Pemeliharaan Jalan, Tanjakan Panorama I Padang-Solok Ditutup dari 21 hingga 23 Juli 2025

Pemeliharaan Jalan, Tanjakan Panorama I Padang-Solok Ditutup dari 21 hingga 23 Juli 2025

Tikungan, turunan dan tanjakan ekstrem di kawasan Sitinjau Lauik yang akan digantikan dengan flyover. (Foto: Hutama Karya)

Sumbardaily.com, Padang - Demi kelancaran dan keselamatan pengguna jalan, pelaksana proyek pembangunan Flyover Sitinjau Lauik Panorama I akan melaksanakan penutupan total akses lalu lintas bagi kendaraan di atas roda empat di kawasan Tanjakan Panorama I, segmen jalan Padang-Solok.

Selain itu, akan diterapkan pula sistem buka tutup akses bagi kendaraan roda dua, roda tiga, dan roda empat.

Langkah ini tertuang dalam surat resmi bernomor 00135/HK-HKI.KSO/PSL-1/EXT/VII/2025 yang ditujukan kepada Ditlantas Polda Sumatera Barat (Sumbar).

Penutupan dan pengaturan lalu lintas tersebut direncanakan berlangsung selama tiga hari, mulai 21 Juli hingga 23 Juli 2025.

Kegiatan ini difokuskan pada pemeliharaan dan perbaikan badan jalan guna meningkatkan kualitas dan keamanan jalur yang kerap dilalui kendaraan besar dan wisatawan.

Pelaksanaan penutupan total maupun buka tutup arus lalu lintas dilakukan agar pengerjaan proyek dapat berjalan lancar dan mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas.

"Pihak proyek juga memastikan telah menyiapkan petugas pengatur lalu lintas di lapangan serta rambu-rambu peringatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Project Manager Flyover Sitinjau Lauik, Ir Kd Wahyudi Saputra, Sabtu (19/7/2025).

Kawasan Tanjakan Panorama I dikenal sebagai salah satu titik rawan macet dan longsor karena medan jalan yang curam dan padat kendaraan, terutama pada musim liburan.

Oleh karena itu, upaya perbaikan badan jalan menjadi penting untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di masa mendatang.

Proyek pembangunan Flyover Sitinjau Lauik Panorama I menjadi salah satu proyek strategis yang ditujukan untuk mengurangi risiko kecelakaan serta memperlancar jalur transportasi Padang-Solok.

Flyover ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang mengingat kondisi geografis kawasan Sitinjau Lauik yang menantang.

Dalam surat tersebut, pihak proyek menyampaikan permohonan kerja sama dan pengertian dari seluruh pihak yang terdampak agar dapat mendukung kelancaran proses pemeliharaan jalan.

Mereka juga menegaskan komitmen untuk menjaga keselamatan dan keamanan pengguna jalan selama masa pengerjaan.

Dengan pelaksanaan penutupan dan buka tutup lalu lintas yang telah direncanakan, diharapkan masyarakat dapat menyesuaikan jadwal perjalanan dan memilih jalur alternatif apabila diperlukan.

Pengguna jalan diimbau untuk selalu mematuhi arahan petugas dan memperhatikan rambu-rambu peringatan demi keselamatan bersama. (red)

Baca Juga

Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Dinilai Perlu Dikaji Lebih Dalam
Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Dinilai Perlu Dikaji Lebih Dalam
Kapal Mentawai Fast terdampar di pintu masuk Muaro Padang saat hujan deras dan angin kencang.
Kapal Mentawai Fast Terdampar di Pintu Masuk Muaro Padang, Kapal Penuh Penumpang Saat Hujan Deras
Flyover Padang Lua Batal Dibangun, Pemkab Agam Disebut Tak Mampu Bebaskan Lahan
Flyover Padang Lua Batal Dibangun, Pemkab Agam Disebut Tak Mampu Bebaskan Lahan
Penutupan Jalan Batusangkar-Ombilin 15-16 Agustus, Pengendara Diminta Lewat Jalur Alternatif
Penutupan Jalan Batusangkar-Ombilin 15-16 Agustus, Pengendara Diminta Lewat Jalur Alternatif
Kabut Asap Menutup Langit Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Kabut Asap Menutup Langit Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Dugaan Ayat Al-Qur’an Dipakai Promosi Minuman Alkohol, DPR Desak Perusahaan Bertanggung Jawab
Dugaan Ayat Al-Qur’an Dipakai Promosi Minuman Alkohol, DPR Desak Perusahaan Bertanggung Jawab