Oknum Guru Sekolah di Padang Diduga Terlibat Hubungan Sesama Jenis di Kamar Mandi Masjid

Oknum Guru Sekolah di Padang Diduga Terlibat Hubungan Sesama Jenis di Kamar Mandi Masjid

Ilustrasi cinta sesama jenis atau LGBT. (Dok. Pixabay)

Sumbardaily.com, Padang - Peristiwa dugaan hubungan intim sesama jenis yang melibatkan seorang oknum guru sekolah dan seorang pemuda terjadi di salah satu kompleks rumah ibadah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Kejadian tersebut menyita perhatian warga karena berlangsung di fasilitas umum yang seharusnya dijaga kesuciannya, sekaligus memunculkan kembali sorotan terhadap isu LGBT di ruang publik.

Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 10.45 WIB di salah satu Masjid kawasan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab), Kota Padang.

Dugaan tersebut terungkap setelah pengurus masjid bersama masyarakat setempat mendapati dua pria dewasa berada di dalam kamar mandi masjid dalam kondisi mencurigakan.

Sekitar pukul 11.00 WIB, kedua pria tersebut diamankan oleh pengurus masjid dan warga sebelum diserahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang untuk proses pengusutan lebih lanjut.

"Langkah tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya gangguan ketertiban serta menjaga situasi tetap kondusif di lingkungan sekitar masjid," kata Kapolsek Bungus Teluk Kabung, AKP Syamsurijal.

Berdasarkan informasi yang diterima dua pria yang diamankan masing-masing berinisial S (58) dan LVSZ (18).

Belakangan diketahui, S merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprofesi sebagai guru. Sementara LVSZ tercatat sebagai eks pelajar.

"Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di kamar mandi salah satu Masjid, yang merupakan fasilitas umum dan digunakan jamaah untuk keperluan ibadah. Dugaan adanya aktivitas hubungan sesama jenis di lokasi tersebut menjadi perhatian karena menyangkut norma sosial, etika publik, serta fungsi rumah ibadah," kata Kapolsek.

Dalam proses pengamanan, sejumlah barang bukti turut diamankan. Barang bukti tersebut meliputi dua unit telepon seluler (ponsel) serta dua motor dengan nomor polisi (nopol) BA 2075 AAK dan BA 5593 GA.

"Pelaku sempat kami amankan terlebih dahulu. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti diserahkan kepada Satpol PP Kota Padang sebagai bagian dari rencana tindak lanjut penanganan perkara," katanya

Syamsurijal mengeklaim bahwa selama proses pengamanan hingga penyerahan pelaku, situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan terkendali.

"Aparat memastikan tidak terjadi gangguan keamanan tambahan di tengah masyarakat sekitar," imbuhnya. (red)

Baca Juga

Kinerja Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Gejolak Global, Ini Indikatornya
Kinerja Ekonomi Indonesia Tetap Resilien di Tengah Gejolak Global, Ini Indikatornya
Hotspot Karhutla Sumatera Turun, Sumsel Masih Catat Titik Panas Tertinggi
Hotspot Karhutla Sumatera Turun, Sumsel Masih Catat Titik Panas Tertinggi
Kualitas Udara 162, Pemkab Padang Pariaman Pilih Pertahankan Sekolah Tatap Muka
Kualitas Udara 162, Pemkab Padang Pariaman Pilih Pertahankan Sekolah Tatap Muka
Sempat Didiskualifikasi, Tim Fahmil Qur’an Sumbar Akhirnya Lolos Semifinal MTQ Nasional
Sempat Didiskualifikasi, Tim Fahmil Qur’an Sumbar Akhirnya Lolos Semifinal MTQ Nasional
Siswa sekolah di Padang menggunakan masker saat mengikuti proses belajar mengajar di tengah kabut asap dan kualitas udara buruk.
Udara Padang Berbahaya, Murid SD dan SMP Kembali Belajar dari Rumah
Pelatihan pencegahan kebakaran bagi warga di Parak Karakah, Padang Timur.
Rata-rata 25 Kebakaran Sebulan di Padang, Parak Karakah Diusulkan jadi Kelurahan Percontohan