Sumbardaily.com - Operasional pemulangan jemaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi melalui Debarkasi Padang resmi dimulai. Sebanyak 390 jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 tiba dengan selamat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (3/6/2026) malam.
Kedatangan rombongan pertama ini menjadi penanda dimulainya fase kepulangan ribuan jemaah haji asal Sumatera Barat dan Bengkulu yang dijadwalkan berlangsung secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan melalui Debarkasi Padang.
Jemaah Kloter 1 diterbangkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan GA 3801 dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. Pesawat tersebut mendarat di Bandara Internasional Minangkabau pada pukul 19.17 WIB.
Setibanya di BIM, para jemaah disambut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, bersama Kepala Kankemenhaj Padang Zulfahmi, unsur Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), serta berbagai instansi yang terlibat dalam operasional debarkasi.
M. Rifki menjelaskan, Kloter 1 merupakan jemaah yang berasal dari Kota Padang. Dari total 391 jemaah yang diberangkatkan ke Tanah Suci, sebanyak 390 orang telah kembali ke Indonesia.
Sementara itu, satu jemaah atas nama Busnar Jamaran masih berada di Arab Saudi karena sedang menjalani perawatan di rumah sakit sehingga belum dapat mengikuti penerbangan pemulangan bersama rombongan.
Menurut Rifki, seluruh proses kedatangan berlangsung lancar sesuai prosedur yang telah disiapkan oleh PPIH Debarkasi Padang bersama seluruh pihak terkait.
"Alhamdulillah, jemaah tiba dalam keadaan selamat. Bagi jemaah yang sakit kita doakan segera pulih dan bisa kembali ke tanah air bersama kloter berikutnya," ujar Rifki.
Ia menambahkan, proses kedatangan berjalan baik sejak pesawat mendarat hingga seluruh jemaah turun melalui garbarata yang telah disiapkan di bandara.
"Ini tentu memberikan kenyamanan bagi jemaah setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi," katanya.
Selain melakukan penyambutan, Rifki juga berdialog langsung dengan sejumlah jemaah untuk mengetahui pengalaman mereka selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Dari hasil perbincangan tersebut, mayoritas jemaah mengaku puas terhadap pelayanan yang diberikan selama pelaksanaan ibadah haji. Mereka juga menyampaikan seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik hingga kembali ke Indonesia dalam kondisi sehat.
"Alhamdulillah, berdasarkan keterangan jemaah, pelayanan berjalan baik. Seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dan mereka kembali dalam keadaan sehat," ungkapnya.
Suasana haru mewarnai kedatangan para jemaah di Bandara Internasional Minangkabau. Banyak di antara mereka mengungkapkan rasa syukur karena berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dan kembali ke kampung halaman dengan selamat.
Salah seorang jemaah, Atika (27), mengaku memperoleh pengalaman berharga selama menjalankan ibadah haji. Menurutnya, ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima karena hampir seluruh rangkaian kegiatan memerlukan daya tahan tubuh yang kuat.
"Haji itu membutuhkan tenaga ekstra karena seluruh rangkaian ibadah memerlukan fisik yang kuat. Karena itu saya mengajak generasi muda untuk berhaji sejak usia muda jika sudah memiliki kesempatan," kata Atika.
Ia juga mengaku bersyukur dapat menuntaskan seluruh prosesi ibadah haji. Perasaan haru turut dirasakan saat kembali menginjakkan kaki di Tanah Air setelah menjalani perjalanan spiritual di Tanah Suci.
Setelah turun dari pesawat, seluruh jemaah langsung diarahkan menuju armada bus yang telah disiapkan menuju Asrama Haji Padang. Untuk mempercepat layanan kedatangan, pemeriksaan dan pemberian stempel paspor dilakukan oleh petugas Imigrasi selama perjalanan di dalam bus.
Sesampainya di Asrama Haji Padang, para jemaah mengikuti prosesi penyambutan dan serah terima dari PPIH Debarkasi Padang kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Selanjutnya, jemaah diserahkan kepada pemerintah daerah masing-masing untuk dipulangkan ke daerah asal.
Kepulangan Kloter 1 ini menjadi awal rangkaian pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Padang tahun 2026. Dalam beberapa pekan mendatang, ribuan jemaah asal Sumatera Barat dan Bengkulu dijadwalkan kembali ke Tanah Air secara bertahap setelah menuntaskan ibadah haji di Tanah Suci. (*)
















