Sumbardaily.com, Padang – Semen Padang FC akan menghadapi tantangan berat saat menjamu PSM Makassar dalam lanjutan kompetisi BRI Super League Indonesia 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Jumat (22/8/2025). Pertarungan ini diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim memiliki catatan pertemuan yang relatif seimbang selama lebih dari satu dekade terakhir.
Berdasarkan data AiScore, Semen Padang dan PSM Makassar sudah berduel sebanyak 14 kali sejak 2010. Dari jumlah tersebut, Kabau Sirah meraih tujuh kemenangan, Juku Eja mencatat empat kemenangan, sedangkan tiga laga lainnya berakhir imbang. Menariknya, total gol yang tercipta juga sama kuat, yakni 17 gol bagi masing-masing tim. Fakta ini menunjukkan bahwa setiap pertemuan keduanya hampir selalu sulit diprediksi.
Tren Performa Terkini
Dalam lima pertandingan terakhir, performa Semen Padang terbilang kompetitif meski belum stabil. Tim asuhan Eduardo Almeida mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kali kalah. Dari sisi produktivitas, rata-rata satu gol berhasil dicetak per laga, tetapi pertahanan mereka kebobolan sekitar 1,2 gol setiap pertandingan.
Sebaliknya, PSM Makassar menunjukkan konsistensi lebih baik. Dalam lima laga terakhir, Juku Eja tidak pernah menelan kekalahan dengan torehan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Rata-rata produktivitas gol PSM mencapai dua gol per laga, sementara pertahanan mereka hanya kebobolan satu gol tiap pertandingan. Catatan ini menegaskan kestabilan permainan PSM yang bisa menjadi ancaman serius bagi tuan rumah.
Rekam Pertemuan Terakhir
Jika melihat lima pertemuan terakhir, PSM Makassar tampil lebih dominan. Mereka berhasil meraih tiga kemenangan, sementara Semen Padang hanya satu kali menang dan satu pertandingan berakhir imbang.
- 10 April 2025 – PSM Makassar 2-0 Semen Padang
- 21 November 2024 – Semen Padang 1-1 PSM Makassar
- 23 September 2019 – Semen Padang 2-1 PSM Makassar
- 20 Mei 2019 – PSM Makassar 1-0 Semen Padang
- 2 Oktober 2017 – PSM Makassar 4-0 Semen Padang
Rangkaian hasil tersebut memperlihatkan bagaimana PSM cukup dominan dalam beberapa musim terakhir. Namun, dengan dukungan penuh publik Stadion Haji Agus Salim, Semen Padang diyakini tetap memiliki peluang besar untuk memberi perlawanan.
Laga Sarat Gengsi
Pertemuan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga pertarungan gengsi antara dua klub bersejarah di sepak bola Indonesia. Semen Padang akan mengandalkan dukungan suporter tuan rumah sebagai motivasi tambahan untuk menghadapi PSM.
Di sisi lain, konsistensi dan tren positif yang dimiliki PSM Makassar dalam beberapa laga terakhir bisa menjadi senjata utama untuk mencuri poin di kandang lawan. Dengan rekam jejak yang seimbang dan catatan statistik yang menarik, duel di Stadion Haji Agus Salim kali ini diyakini akan menyajikan pertarungan sengit dan sulit ditebak hasil akhirnya. (ik)
















