Sumbardaily.com - Pertamina Patra Niaga Sumbagut bersama BPH Migas melakukan pengecekan langsung penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di lapangan. Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya memastikan distribusi BBM subsidi benar-benar tepat sasaran di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap transparansi energi.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (17/4/2026) itu menyasar sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sumbar.
Fokus utama dalam kunjungan ini adalah memastikan kesesuaian penyaluran BBM, terutama untuk jenis BBM tertentu (JBT) dan jenis BBM khusus penugasan (JBKP), agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Dalam pengecekan tersebut, tim gabungan melakukan verifikasi langsung terhadap mekanisme distribusi BBM di SPBU. Tidak hanya memeriksa prosedur, mereka juga melakukan uji tera guna memastikan kualitas dan kuantitas BBM yang diterima masyarakat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Hasil inspeksi di lapangan menunjukkan bahwa seluruh perangkat digitalisasi SPBU telah terhubung dengan baik. Sistem ini menjadi elemen penting dalam memastikan distribusi BBM berjalan transparan dan akuntabel. Selain itu, penyaluran BBM JBT dan JBKP juga telah menggunakan sistem yang sesuai dengan ketentuan.
Dari sisi operasional, kondisi stok BBM di SPBU terpantau dalam keadaan aman dan mencukupi. Sementara itu, antrean kendaraan yang melakukan pengisian bahan bakar juga berada dalam kondisi normal, tanpa lonjakan signifikan.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga distribusi energi tetap sesuai aturan.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk memastikan penyaluran BBM, khususnya JBT dan JBKP, berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui pengecekan langsung di lapangan, kami memastikan bahwa distribusi berjalan dengan baik, didukung oleh sistem yang terintegrasi, serta stok dalam kondisi aman. Kami juga terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan di SPBU agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Sunardi.
Sementara itu, Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menekankan pentingnya pengawasan dalam memastikan BBM subsidi benar-benar diterima oleh pihak yang berhak.
“Hasil pemantauan akan kami koordinasikan secara komprehensif untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran. Kami juga akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pertamina serta mendorong SPBU agar konsisten menyalurkan BBM subsidi kepada konsumen yang berhak,” katanya.
Lebih dari sekadar pengawasan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran petugas SPBU sebagai garda terdepan dalam distribusi energi.
Mereka diharapkan terus menjaga pelayanan sesuai dengan aturan yang berlaku untuk setiap jenis BBM, sehingga distribusi tetap berjalan tepat sasaran.
Di sisi lain, sinergi antara Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan BPH Migas dinilai menjadi faktor kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap layanan energi. Hal ini disampaikan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw.
“Kami terus memperkuat sinergi dengan BPH Migas dalam memastikan distribusi BBM berjalan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Di sisi lain, kami juga membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar setiap informasi maupun masukan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat, sehingga kepercayaan publik terhadap layanan energi tetap terjaga,” ucap Fahrougi.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama BPH Migas kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan energi nasional. Tidak hanya memastikan stok tetap aman, tetapi juga menjamin distribusi BBM berlangsung tepat sasaran dan sesuai regulasi.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan laporan terkait penyaluran BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) di nomor 135. (*)
















