Versi Baru Pergilah Kasih: Raim Laode Hadirkan Nuansa Nostalgia 80-an

Versi Baru Pergilah Kasih: Raim Laode Hadirkan Nuansa Nostalgia 80-an

Raim Laode hadirkan versi baru Pergilah Kasih dengan aransemen city pop bernuansa 80-an. (Foto: Istimewa)

Sumbardaily.com – Penyanyi dan penulis lagu Raim Laode kembali mempersembahkan karya terbaru dengan merilis ulang lagu legendaris Pergilah Kasih. Lagu yang pertama kali dipopulerkan oleh Chrisye dan sempat dinyanyikan ulang oleh d’Masiv ini kini dihadirkan Raim dengan sentuhan berbeda melalui aransemen city pop bernuansa era 1980-an.

Interpretasi baru ini menandai langkah berani Raim dalam mengeksplorasi genre di luar gaya akustik yang selama ini menjadi ciri khasnya. Melodi khas city pop yang segar dipadukan dengan warna vokal unik Raim Laode menghasilkan nuansa yang familiar, tetapi tetap terasa segar bagi pendengar masa kini.

“Pergilah Kasih adalah karya besar yang sudah lama hidup di hati masyarakat. Saya sadar sulit melampaui versi-versi sebelumnya, tetapi saya berharap aransemen ini bisa menjadi teman bagi generasi sekarang,” ujar Raim Laode saat perilisan.

Cinta yang Tulus dalam Balutan Nostalgia

Pergilah Kasih tetap membawa inti pesan yang sama: kisah ketulusan mencintai tanpa harus memiliki. Lirik sederhana namun sarat emosi menggambarkan bagaimana seseorang merelakan orang yang dicintai meski harus menanggung perpisahan. Pesan universal itu membuat lagu ini tetap relevan lintas generasi, bahkan setelah lebih dari tiga dekade sejak dirilis pertama kali.

Perubahan aransemen ke city pop bukan hanya memberikan nuansa nostalgia, melainkan juga menghidupkan kembali memori musik era 80-an yang kini kembali diminati. Raim menyuntikkan semangat baru tanpa menghilangkan esensi yang menjadikan lagu ini klasik sepanjang masa.

Visual yang Sarat Emosi

Tak hanya aransemen, video musik Pergilah Kasih juga menyajikan alur cerita yang emosional. Video tersebut mengisahkan sepasang kekasih yang memiliki cita-cita bersama untuk memamerkan karya seni. Namun, di tengah perjalanan, hubungan keduanya kandas. Pada akhirnya, sang perempuan berhasil mewujudkan mimpi itu, sementara sang lelaki hanya bisa merelakan dari kejauhan.

Narasi visual ini selaras dengan lirik lagu yang menekankan cinta yang tak harus memiliki. Dengan pendekatan tersebut, Raim berusaha menghadirkan kedalaman emosional yang bisa dirasakan oleh penonton, sekaligus memperkuat daya tarik pesan lagunya.

Penghormatan pada Chrisye, Jejak Baru Raim

Dalam perjalanan musik Indonesia, Pergilah Kasih memiliki tempat istimewa sebagai salah satu karya Chrisye yang abadi. Kehadiran Raim dengan versinya sendiri menjadi bentuk penghormatan sekaligus penanda keberlanjutan perjalanan sebuah lagu legendaris.

Raim menegaskan, langkah ini bukan untuk menyaingi para penyanyi sebelumnya, melainkan sebagai usaha memperluas cakupan penikmat musik. “Saya ingin Pergilah Kasih tetap hidup, dengan wajah baru, agar bisa menjangkau generasi muda,” katanya.

Selain dikenal lewat single fenomenal Komang, Raim Laode juga aktif di dunia hiburan sebagai aktor dan komedian. Keputusannya merilis Pergilah Kasih memperkuat kiprahnya sebagai musisi yang konsisten berinovasi, sekaligus memperkaya dinamika industri musik Indonesia.

Lagu Pergilah Kasih versi Raim Laode resmi dirilis pada 1 Oktober 2025 dan sudah tersedia di seluruh platform musik digital serta kanal YouTube pribadinya. (red)

Baca Juga

Kasus Keracunan MBG Berulang, LBH Padang Minta SPPG Bermasalah Diusut hingga Dugaan Korupsi
Kasus Keracunan MBG Berulang, LBH Padang Minta SPPG Bermasalah Diusut hingga Dugaan Korupsi
Akhir September 2026, Mayoritas Wilayah Indonesia Diprediksi Diguyur Hujan Rendah
Akhir September 2026, Mayoritas Wilayah Indonesia Diprediksi Diguyur Hujan Rendah
Sumbar-Jeonbuk Pererat Persahabatan, Kerja Sama Sister City Mulai Didorong
Sumbar-Jeonbuk Pererat Persahabatan, Kerja Sama Sister City Mulai Didorong
Gelombang 4 Meter Berpeluang Terjadi di Mentawai, Nelayan Diminta Waspada
Gelombang 4 Meter Berpeluang Terjadi di Mentawai, Nelayan Diminta Waspada
Mengapa Kota Wisata Perlu Punya Cerita? Ini Pandangan Dosen Unand
Mengapa Kota Wisata Perlu Punya Cerita? Ini Pandangan Dosen Unand
Solar Biodigester, Inovasi Warga Padang untuk Atasi Sampah Organik dan Genangan Air
Solar Biodigester, Inovasi Warga Padang untuk Atasi Sampah Organik dan Genangan Air