Tak Hanya Logistik, Ini Cara Kampus Menangani Bencana Alam Secara Ilmiah

Tak Hanya Logistik, Ini Cara Kampus Menangani Bencana Alam Secara Ilmiah

Universitas Andalas (Unand) bersama Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Himpunan Pengembangan Ekosistem Alat Kesehatan Indonesia (HIPELKI) menjalankan misi kemanusiaan yang berfokus pada pemulihan masyarakat terdampak secara lebih terintegrasi. (Dok. Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang - Kolaborasi perguruan tinggi dan organisasi profesi kembali menegaskan pentingnya pendekatan ilmiah dalam penanganan bencana alam.

Di Sumatera Barat (Sumbar), Universitas Andalas (Unand) bersama Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Himpunan Pengembangan Ekosistem Alat Kesehatan Indonesia (HIPELKI) menjalankan misi kemanusiaan yang berfokus pada pemulihan masyarakat terdampak secara lebih terintegrasi.

Upaya ini menempatkan inovasi teknologi dan manajemen lapangan sebagai tulang punggung. Pendekatan tersebut dianggap krusial agar bantuan tidak berhenti pada logistik dasar, melainkan mendorong pemulihan yang efektif dan berkelanjutan.

Fokus utama kegiatan berada di Kecamatan Malalak dan Palembayan, Kabupaten Agam, dua kawasan yang mengalami dampak bencana alam cukup serius.

Unand mengambil posisi sebagai mitra pendamping lapangan sekaligus pusat koordinasi logistik, menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam memastikan setiap langkah di lapangan berjalan sesuai kebutuhan warga.

Persiapan dilakukan jauh sebelum rombongan tiba. Tim Unand yang dipimpin Dr Eri Besra bersama Fitria Khairina dengan menggerakkan sepuluh mahasiswa lintas program studi untuk menangani manajemen logistik.

Mereka bertugas menerima, memilah, dan mengemas bantuan yang dikirim dari Surakarta. Setiap paket disesuaikan dengan daftar kebutuhan warga Malalak dan Palembayan agar distribusi tepat sasaran.

Pada tanggal 18 Desember 2025, tim ahli dari UNS tiba di Padang untuk memperkuat operasi. Dipimpin Prof Ubaidillah, tim ini didampingi Dr Mufti Reza Aulia Putra beserta tenaga teknis dan mahasiswa Fakultas Teknik.

Lampiran Gambar
Universitas Andalas (Unand) bersama Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Himpunan Pengembangan Ekosistem Alat Kesehatan Indonesia (HIPELKI) menjalankan misi kemanusiaan yang berfokus pada pemulihan masyarakat terdampak secara lebih terintegrasi. (Dok. Istimewa)

Kehadiran mereka membawa dimensi baru dengan teknologi energi darurat, sistem sanitasi air bersih, dan tata kelola logistik modern yang dirancang untuk kondisi krisis.

Soliditas operasi semakin terasa dengan keterlibatan relawan engineer HIPELKI, di antaranya Ihsan Musthofa Dzaky Roja Pratama, serta M Mustakim.

Mereka berkontribusi pada instalasi peralatan energi dan infrastruktur pendukung kesehatan darurat, fasilitas vital ketika layanan publik masih terbatas pascabencana.

"Kerjasama ini mencerminkan sinergi ideal antara kampus dan organisasi profesi. Komitmen Unand bukan hanya mengirimkan bantuan, tetapi memastikan seluruh dukungan benar-benar memberi dampak bagi masyarakat melalui pendampingan lapangan yang terkoordinasi," kata Dr Eri Besra, Jumat (26/12/2025).

Integrasi keahlian manajerial Unand, inovasi teknologi UNS, dan kemampuan teknis HIPELKI diharapkan menjadi model penanganan bencana di tingkat nasional.

"Peran perguruan tinggi tidak lagi berhenti pada ruang kuliah, tetapi hadir sebagai mitra strategis yang menghadirkan solusi konkret ketika masyarakat menghadapi masa sulit," ujarnya. (red)

Baca Juga

Jembatan Perintis Batang Mangoi Kembali Buka Akses Warga Padang Pariaman Pascabanjir Bandang
Jembatan Perintis Batang Mangoi Kembali Buka Akses Warga Padang Pariaman Pascabanjir Bandang
Petugas menyalurkan air bersih menggunakan armada tangki kepada masyarakat terdampak banjir di Kota Padang.
Pasokan Belum Normal, BPBD dan Damkar Padang Terus Salurkan Air Bersih ke Warga
Riset Sepsis Neonatus Bawa Dosen Farmasi Unand Raih Penghargaan Internasional
Riset Sepsis Neonatus Bawa Dosen Farmasi Unand Raih Penghargaan Internasional
AICCON 2026 di Padang Luncurkan Panduan Kurikulum Ilmu Komunikasi Aspikom
AICCON 2026 di Padang Luncurkan Panduan Kurikulum Ilmu Komunikasi Aspikom
Riset Unand Temukan Potensi Pangan Fungsional Lokal untuk Memperbaiki Gangguan Pertumbuhan Tulang
Riset Unand Temukan Potensi Pangan Fungsional Lokal untuk Memperbaiki Gangguan Pertumbuhan Tulang
Peneliti Unand Kembangkan Antibiotik Alternatif dari Rumput Laut untuk Atasi Luka Diabetes
Peneliti Unand Kembangkan Antibiotik Alternatif dari Rumput Laut untuk Atasi Luka Diabetes