Sumbardaily.com, Solok – Kantor SAR Padang mengerahkan tim penyelamat untuk mencari seorang pendaki yang dilaporkan tersesat di kawasan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar). Laporan kehilangan kontak dengan pendaki tersebut diterima pada Jumat (3/1/2025) pukul 11.50 WIB.
Korban diidentifikasi sebagai Khairul Hafizh (22), warga Jorong Ladang Laweh, Kabupaten Agam, yang memulai pendakiannya pada Rabu (1/1/2025) pukul 16.00 WIB.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, menjelaskan bahwa pendaki muda tersebut mengambil rute melalui jalur Seroja sebelum akhirnya kehilangan orientasi di tengah perjalanan.
"Berdasarkan informasi yang kami terima, korban mengalami disorientasi dan tidak dapat menentukan arah untuk keluar dari kawasan gunung," ungkap Abdul Malik melalui keterangan tertulis.
Merespons situasi darurat tersebut, Kantor SAR Padang segera memobilisasi tim rescue dari Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Solok Selatan.
Para penyelamat dibekali dengan peralatan standar operasi pencarian, termasuk rescue carrier, perangkat pendakian, alat komunikasi, sistem navigasi, perlengkapan medis, serta berbagai peralatan pendukung lainnya.
Abdul Malik menambahkan bahwa jarak yang harus ditempuh tim dari posko menuju lokasi kejadian mencapai 119 kilometer melalui jalur darat.
"Dengan kondisi medan yang ada, diperkirakan tim membutuhkan waktu sekitar 3,5 jam untuk mencapai lokasi," jelasnya.
Sebelum memulai operasi pencarian, tim SAR telah melakukan koordinasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok dan melibatkan masyarakat setempat.
Langkah ini diambil untuk mengumpulkan informasi yang lebih detail mengenai titik terakhir keberadaan korban serta kondisi medan di area pencarian.
Gunung Talang, yang tercatat sebagai gunung berapi aktif di Sumbar, memiliki karakteristik medan yang menantang dengan kontur terjal dan berbatu. Ditambah dengan kondisi cuaca pegunungan yang tidak menentu, operasi pencarian menghadapi tantangan yang cukup berat.
Menyikapi kejadian ini, Abdul Malik menyampaikan imbauan kepada seluruh penggiat alam bebas untuk senantiasa mengutamakan aspek keselamatan dan memastikan kelengkapan peralatan pendakian sebelum memulai aktivitas.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih intensif melakukan pencarian dengan harapan dapat menemukan dan mengevakuasi korban dalam kondisi selamat.
"Kami akan terus mengupayakan yang terbaik untuk menemukan korban secepat mungkin dalam keadaan selamat," pungkas Abdul Malik. (ik/red)
















