Ekonomi Sumbar Tumbuh 4,66 Persen, UMKM Jadi Penggerak Utama

Ekonomi Sumbar Tumbuh 4,66 Persen, UMKM Jadi Penggerak Utama

Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi atau lebih dikenal Masjid Raya Sumbar. (Foto: Indra Kurniawan/Sumbar Daily)

Sumbardaily.com, Padang – Pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat (Sumbar) pada triwulan I tahun 2025 tercatat sebesar 4,66 persen. Capaian ini dipandang sebagai sinyal positif bahwa fondasi ekonomi daerah tetap kuat di tengah gejolak ekonomi global.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, dalam pemaparannya pada Rabu (26/8/2025) menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menjaga momentum tersebut agar pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung lebih inklusif.

Menurutnya, pencapaian ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti bahwa strategi pembangunan daerah mulai menunjukkan hasil.

“Meski kondisi global penuh tantangan, Sumbar tetap mampu tumbuh. Tujuan kita bukan hanya pertumbuhan angka, melainkan kesejahteraan masyarakat yang merata,” ujar Vasko.

Strategi Pendorong Ekonomi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menopang pertumbuhan, mulai dari penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga mendorong ekonomi kreatif serta pariwisata berbasis kearifan lokal.

Selain itu, peningkatan kualitas infrastruktur antarwilayah menjadi salah satu prioritas penting untuk memperkuat konektivitas. Pemerintah juga mengupayakan percepatan digitalisasi layanan publik demi menghadirkan birokrasi yang lebih bersih, efisien, dan transparan.

“Reformasi birokrasi yang bersih, efektif, dan melayani terus menjadi prioritas, seiring dengan penguatan fungsi pengawasan di daerah,” ucap Vasko.

Sinergi Pemerintah dan DPRD

Vasko menilai capaian pertumbuhan ekonomi tidak lepas dari peran serta DPRD Sumbar dalam mengawal program pembangunan. Menurutnya, sinergi eksekutif dan legislatif sangat menentukan arah pembangunan berkelanjutan di daerah.

Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan hasil pembangunan. Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga ke lapisan masyarakat bawah, termasuk pelaku UMKM.

“Pertumbuhan ekonomi akan semakin bermakna jika mampu meningkatkan daya beli dan kesejahteraan rakyat secara merata,” tegasnya.

Pertumbuhan ekonomi Sumbar yang mencapai 4,66 persen di awal tahun 2025 menjadi dorongan optimisme bahwa strategi pembangunan berbasis UMKM, infrastruktur, dan pelayanan publik digital bisa menjadi fondasi menuju kesejahteraan masyarakat. (red)

Baca Juga

Waspada! Penipu Gunakan AI untuk Tiru Suara Wagub Sumbar Vasko Ruseimy dan Minta Transfer Uang
Waspada! Penipu Gunakan AI untuk Tiru Suara Wagub Sumbar Vasko Ruseimy dan Minta Transfer Uang
Kawasan Sawahlunto-Sijunjung-Dharmasraya Diusulkan Jadi PSN, Sumbar Bidik Pusat Ekonomi Baru
Kawasan Sawahlunto-Sijunjung-Dharmasraya Diusulkan Jadi PSN, Sumbar Bidik Pusat Ekonomi Baru
Martina atau Uni Tina berdiri di tempat usahanya sambil memperlihatkan Lamang Tapai Uni Tina dengan berbagai varian kuliner tradisional Minangkabau di Kota Padang.
Lamang Tapai Uni Tina Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Modern, Rahasianya Bikin Pelanggan Tetap Setia
Suporter Padati Hall IKK Parik Malintang, Nobar Piala Dunia FIFA 2026 Meriahkan Padang Pariaman
Suporter Padati Hall IKK Parik Malintang, Nobar Piala Dunia FIFA 2026 Meriahkan Padang Pariaman
Dari Rendang hingga Galamai, Festival Kuliner Jam Gadang Perkuat Identitas Budaya Sumbar
Dari Rendang hingga Galamai, Festival Kuliner Jam Gadang Perkuat Identitas Budaya Sumbar
Kahf Own The Way Run 2026 Sukses Digelar di Kota Tua Padang, Ribuan Pelari Ramaikan Sport Tourism
Kahf Own The Way Run 2026 Sukses Digelar di Kota Tua Padang, Ribuan Pelari Ramaikan Sport Tourism