Warga Limapuluh Kota Tersengat Listrik Saat Pasang Tenda Pernikahan

Warga Limapuluh Kota Tersengat Listrik Saat Pasang Tenda Pernikahan

Ilustrasi tersengat listrik. (Dok. Pixabay)

Sumbardaily.com, Limapuluh Kota - Seorang warga mengalami musibah tersengat listrik saat melakukan persiapan pesta pernikahan di kawasan Situjuah Tungkar, Jorong Sialang, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (12/4) sore.

Kejadian ini langsung ditangani oleh tim dari Pos SAR 50 Kota yang bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Berdasarkan laporan Kantor SAR Kelas A Padang, kejadian bermula saat korban sedang memasang tenda pelaminan sekitar pukul 16.00 WIB.

Informasi kejadian diterima dari seorang warga bernama Delfitra melalui sambungan telepon sekitar pukul 16.44 WIB.

"Tim SAR langsung merespons laporan tersebut dan mengirimkan tim rescue dari Pos SAR 50 Kota pada pukul 16.55 WIB dengan mengerahkan lima personil," kata Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik melalui keterangan resminya.

Lokasi kejadian, katanya, berada di koordinat 0°18'59.77"S - 100°35'17.52"E, dengan jarak lurus sekitar 11,8 kilometer dan jarak darat 15 kilometer dari Pos Pencarian dan Pertolongan 50 Kota.

Lokasi tersebut diperkirakan membutuhkan waktu tempuh sekitar 45 menit, dengan arah 202 derajat menuju selatan dari pos.

"Tim SAR menggunakan berbagai peralatan pendukung operasi, di antaranya Rescue Car Double Cabin, peralatan evakuasi, peralatan mountaineering, peralatan medis, peralatan komunikasi, dan peralatan SAR lainnya untuk memastikan operasi pertolongan berjalan optimal," katanta.

Hingga laporan ini diturunkan, identitas korban belum disampaikan secara terperinci oleh pihak Kantor SAR Kelas A Padang. Status korban saat ini dicatat sebagai Dalam Penanganan (DP).

"Kejadian tersengat listrik ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan keamanan penggunaan peralatan listrik, terutama saat melakukan persiapan acara di ruang terbuka seperti pemasangan tenda pernikahan," katanya.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat dapat langsung menghubungi Kantor SAR Padang melalui nomor darurat nasional 115, telepon (0751) 484534, atau nomor seluler 0813-7700-0115.

"Informasi lebih lanjut terkait perkembangan insiden ini akan terus kami perbaharui," imbuhnya. (red)

Baca Juga

Gelombang Tinggi Mengintai Perairan Sumbar, Basarnas Minta Nelayan Utamakan Keselamatan
Gelombang Tinggi Mengintai Perairan Sumbar, Basarnas Minta Nelayan Utamakan Keselamatan
Sempat Dilarang Masuk Hutan, Wanita Lansia di Agam Tetap Pergi dan Kini Hilang
Sempat Dilarang Masuk Hutan, Wanita Lansia di Agam Tetap Pergi dan Kini Hilang
Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR Yudistira dan RIB 02 dalam pencarian KM Halim Wijaya yang mengalami mati mesin di perairan sekitar Pulau Angso Duo, Kota Pariaman.
Dihantam Badai dan Ombak Tiga Meter, Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan KM Halim Wijaya
Tim SAR Gabungan menggunakan KN Yudistira dalam operasi pencarian KM Halim Wijaya yang mengalami mati mesin di sekitar Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatera Barat.
KM Halim Wijaya Mati Mesin di Laut Pariaman, Tim SAR Gabungan Bergerak di Tengah Hujan Deras
Nenek 102 Tahun Hilang di Ladang Lubuk Basung Agam Ditemukan, Begini Kondisinya
Nenek 102 Tahun Hilang di Ladang Lubuk Basung Agam Ditemukan, Begini Kondisinya
Personel Tim SAR Gabungan melakukan debriefing setelah operasi pencarian warga yang hilang di Hutan Biologi Universitas Andalas resmi dihentikan.
Tim SAR Gabungan Tutup Operasi Pencarian Orang Hilang di Hutan Biologi Unand, Ini Alasannya