Strategi Baru ASN Tanah Datar: Manajemen Talenta untuk Percepatan Pembangunan

Strategi Baru ASN Tanah Datar: Manajemen Talenta untuk Percepatan Pembangunan

Kegiatan ekspose manajemen talenta ASN di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Selasa (5/5/2026), di Jakarta. (Foto: Prokopim Setda Tanah Datar)

Sumbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar terus memperkuat komitmennya dalam membangun tata kelola aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, modern, dan berbasis kompetensi.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran langsung Bupati Tanah Datar, Eka Putra, dalam kegiatan ekspose manajemen talenta ASN di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Selasa (5/5/2026) kemarin, di Jakarta.

Langkah ini dinilai strategis sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan pengelolaan sumber daya manusia (SDM) aparatur dilakukan secara sistematis, terencana, dan terukur.

Selain itu, kebijakan ini juga sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam penguatan sistem merit sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN serta agenda reformasi birokrasi.

Dalam pemaparan yang disampaikan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanah Datar, Yusrizal, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menjalankan sejumlah langkah konkret dalam implementasi manajemen talenta ASN.

Upaya tersebut mencakup pemetaan potensi pegawai, peningkatan kompetensi, hingga penempatan ASN berdasarkan kualifikasi, kemampuan, dan kinerja.

“Melalui manajemen talenta, diharapkan setiap ASN dapat berkembang secara optimal dan memberikan kontribusi terbaik bagi pelayanan publik. Ekspose ini juga menjadi momentum penting untuk memperoleh masukan dan penguatan dari BKN Pusat guna menyempurnakan sistem yang telah berjalan,” ujar Yusrizal.

Ia juga menjelaskan bahwa implementasi manajemen talenta di Kabupaten Tanah Datar telah diperkuat dengan pembentukan tim pengelola yang telah berjalan selama satu tahun.

Tim tersebut dibentuk melalui Keputusan Bupati sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengelola SDM aparatur secara profesional.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menegaskan bahwa manajemen talenta memiliki peran krusial dalam menciptakan tata kelola ASN yang berdampak langsung terhadap percepatan pembangunan daerah.

Ia menyebutkan, kebijakan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas SDM, tetapi juga pada efektivitas dan efisiensi organisasi.

“Manajemen talenta ini sangat penting dalam mendukung tata kelola ASN yang lebih baik. Oleh karena itu, dalam ekspose ini kami turut menghadirkan Ketua DPRD, karena kebijakan ini juga berimplikasi terhadap percepatan pembangunan di Kabupaten Tanah Datar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Eka Putra menekankan bahwa penerapan manajemen talenta juga berkontribusi dalam efisiensi anggaran daerah.

Hal tersebut dapat tercapai melalui penempatan pegawai yang tepat sesuai dengan kebutuhan organisasi, sehingga tidak terjadi pemborosan sumber daya.

Dari sisi regulasi, implementasi manajemen talenta ASN di Kabupaten Tanah Datar telah dimulai sejak tahun 2023 melalui Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2023. Pada tahun berikutnya, pemerintah daerah merencanakan pelaksanaan asesmen bagi pejabat eselon II, III, dan IV sebagai bagian dari proses akuisisi talenta. Namun, pelaksanaan asesmen tersebut sempat tertunda akibat kondisi keuangan daerah.

Di sisi lain, Wakil Kepala BKN Pusat, Suharmen, dalam arahannya menekankan pentingnya penerapan prinsip good governance dalam manajemen talenta ASN.

Ia menyebutkan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.

“Ada tiga pilar utama yang menjadi perhatian, yakni tata kelola kelembagaan yang dapat dipertanggungjawabkan, kualitas penyajian data dan informasi, serta sistem preferensi yang memastikan seluruh proses berjalan sesuai persyaratan yang ditetapkan,” jelas Suharmen.

Sebagai informasi, manajemen talenta ASN merupakan bagian integral dari sistem merit yang bertujuan menciptakan aparatur yang kompeten, berintegritas, dan memiliki daya saing tinggi.

Sistem ini juga menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian reformasi birokrasi oleh pemerintah pusat, sekaligus mendukung terwujudnya birokrasi yang adaptif serta berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tanah Datar turut didampingi oleh Ketua DPRD Anton Yondra, Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi, Asisten Administrasi Umum Riswandi, Inspektur Helfi Rahmi Harun, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menegaskan keseriusan Pemkab Tanah Datar dalam mendorong reformasi birokrasi yang berkelanjutan.(*)

Baca Juga

Datang ke Kondangan, Pria 58 Tahun Diduga Curi HP Tamu di Nagari Paninjauan Tanah Datar
Datang ke Kondangan, Pria 58 Tahun Diduga Curi HP Tamu di Nagari Paninjauan Tanah Datar
Rehabilitasi Jalan Baso–Batusangkar di Tanah Datar Dimulai, Anggaran Rp3,4 Miliar Digelontorkan
Rehabilitasi Jalan Baso–Batusangkar di Tanah Datar Dimulai, Anggaran Rp3,4 Miliar Digelontorkan
Jembatan Bailey Pulihkan Akses Tanah Datar-Sijunjung, Dana TKD Percepat Pemulihan Pascabanjir Bandang
Jembatan Bailey Pulihkan Akses Tanah Datar-Sijunjung, Dana TKD Percepat Pemulihan Pascabanjir Bandang
Pameran Foto Prahara Pulau Emas Dibuka di Istano Basa Pagaruyung, Jadi Pengingat Penting Mitigasi Bencana
Pameran Foto Prahara Pulau Emas Dibuka di Istano Basa Pagaruyung, Jadi Pengingat Penting Mitigasi Bencana
Harkopnas 2026, Tanah Datar Perkuat Komitmen Pengembangan Koperasi
Harkopnas 2026, Tanah Datar Perkuat Komitmen Pengembangan Koperasi
Sekolah Rakyat Tanah Datar Bahas Desain Kawasan Berbukit, Kementerian PU Siapkan Kajian
Sekolah Rakyat Tanah Datar Bahas Desain Kawasan Berbukit, Kementerian PU Siapkan Kajian