaian bisnis, melainkan juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, khususnya anak-anak yatim, dhuafa, dan sahabat disabilitas.
Bagi Pertamina, kata Fahrougi, senyum dan kebahagiaan yang terpancar dari wajah para penerima manfaat menjadi dorongan untuk terus menghadirkan program-program sosial yang mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.
"Kami berharap santunan ini dapat membantu mememuhi kebutuhan anak-anak, membawa kebahagiaan serta menghadirkan harapan dan semangat untuk terus tumbuh dan berkembang," katanya.
Program Pertamina Berkah kali ini menjangkau 11 yayasan dan lembaga sosial yang tersebar di lima provinsi wilayah operasional Pertamina Patra Niaga Sumbagut.
Adapun lembaga penerima santunan meliputi Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Kota Medan, Panti Asuhan SLB-C Santa Lusia, Panti Asuhan Baitul Ummah Wal Amal, Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu Darurrahmah, Panti Asuhan Yayasan Islam Media Kasih, Panti Asuhan Muhammadiyah Simeulue, Yayasan Nur Ar Rauf Rahman-Panti Asuhan Ashabirayyan, Panti Asuhan As-Salaam Nur Hidayah, Panti Asuhan Puri Kasih, Panti Asuhan Muhammadiyah Tembilahan, serta Yayasan Panti Asuhan Yatim Fathimatul Barokah.
Bantuan yang diberikan mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat. Salah satunya datang dari Kepala Pusat Rehabilitasi Anak YPAC Medan, Suratno, yang menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan Pertamina kepada anak-anak binaan di YPAC Medan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah memberikan santunan untuk YPAC Medan. Doa kami, seluruh pekerja Pertamina selalu sehat walafiat dan dalam lindungan serta keberkahan Allah yang Maha Kuasa," ujarnya.
Ungkapan serupa juga disampaikan Penanggung Jawab Panti Asuhan SLB-C Santa Lusia, Suster Dionysia Pardede. Ia mengaku bersyukur atas kunjungan sekaligus bantuan yang diberikan kepada anak-anak yang berada di bawah naungan panti tersebut.
"Pertemuan ini sungguh merupakan rahmat yang luar biasa kami alami dan harapan kami untuk Pertamina semoga kedepannya semakin sukses terutama para pekerja Pertamina sehat selalu, murah rezeki dan semua mampu untuk menjalin kerjasama yang baik sehingga misi dan visi dari Pertamina berjalan dengan baik, dan semua karyanya diberkati Tuhan," tutur Suster Dionysia. (*)
















