Sumbardaily.com - Ratusan warga memanfaatkan layanan SAMSAT Malam Minggu yang digelar di depan Kantor Bupati Pasaman Barat, Sabtu (30/5/2026) malam.
Program pelayanan publik yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB tersebut menjadi upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya wajib pajak yang datang untuk mengurus kewajiban kendaraan mereka di luar jam kerja. Layanan ini dihadirkan sebagai solusi bagi masyarakat yang selama ini kesulitan meluangkan waktu pada hari kerja.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Barat, Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, serta jajaran Bapenda Pasaman Barat. Kehadiran sejumlah pemangku kepentingan itu menunjukkan komitmen bersama dalam mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor.
Kepala Bapenda Sumatera Barat, Al Amin, mengatakan bahwa SAMSAT Malam Minggu merupakan inovasi pelayanan yang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak.
“Dengan layanan ini, masyarakat bisa membayar pajak kendaraan lebih mudah dan nyaman. Kami berharap kemudahan ini mendorong kesadaran membayar pajak tepat waktu,” ujarnya.
Selain membuka layanan pada malam hari, Bapenda Sumbar juga memberikan bingkisan apresiasi kepada sejumlah wajib pajak yang melakukan pembayaran pajak kendaraan saat kegiatan berlangsung. Bingkisan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bapenda Sumatera Barat sebagai bentuk penghargaan atas kepatuhan masyarakat.
Menurut data yang disampaikan, tingkat kepatuhan pembayaran PKB di Pasaman Barat saat ini masih berada pada angka 48 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat potensi penerimaan daerah yang belum tergarap secara maksimal.
Padahal, penerimaan dari Pajak Kendaraan Bermotor memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Sebanyak 66 persen dari penerimaan PKB merupakan opsen yang masuk ke kas daerah dan menjadi bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pasaman Barat.
Dana yang diperoleh dari sektor tersebut digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan dasar, serta berbagai program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Semakin tinggi kepatuhan membayar PKB, semakin besar kontribusi masyarakat terhadap percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan,” kata Al Amin.
Melalui penyelenggaraan SAMSAT Malam Minggu, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berharap kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan semakin meningkat sehingga target penerimaan daerah dapat tercapai secara optimal.
“Membayar pajak bukan hanya kewajiban, tetapi bentuk partisipasi nyata masyarakat mendukung Pasaman Barat yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya. (*)
















