Percepat Penanganan Bencana Sumbar, Hutama Karya Kerahkan 5 Alat Berat dan Logistik

Percepat Penanganan Bencana Sumbar, Hutama Karya Kerahkan 5 Alat Berat dan Logistik

Alat berat Hutama Karya saat dikerahkan ke wilayah Kuranji, Kota Padang, untuk percepatan penanganan bencana di Sumbar. (Foto: Hutama Karya)

Sumbardaily.com, Padang – Upaya percepatan penanganan darurat banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar) kembali diperkuat melalui pengerahan alat berat dan dukungan logistik oleh PT Hutama Karya (Persero). Peran BUMN karya tersebut menjadi salah satu elemen penting dalam rangkaian mobilisasi bantuan yang dikoordinasikan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk memulihkan akses vital dan area terdampak di berbagai wilayah Sumatera.

Dukungan Hutama Karya di Sumbar menjadi sorotan karena wilayah ini mengalami gangguan serius pada jalur utama, terutama pada ruas Padang–Bukittinggi yang terdampak longsor dan banjir di sejumlah titik.

Sejak 28 November 2025, dua unit excavator PC-200 dari operator Tol Sicincin–Padang telah ditempatkan di kawasan Lembah Anai untuk membersihkan material dan memperkuat stabilitas badan jalan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan penanganan jalur penghubung utama antardaerah tersebut.

Tidak hanya di jalur utama, Hutama Karya juga mengerahkan alat berat untuk membantu penanganan bencana di Kota Padang. Satu unit excavator PC-200 dari proyek Flyover Sitinjau Lauik diperbantukan di kawasan Luminpark, sementara excavator PC-75 ditempatkan di Pasar Baru Universitas Andalas (Unand) sejak 28 November 2025.

Pada 29 November 2025 pukul 07.00, satu unit excavator PC-200 tambahan dari Tol Sicincin–Padang dimobilisasi dan kini beroperasi di Kecamatan Kuranji. Dengan demikian, total dukungan alat berat Hutama Karya di Sumbar mencapai lima unit, terdiri atas empat PC-200 dan satu PC-75.

Selain menggerakkan alat berat, perusahaan tersebut juga menyalurkan logistik kepada warga yang berada di sekitar jalan tol dan kawasan terdampak banjir maupun tanah longsor. Penyaluran dilakukan melalui mekanisme ganda: langsung kepada masyarakat dan melalui koordinasi dengan BPBD setempat guna memastikan distribusi bantuan tepat sasaran.

Kolaborasi Besar Kementerian PU dan BUMN Karya di Sumatera

Upaya di Sumbar merupakan bagian dari rangkaian kerja sama besar Kementerian PU dengan berbagai BUMN konstruksi untuk menangani bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara, Sumbar, dan Aceh.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan bahwa pemerintah akan terus bekerja menghadirkan bantuan di wilayah bencana. Menteri PU Dody Hanggodo menambahkan, percepatan penanganan keadaan darurat hanya dapat dicapai melalui kolaborasi lintas sektor.

“Dalam situasi darurat, kecepatan dan kolaborasi adalah kunci. Kementerian PU telah menggerakkan seluruh sumber daya mulai dari alat berat, personel teknis, termasuk dukungan logistik untuk membantu penanganan bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh,” ujar Dody.

Untuk mempercepat penanganan di wilayah terdampak, Kementerian PU menggandeng PT PP (Persero) Tbk, PT Waskita Karya Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT Nindya Karya. Setiap perusahaan memiliki tugas dan cakupan wilayah yang disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Hutama Karya di Sumut: Penanganan di Ruas Tarutung–Sibolga dan Posko Bencana

Selain bertugas di Sumbar, Hutama Karya turut memperkuat penanganan darurat di Sumatera Utara. Sejak 29 November 2025 pukul 00.00, satu excavator PC-200 dan satu excavator PC-330 dari area Siantar telah berada di ruas Tarutung–Sibolga. Bantuan ini didampingi satu tangki BBM berkapasitas 16 kiloliter.

Dua excavator PC-200 tambahan dijadwalkan dimobilisasi pada hari yang sama. Sementara itu, dua wheel loader yang bergerak sejak 28 November 2025 sempat terhambat banjir di Tanjung Pura dan masih dalam proses pemutakhiran posisi. Selain itu, satu unit alat pancang SSP sedang dalam pra-mobilisasi dari Dumai dan diperkirakan tiba 30 November 2025 dengan membawa 200 batang sheet pile.

Di wilayah ini, Hutama Karya juga menyiapkan posko darurat yang berfungsi sebagai pusat koordinasi lapangan dan tempat penyaluran bantuan awal. Sementara di sekitar Jalan Tol Binjai–Langsa, perusahaan menambah posko pengungsian di Rest Area KM 41+000 Jalur B untuk mendukung evakuasi dan distribusi bantuan bagi warga terdampak.

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat

Seluruh rangkaian dukungan BUMN karya ini bekerja dalam payung koordinasi Kementerian PU untuk memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, menyeluruh, dan terkoordinasi. Dengan tingginya dampak bencana hidrometeorologi di Sumatera pada pekan terakhir November, kementerian menegaskan bahwa dukungan akan terus ditingkatkan mengikuti perkembangan situasi di lapangan. (*)

Baca Juga

Sumbar Dinilai Punya Modal Kuat Jadi Pusat Ekonomi Syariah Nasional
Sumbar Dinilai Punya Modal Kuat Jadi Pusat Ekonomi Syariah Nasional
Lima Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Tanah Suci, Terbaru Asal Sawahlunto
Lima Jemaah Haji Embarkasi Padang Wafat di Tanah Suci, Terbaru Asal Sawahlunto
Pengakuan Hak Masyarakat Adat atas Tanah Ulayat Tak Boleh Hanya Formalitas
Pengakuan Hak Masyarakat Adat atas Tanah Ulayat Tak Boleh Hanya Formalitas
Tol di Sumatera Tetap Normal Meski Listrik Padam, Hutama Karya Siagakan Genset
Tol di Sumatera Tetap Normal Meski Listrik Padam, Hutama Karya Siagakan Genset
Jemaah Haji Pasaman Wafat di Tanah Suci, Petugas Diminta Lebih Aktif Visit Kamar
Jemaah Haji Pasaman Wafat di Tanah Suci, Petugas Diminta Lebih Aktif Visit Kamar
Carel Syadef Hengkang dari PSP Padang, Singgung Masalah Internal
Carel Syadef Hengkang dari PSP Padang, Singgung Masalah Internal