Ikon Sejarah Sejak 1841, Klenteng See Hien Kiong di Padang Bakal Direvitalisasi

Ikon Sejarah Sejak 1841, Klenteng See Hien Kiong di Padang Bakal Direvitalisasi

Ikon sejarah sejak 1841, Klenteng See Hien Kiong Padang bakal direvitalisasi Pemko Padang untuk menjaga cagar budaya dan kawasan Kota Tua. (Foto: Humas Pemko Padang)

Sumbardaily.com, Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang berencana melakukan revitalisasi Klenteng See Hien Kiong, salah satu bangunan cagar budaya penting yang berada di Jalan Klenteng Nomor 312, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat.

Upaya ini dinilai strategis tidak hanya untuk menjaga warisan sejarah, tetapi juga untuk menghidupkan kembali kawasan Kota Tua Padang.

Klenteng See Hien Kiong tercatat telah berdiri sejak 1841 dan selama lebih dari satu abad menjadi pusat aktivitas peribadatan masyarakat etnis Tionghoa di Kota Padang.

Namun, sejak gempa bumi besar pada 30 September 2009, bangunan bersejarah tersebut mengalami kerusakan berat sehingga fungsinya sebagai tempat ibadah dan simbol kebudayaan tidak lagi berjalan optimal.

Rencana revitalisasi tersebut mengemuka saat Wali Kota Padang Fadly Amran mendampingi Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dalam kunjungan peninjauan ke Klenteng See Hien Kiong.

Dalam kesempatan itu, Fadly Amran menyampaikan harapan agar pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kebudayaan, dapat memberikan dukungan penuh terhadap proses pemulihan dan pelestarian klenteng bersejarah tersebut.

Menurut Fadly Amran, revitalisasi Klenteng See Hien Kiong tidak hanya bertujuan menyelamatkan bangunan cagar budaya dari ancaman kerusakan lebih lanjut, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali kawasan Kota Tua Padang.

Ia menilai langkah ini sejalan dengan program unggulan daerah, yakni Progul Jelajah Padang, yang terintegrasi dengan penataan kawasan Kota Tua dan pesisir pantai.

“Revitalisasi ini bukan semata-mata soal bangunan, melainkan juga tentang menghidupkan kembali kawasan bersejarah Kota Padang. Kami berharap dukungan kementerian karena ini selaras dengan Progul Jelajah Padang yang terintegrasi dengan revitalisasi kawasan Kota Tua dan pesisir pantai,” ujar Fadly Amran.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan bahwa Klenteng See Hien Kiong memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi.

Oleh karena itu, bangunan tersebut dinilai layak mendapatkan perhatian serius dalam kerangka program pelestarian budaya nasional, khususnya sebagai bagian dari kekayaan sejarah dan keberagaman budaya Indonesia. (red)

Baca Juga

Peringatan Cuaca Padang 16-18 Agustus 2026, Aktivitas Luar Ruang Diminta Perhatikan Kondisi Langit
Peringatan Cuaca Padang 16-18 Agustus 2026, Aktivitas Luar Ruang Diminta Perhatikan Kondisi Langit
Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri pembukaan Festival Kota Tua Padang 2026 di GOR HTT Padang, Sabtu malam.
Festival Kota Tua 2026 Hadirkan Barongsai Tujuh Negara, Angkat Filosofi Urang Padang Jalan Barampek
Pemko Padang Tangani Infrastruktur Terdampak Bencana, Jembatan dan Sungai Jadi Prioritas
Pemko Padang Tangani Infrastruktur Terdampak Bencana, Jembatan dan Sungai Jadi Prioritas
Dari Bambu Runcing hingga Peluru di Paha, Kisah Nawi Sang Veteran di Usia 104 Tahun
Dari Bambu Runcing hingga Peluru di Paha, Kisah Nawi Sang Veteran di Usia 104 Tahun
20 Siswa Yari School Padang Belajar ke Finlandia, Ada Misi Jadi Warga Dunia
20 Siswa Yari School Padang Belajar ke Finlandia, Ada Misi Jadi Warga Dunia
Petugas DPMPTSP Kota Padang memberikan layanan NIB On The Spot kepada pelaku usaha di lokasi usaha.
DPMPTSP Padang Jemput Bola Terbitkan NIB, Pelaku Usaha tak Lagi Repot ke MPP